Perbaikan Jalan Amblas di Lenteng Agung masih Berjalan, Masyarakat Diminta Sabar

ASISTEN Perekonomian dan Pembangunan Kota Administrasi Jakarta Selatan, Iwan K Santoso memastikan progres perbaikan jalan amblas di Lenteng Agung, Jakarta Selatan masih terus berjalan. Saat ini akan segera dilakukan pengecoran.

“Untuk pemasangannya (box culvert) ini sudah 90 persen dan tinggal satu boks lagi. Saat ini baru 70 persen dan selanjutnya akan dicor lalu pembersihan jalan,” ujar Iwan, Minggu (31/5).

Dia mengatakan di hari ketiga pengerjaan terhalang empat kabel PLN yang cukup besar. “Kita masih terhalang dengan kabel PLN yang cukup besar. Hari ini sudah dilakukan penggalian dan nanti akan disambung sehingga kabel itu adanya di atasnya box culvert yang kita pasang,” ucapnya.

BACA JUGA  Jalan Lenteng Agung Arah Depok Ditutup, Rute Transjakarta Diperpendek

Jalan macet

Jalan amblas di Lenteng Agung. (Dok.IG)

Dia meminta warga bersabar karena ada potensi kemacetan lalu lintas. “Saat ini tengah dilakukan pengecoran terhadap jalan yang ditutup pakai pelat dan perlu waktu delapan jam. Sehingga kami berharap masyarakat agak bersabar karena pasti terjadi kemacetan lalu lintas,” tuturnya.

Selain itu, Iwan menjelaskan akan ada pemadaman listrik di sekitar lokasi jalan amblas. Namun ia memastikan tidak lebih dari dua jam untuk menangani kabel PLN.

“Dan untungnya kita besok juga masih libur jadi mudah-mudahan nanti pada Selasa semua sudah selesai tinggal pembersihan di lokasi sekitarnya,” tambahnya. Iwan mengatakan perbaikan itu menelan anggaran sebesar Rp380 juta.

Rute alternatif

Pada bagian lain, Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta menyebut butuh waktu 14 hari untuk melakukan perbaikan pada badan jalan yang ambles di Jalan Lenteng Agung Raya. Perbaikan dimulai pada Jumat malam (29/5) dan akan selesai pada 12 Juni 2026 ( 14 Hari ).

BACA JUGA  Wagub Rano Karno Minta Rel KA Lenteng Agung Diwaspadai

Selain akan melakukan perbaikan jalan , mereka juga mengaku telah berkordinasi dengan Dishub untuk melakukan rekayasa lalu lintas.

Rute alternatif yang menjadi rekomendasi sementara ini adalah jalan M Kahfi 1 dan M Kahfi 2 untuk kedaraan bertonase rendah, sedangkan untuk kendaraan bertonase berat direkomendasikan untuk melewati jalan Tol Desari dan Tol Jagorawi.

“Berikan ruang dukungan untuk petugas yang sedang berupaya meberikan kinerja maksimal dengan bisa mengikuti arahan petugas di lapangan demi keamanan, kenyamanan bersama,” demikian pernyataan SDA. (*/M-01)

BACA JUGA  Konektivitas Jalur Selatan Dinilai Bisa Dorong Perekonomian Priangan Timur

Related Posts

Gebuk Barcelona, Paris Saint-Germain masih Sempurna

RAKSASA Prancis, Paris Saint-Germain (PSG) masih belum terkalahkan matchday ketiga Liga Champions 2026/27. Terbaru, PSG mengalahkan Barcelona 4-2 di Stadion Parc des Princes, Rabu (21/10) dini hari WIB. Meski menang,…

Otoritas Daerah Prancis Diminta Terapkan Jam Malam

AKSI kerusuhan yang terjadi di Prancis sebagai buntut dari aksi demonstrasi biaya hidup membuat kehidupan di beberapa wilayah negara itu lumpuh. Perdana Menteri Prancis Sebastien Lecornu pun menyerukan pemberlakuan jam…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Gebuk Barcelona, Paris Saint-Germain masih Sempurna

  • October 21, 2026
Gebuk Barcelona, Paris Saint-Germain masih Sempurna

Tingkatkan Layanan, KAI Logistik Hadirkan Fitur Live Chat di Website

  • October 21, 2026
Tingkatkan Layanan, KAI Logistik Hadirkan Fitur Live Chat di Website

Polresta Batang Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Penyerangan Rombongan Persib U-18

  • October 21, 2026
Polresta Batang Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Penyerangan Rombongan Persib U-18

Polda DIY Pastikan 32 Peserta Aksi yang Diamankan sudah Dipulangkan

  • October 21, 2026
Polda DIY Pastikan 32 Peserta Aksi yang Diamankan sudah Dipulangkan

Program Bagi HP Gratis Berisiko Jadi Beban Fiskal dan Boros Anggaran

  • October 21, 2026
Program Bagi HP Gratis Berisiko Jadi Beban Fiskal dan Boros Anggaran

Mahasiswa UNY Kembangkan E-Modul IPA Responsif Gender

  • October 20, 2026
Mahasiswa UNY Kembangkan E-Modul IPA Responsif Gender