Promosikan Wisata Mentok, Pemkab Bangka Barat Gelar Karnaval Budaya

SEBAGAI  kota tua,  Mentok, Kabupaten Bangka Barat sejatinya kaya akan sejarah. Apalagi kota yang terletak di ujung barat Pulau Bangka punya banyak bangunan bersejarah atau heritage.

Sayangnya, semua itu belum digarap dengan baik. Itu sebabnya pada dalam rangka perayaan HUT ke-290 Mentok,  Pemerintah Kabupaten Babar Bangka menggelar berbagai even seperti Kirab Budaya dan Karnaval Budaya.

Tidak tanggung-tanggung 50 regu peserta yang terdiri dari 23 regu peserta kirab budaya dan 27 regu peserta karnaval budaya meramaikan even tersebut.

Wakil Bupati Bangka Barat, Bong Ming Ming mengatakan, acara dengan tema dari Mentok untuk Indonesia itu bertujuan sebagai wadah promosi kota sejarah.

“Kegiatan ini yang pertama kita angkat ialah bahwa kota mentok ini kota sejarah kota pusaka di antara seluruh kabupaten/kota di Indonesia. Saat ini hanya ada 50 Kota yang telah ditetapkan  sebagai kota pusaka, di antaranya Kota Mentok,” katanya. Rabu (11/9).

BACA JUGA  Ramaikan Dies Natalis, UNY Gelar Pasar Kangen

Lestarikan kesenian

Selain sisi sejarah, Bong Ming Ming mengatakan, pemerintah juga ingin melestarikan kesenian dan meningkatkan kreatifitas anak muda di Bumi Sejiran Setason.

“Hut kota mentok ini selain kota bersejarah, pusaka dan kota tua, Mentok juga menjadi ibukota Kabupaten Bangka Barat. Apa yang kita lakukan ialah untuk mengangkat sejarah, kesenian, kreativitas anak muda,” ujarnya.

Berdayakan UMKM

Selanjutnya, dengan event yang diselenggarakan pada Festival Jiran Nusantara 2024 itu, Bong Ming Ming berharap dapat menumbuhkan perekonomian di wilayahnya.

“Kemudian, pemberdayaan UMKM sehingga setiap event apapun dan salah satunya Hut kota mentok ini mempunyai evek yang luas bagi pelaku UMKM, seni dan masyarakat Bangka Barat menyaksikan rangkaian Hut kota mentok ini,” tuturnya.

BACA JUGA  Gowok: Kamasutra Jawa; Film Berbalut Tradisi Budaya dan Sejarah

Dari pantauan di lapangan, masyarakat tampak antusias menyaksikan kirab budaya dan karnaval budaya. Sepanjang ruas jalan dari tempat start peserta pawai dipadati masyarakat. (Ren/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Wisatawan Candi Borobudur Bisa Netralkan Jejak Karbon Lewat Tiket

MULAI hari ini, pengunjung Candi Borobudur bisa memilih untuk menetralkan emisi karbon dari perjalanannya, cukup dengan satu pilihan tambahan saat membeli tiket masuk. Pilihan itu dihadirkan melalui Inisiatif Strategis Dekarbonisasi…

Bawa Suara Petani, Film Dokumenter Karya Mahasiswa UGM Tembus Semifinal Inspiring Asia

FILM dokumenter pendek berjudul “The Candles From The Edge” yang disutradarai oleh Aru Dewangga, mahasiswa Program Studi Doktor Ilmu Lingkungan Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada, berhasil menorehkan prestasi membanggakan di…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Mahasiswa RPL Unisa Raih Predikat Terbaik Uji Kompetensi Keperawatan

  • October 5, 2026
Mahasiswa RPL Unisa Raih Predikat Terbaik Uji Kompetensi Keperawatan

Wisatawan Candi Borobudur Bisa Netralkan Jejak Karbon Lewat Tiket

  • October 5, 2026
Wisatawan Candi Borobudur Bisa Netralkan Jejak Karbon Lewat Tiket

PSI Cianjur Bidik Enam Kursi DPRD pada Pileg 2029

  • October 5, 2026
PSI Cianjur Bidik Enam Kursi DPRD pada Pileg 2029

Bawa Suara Petani, Film Dokumenter Karya Mahasiswa UGM Tembus Semifinal Inspiring Asia

  • October 5, 2026
Bawa Suara Petani, Film Dokumenter Karya Mahasiswa UGM Tembus Semifinal Inspiring Asia

Bantu Mahasiswa UTS, Fapet UGM Bagikan 2.577 Butir Telur Rebus Gratis

  • October 5, 2026
Bantu Mahasiswa UTS,  Fapet UGM Bagikan 2.577 Butir Telur Rebus Gratis

Stasiun Meteorologi Yogyakarta Peringatkan Gelombang Tinggi Perairan Samudera Hindia

  • October 5, 2026
Stasiun Meteorologi Yogyakarta Peringatkan Gelombang Tinggi Perairan Samudera Hindia