KLH/BPLH Segel Dua Pabrik Pencemar Udara di Serang

KEMENTERIAN Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) menyegel dua pabrik peleburan logam di Kabupaten Serang, Banten, yang terbukti mencemari udara.

Tindakan tegas ini dipimpin langsung oleh Menteri KLH/BPLH, Hanif Faisol Nurofiq, dalam inspeksi lapangan yang dilakukan pada malam hari sebagai bentuk ketegasan negara dalam penegakan hukum lingkungan.

“Langit biru Jabodetabek harus menjadi standar baru, bukan pengecualian,” tegas Menteri Hanif saat memasang papan peringatan dan garis pengawasan di lokasi industri, Selasa (11/6).

Dua perusahaan disegel adalah :

  • PT Jaya Abadi Steel (eks Shiva Shakti Steel) di Desa Beberan, Ciruas — peleburan besi berkapasitas 150.000 ton per tahun dengan teknologi Induction Furnace. Perusahaan ini terpantau mengeluarkan emisi pekat dalam volume besar tanpa pengelolaan yang memadai.
  • PT Luckione Environment Science Indonesia di Kawasan Industri Modern Cikande — perusahaan peleburan logam yang sebelumnya telah direkomendasikan untuk proses hukum pada 2023, namun belum ditindaklanjuti. Pada 4 Juni 2025, drone KLH mendokumentasikan emisi cerobong yang diduga melebihi baku mutu udara.
BACA JUGA  Urai Kemacetan, Pramono Berharap Rute MRT ke Banten segera Dikerjakan

Menteri Hanif menegaskan bahwa inspeksi malam hari bukan tanpa alasan. Kehadiran langsung di lapangan, bahkan di luar jam kerja, merupakan bukti keseriusan negara dalam menegakkan hukum lingkungan secara menyeluruh.

“Kami hadir saat industri beroperasi agar tidak ada ruang kompromi bagi pelanggaran. Pengawasan tak boleh hanya administratif, tapi nyata dan menyeluruh. Ini tentang hak publik atas udara bersih,” ujarnya.

Dua pabrik pencemar udara lakukan pelanggaan serius

Selain penyegelan, KLH/BPLH juga melakukan pengambilan sampel udara dan limbah untuk analisis forensik lingkungan. Ditemukan pula praktik pembuangan limbah B3 secara ilegal yang memperkuat indikasi tindak pidana lingkungan hidup.

“Ini bukan pelanggaran ringan. Unsur pidana dalam kasus ini sangat kuat. KLH/BPLH akan terus bertindak terhadap industri yang membahayakan kesehatan dan lingkungan,” tegas Deputi Penegakan Hukum KLH/BPLH, Irjen Pol. Rizal Irawan.

BACA JUGA  Andra-Dimyati Didukung 7 Parpol Maju Pilkada Banten

Inspeksi ini merupakan bagian dari roadmap pengawasan lingkungan terpadu yang akan diterapkan di kawasan industri strategis, termasuk Bekasi, Karawang, dan Tangerang. Menteri Hanif menegaskan bahwa langkah ini adalah permulaan dari pengawasan yang lebih sistematis.

“Kami tidak akan berhenti di dua perusahaan ini. KLH/BPLH sedang menyusun peta jalan pengawasan yang mencakup berbagai kawasan industri di Jawa,” jelasnya.

KLH/BPLH juga menyerukan terbentuknya gerakan kolektif yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, dan masyarakat sipil.

“Kita butuh ekosistem pengawasan lingkungan yang adil dan kuat. Industri wajib bertransformasi ke teknologi rendah emisi. Pemerintah akan hadir sebagai pengawal, masyarakat sebagai pengawas, dan media sebagai suara kebenaran,” pungkas Menteri Hanif. (*/S-01)

BACA JUGA  Kementerian Kehutanan Translokasi Badak Jawa

Siswantini Suryandari

Related Posts

  • Blog
  • March 4, 2026
Dukung Kesejahteraan Petani, Titiek Soeharto Tanam Kelapa Genjah

KETUA Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto melakukan penanaman bibit Kelapa Genjah bersama Bupati Sleman Harda Kiswaya dan para petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Merdeka di Berbah, Sleman, Kamis.…

Tiga Orang Meninggal Akibat Banjir Lahar Hujan Merapi

BPPTKG (Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi) Yogyakarta membenarkan telah terjadi banjir lahar hujan di Gunung Merapi “Hujan yang terjadi pada Rabu sore dengan intensitas tinggi tersebut memicu banjir…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

4 Kecamatan di Sleman Terdampak Cuaca Ekstrem

  • March 4, 2026
4 Kecamatan di Sleman Terdampak Cuaca Ekstrem

Polisi Ungkap Jaringan Perdagangan Satwa Dilindungi

  • March 4, 2026
Polisi Ungkap Jaringan Perdagangan Satwa Dilindungi

Dukung Kesejahteraan Petani, Titiek Soeharto Tanam Kelapa Genjah

  • March 4, 2026
Dukung Kesejahteraan Petani, Titiek Soeharto Tanam Kelapa Genjah

Tiga Orang Meninggal Akibat Banjir Lahar Hujan Merapi

  • March 4, 2026
Tiga Orang Meninggal Akibat Banjir Lahar Hujan Merapi

UGM dan Polda DIY Sepakat Bentuk Pusat Studi Kepolisian

  • March 4, 2026
UGM dan Polda DIY Sepakat Bentuk Pusat Studi Kepolisian

Masyarakat Diimbau Rencanakan Perjalanan saat Mudik

  • March 4, 2026
Masyarakat Diimbau Rencanakan Perjalanan saat Mudik