
TIM Mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada ‘Bentangan Bawean’ bersama masyarakat Desa Tanjungori melaksanakan Program bersih pantai sebagai upaya menjaga kebersihan kawasan pesisir di Pantai Labuhan, Desa Tanjungori, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
Program ini dilaksanakan dalam tiga kali kegiatan yang berlangsung pada 12, 19, dan 26 Juli dengan melibatkan 15 mahasiswa KKN-PPM UGM dan sekitar 30 warga sekitar.
Selama rangkaian kegiatan, peserta bergotong royong membersihkan kawasan Pantai Labuhan dengan mengumpulkan, memilah, dan mengangkut sampah yang tersebar di sepanjang garis pantai.
Dari tiga kali pelaksanaan tersebut, berhasil terkumpul sekitar 45 kantong sampah yang didominasi oleh sampah anorganik, seperti botol dan gelas plastik sekali pakai, kemasan makanan, serta berbagai jenis sampah rumah tangga yang terbawa ke kawasan pesisir.
“Program tidak hanya berfokus pada aksi bersih pantai, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan pesisir,” kata Koordinator Program Indrastata Fikri, Kamis (30/7)
Bangun kebiasaan bersih

Selama kegiatan aksi bersih pantai berlangsung, kata Fikri, mahasiswa mengajak warga untuk bersama-sama membangun kebiasaan menjaga kebersihan pantai sebagai bagian dari upaya melestarikan ekosistem pesisir sekaligus mendukung potensi wisata Pantai Labuhan.
Dikatakan kegiatan kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan pesisir yang lebih bersih dan nyaman menegaskan bahwa upaya menjaga kebersihan pantai bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah ataupun kelompok tertentu, melainkan tanggung jawab seluruh masyarakat.
“Kita berharap kegiatan ini dapat menjadi awal tumbuhnya kebiasaan baik untuk terus menjaga kebersihan Pantai Labuhan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Beri dampak positif
Antusiasme masyarakat terlihat selama pelaksanaan kegiatan. Warga dari berbagai kalangan turut berpartisipasi dalam aksi bersih pantai dan bekerja sama dengan mahasiswa membersihkan kawasan pesisir.
Rizal, anggota dari Organisasi Remaja Labuhan Desa Tanjungori, mengatakan aksi bersih pantai ini memberikan dampak positif terhadap kebersihan dan kenyamanan Pantai Labuhan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan pesisir.
“Kami sangat senang bisa ikut terlibat dalam kegiatan ini. Selain pantai menjadi lebih bersih, kami juga semakin sadar bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan semakin banyak masyarakat yang ikut peduli terhadap kebersihan pantai,” ujar Rizal.
Fikri menegaskan program yang dilaksanakan Tim KKN-PPM UGM Bentangan Bawean makin menumbuhkan semangat gotong royong yang telah terbangun dapat terus berlanjut di tengah masyarakat.
“Kedepan Pantai Labuhan diharapkan tetap terjaga kebersihannya sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung kelestarian lingkungan pesisir di Pulau Bawean,” pungkasnya. (AGT/M-01)





