RS Bhayangkara Kukuhkan Duta Anti-Bullying

KEPOLISIAN Republik Indonesia terus berupaya mencegah dan menekan aksi bullying (perundungan) yang kini marak di lingkungan sekolah.

Salah satu upaya mereka adalah melakukan pemilihan Siswa-Siswi Duta Anti Bullying di sekolah. Ini menjadi program Official Hospital Anti Bullying yang digelar RS Bhayangkara Tingkat 1 Pusdokkes Polri sejak sepekan lalu.

Pondok Pesantren Al-Hamid Cilangkap-Jakarta Timur dipilih menjadi Sekolah Percontohan yang melakukan Program Official Hospital Anti Bullying RS Bhayangkara Tingkat 1 Pusdokkes Polri. Dari total sekitar 15 ribu siswa yang ada di lingkungan Ponpes Al Hamid, terpilih dua orang siswa dan siswi sebagai Duta Anti Bullying. Proses pemilihan itu melibatkan Tim Psikolog RS Polri Kramatdjati-Jakarta Timur.

Duta Anti Bullying yang terpilih ini wajib melakukan kampanye anti-bullying di lingkungan sekolah. Selain itu juga memberikan pemahaman kepada sesama siswa, agar bisa mendeteksi lebih dini terkait aksi bullying yang bisa terjadi setiap saat di lingkungan sekolah.

BACA JUGA  Tagih Utang, Sepasang Kekasih Nekat Bawa Lari Batita 1,6 Tahun

Beri edukasi

Waka RS Bhayangkara Tingkat 1 Pusdokkes Polri, Kombes Pol Dr. Erwinn Zainul Hakim MARS.MH.M.kes menegaskan, melalui Duta Anti Bullying ini diharapkan bisa memberikan edukasi kepada siswa-siswi di lingkungan sekolah. Serta bisa mendeteksi dini praktek perundungan atau nullying di sekolah, sehingga bisa dicegah dan diselesaikan secara kekeluargaan.

“Kita bisa memonitor lebih dini praktek bullying di sekolah melalui Duta Anti Bullying di sekolah, sehingga praktek perundungan yang merugikan siswa ini bisa dicegah. Kita akan melakukan tindak lanjut dari deteksi dini ini, dari hulunya, sehingga bullying bisa dicegah dan diselesaikan secara kekeluargaan,” kata Dr. Erwinn.

Pimpinan Yayasan Mantab Al Hamid Cilangkap Cibubur-Jakarta, KH.Lukman Hakim Hamid mengapresiasi Program Official Hospital Anti Bullying yang digelar RS Bhayangkara Tingkat 1 Pusdokkes Polri ini. Program tersebut dinilai cukup bagus sebagai salah satu upaya untuk mencegah praktek perundungan di lingkungan sekolah.

BACA JUGA  Bina Bangsa School Nusantara Diharap Hadirkan Pendidikan Kelas Dunia di IKN

Seluruh Indonesia

Sementara kehadiran Duta Anti Bullying di sekolah disambut positif sejumlah siswa di lingkungan Ponpes Al Hamid Cilangkap Jakarta.

“Alhamdulillah, sudah ada Duta Anti Bullying di sekolah sehingga sekolah kita bisa aman dari aksi bullying,” ujar Fina, salah satu siswi Ponpes Al Hamid.

Sebelum pemilihan Duta Anti Bullying ini, Tim RS Bhayangkara Tingkat 1 Pusdokkes Polri telah melakukan edukasi dan pemahaman terkait aksi perundungan melalui program deminar serta TOT (Trainer Of Trainer) dengan melibatkan orang tua siswa, guru, dan pengasuh pondok pesantren di RS Bhayangkara Tk I Pusdokkes Polri Jakarta.

Setelah itu dilanjutkan dengan melakukan edukasi langsung ke siswa dengan mendatangi sekolah yang menjadi percontohan Program Official Hospital Anti Bullying,

BACA JUGA  Kasus Timothy Anugerah, Mendiktisaintek: Jadi Refleksi Bersama

Tidak hanya di Jakarta, Program Official Hospital Anti Bullying ini diharapkan dapat dilakukan Pusdokkes Polri di 56 RS Bhayangkara Polri di seluruh Indonesia. (OTW/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

INSTITUT Teknologi Bandung (ITB) berduka atas wafatnya Prof. Widagdo, Dipl.Inn.Arch., Guru Besar Emeritus Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ITB dan salah seorang tokoh penting dalam perkembangan pendidikan desain interior…

1000 Peserta Diharapkan Ikuti Lomba Borobudur 100 untuk Bantu Penyandang Cerebral Palsy

AJANG olahraga lari Borobudur 100 tidak hanya menjadi ajang unjuk kebugaran, tetapi juga sarana untuk menggalang kepedulian sosial, guna mendukung kebutuhan medis dan harian anak-anak penyandang cerebral palsy. Project Director…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Polresta Sleman Selidiki Kasus Pembuangan Bayi

  • September 27, 2026
Polresta Sleman Selidiki Kasus Pembuangan Bayi

Muzani Tegaskan UUD 1945 tak Bisa Diubah Secara Gegabah

  • September 27, 2026
Muzani Tegaskan UUD 1945 tak Bisa Diubah Secara Gegabah

Sleman Siap Gelar Musyawarah Kalurahan Pergantian Lurah Antarwaktu

  • September 27, 2026
Sleman Siap Gelar Musyawarah Kalurahan Pergantian Lurah Antarwaktu

Lulusan UPN Yogyakarta Diminta tidak hanya Fokus Kejar Karier

  • September 27, 2026
Lulusan UPN Yogyakarta Diminta tidak hanya Fokus Kejar Karier

Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

  • September 27, 2026
Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

Hadir di Bandung, MAPrivilege Tawarkan Beragam Benefit

  • September 27, 2026
Hadir di Bandung, MAPrivilege Tawarkan Beragam Benefit