UGM Terapkan Kurikulum Baru Mulai Semester Gasal 2026/2027

UNIVERSITAS Gadjah Mada mulai semester gasal tahun akademik 2026/2027 memberlakukan kurikulum baru. Menurut Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran, Prof. Dr. Wening Udasmoro, S.S., M.Hum., DEA., kurikulum batu itu sesuai amanat Peraturan Rektor Nomor 19 Tahun 2025 tentang Pendidikan.

“Kurikulum ini lahir dari proses panjang yang melibatkan masukan dari alumni, mitra, serta berbagai pemangku kepentingan, sehingga mampu merangkum simpul-simpul kebutuhan nyata dunia akademik dan profesional. Diharapkan kehadiran kurikulum baru ini dapat relevan untuk kebutuhan dunia kerja dan perkembangan global,” kata Wening Rabu (15/7).

Kurikulum ini jelasnya memuat empat pilar utama yang nantinya akan menjadi fokus pengembangan. Pertama, integritas, yang ditujukan untuk pembentukan karakter akademik mahasiswa UGM dengan berlandaskan nilai moral serta etika yang berlaku di masyarakat.

Aspek Teamwork

Kedua, kemampuan berbahasa inggris dan bahasa asing lainnya dengan fokus untuk memperkuat daya saing mahasiswa di kancah internasional. Ketiga, kerja tim, yang berguna untuk menumbuhkan keterampilan mahasiswa dalam berkolaborasi secara adaptif terhadap dinamika organisasi.

BACA JUGA  Dekan Fakultas Peternakan UGM Resmi Diserahterimakan

Keempat, resiliensi, yang menjadi nilai terakhir untuk membangun ketangguhan para mahasiswa dalam menghadapi tantangan secara akademik dan profesional.

Menurut Wening fenomena yang terlihat saat ini, seperti kecenderungan mahasiswa lebih memilih bekerja sendiri dibanding berkelompok, menjadi salah satu alasan penting perlunya penekanan pada aspek teamwork dan resiliensi yang dapat mengatasi kerentanan tersebut.

Siap berkontribusi di masyarakat

Dengan adanya kurikulum yang baru, Wening berharap UGM dapat mempersiapkan lulusannya untuk berkontribusi di masyarakat serta dunia profesional.

“Jadi, kurikulum baru ini diharapkan mampu mengatasi kerentanan tersebut, sekaligus menyiapkan lulusan yang siap berkontribusi dalam organisasi, masyarakat, dan dunia kerja,” imbuhnya.

Melalui kebersamaan para sivitas akademika, Wening mengungkapkan bahwa UGM akan terus membuat inovasi-inovasi lainnya di dalam tata kelola pendidikan untuk memastikan setiap mahasiswanya dapat memperoleh pengalaman belajar yang relevan dan memiliki daya saing yang tinggi di kemudian hari.

”Dengan semangat kebersamaan, UGM berkomitmen untuk terus berinovasi dalam tata kelola pendidikan, memastikan setiap mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang relevan, adaptif, dan berdaya saing tinggi”, terangnya menutup sambutan.

BACA JUGA  Universitas Gadjah Mada Jadikan IKN Sebagai Living Laboratory

Ramping dan mudah diakses

Sekretaris Direktorat Pendidikan dan Pengajaran, Dr. Sigit Priyanta, S.Si, M.Kom., menjelaskan empat arah utama perubahan yang akan dicapai oleh kurikulum baru ini yakni bersifat ramping dan mudah diakses oleh mahasiswa dan prodi.

”Struktur disederhanakan menjadi tiga blok besar dengan 9 tipe pilihan yang jelas, sehingga mudah dipahami mahasiswa dan dikelola prodi”, jelas Sigit.

Arah perubahan kedua yakni terletak pada kurikulum yang dapat mencakup pendekatan transdisiplin untuk memberikan ruang bagi mahasiswa mengambil mata kuliah lintas prodi, termasuk opsi second major, minor, intensifikasi, hingga fast track.

“Ada muatan optimalisasi kekayaan keahlian lintas prodi/fakultas untuk menjawab persoalan kompleks yang memantik kolaborasi, integrasi, dan sintesis pengetahuan,” ungkap Sigit.

Ciri khas UGM

Sigit menjelaskan pula kurikulum baru ini dirancang untuk mencirikan lulusan khas UGM. Salah satu implementasinya adalah penerapan kurikulum universitas sebanyak 23 SKS yang berlaku seragam di seluruh program studi. Kurikulum tersebut menjadi identitas bersama sekaligus membekali setiap lulusan UGM dengan kompetensi dasar yang dibutuhkan di berbagai bidang.

BACA JUGA  Kasus Flu Naik 55 Persen, Ahli UGM Ingatkan Potensi Varian Baru

“Alokasi 23 SKS wajib ini mencakup mata kuliah dasar seperti Pendidikan Agama, Pancasila, Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, serta literasi digital, Sustainable Future Skills, KKN, dan penguasaan bahasa asing. Sedangkan kurikulum inti program studi harus memuat minimal 60 persen dari total SKS program studi, dengan fleksibilitas sesuai kebutuhan akreditasi dan asosiasi profesi,” terang Sigit.

Kurikulum ini, jelasnya juga menampung Personalised Education & Employability, yang menekankan pada keterampilan kerja tim, resiliensi, dan kemampuan adaptasi yang tinggi.

”Di sini mahasiswa bisa merancang jalur belajarnya sendiri, second major, minor intensification, atau elektif sesuai tujuan karir dan minat riset” imbuhnya. (AGT/M-01)

Related Posts

Ketum Muhammadiyah Minta Pembangunan Gedung Sibermu tidak Berlebihan

KETUA Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mendukung Universitas Siber Muhammadiyah (Sibermu) Yogyakarta untuk membangun kampus yang lebih representatif di atas lahan seluas 6000 meter persegi. Terlebih, jelasnya, perguruan tinggi ini…

Disdik Sidoarjo Dorong Perpustakaan Digital Perluas Akses Literasi Siswa

PEMERINTAH Kabupaten Sidoarjo terus mendorong perluasan akses literasi siswa melalui program Perpustakaan Digital Sekolah. Inovasi berbasis aplikasi itu diharapkan dapat meningkatkan minat baca sekaligus mengasah kemampuan menulis siswa di tengah…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Taklukkan Bali United 3-0, Persib U-15 Juara Piala Soeratin 2026

  • October 23, 2026
Taklukkan Bali United 3-0, Persib U-15 Juara Piala Soeratin 2026

KAI Logistik Distribusikan 122 Ribu Unit Sepeda Motor hingga Triwulan III 2026

  • October 23, 2026
KAI Logistik Distribusikan 122 Ribu Unit Sepeda Motor hingga Triwulan III 2026

Dukung Keamanan, PLN UP3 Perkuat Sinergi dengan Polres Pematangsiantar

  • October 23, 2026
Dukung Keamanan, PLN UP3 Perkuat Sinergi dengan Polres Pematangsiantar

Polda Jambi Ungkap Kasus Penimbunan 2.550 Liter BBM Subsidi Pertalite

  • October 23, 2026
Polda Jambi Ungkap Kasus Penimbunan 2.550 Liter BBM Subsidi Pertalite

Pangkas Risiko Demensia dengan Melakukan Pola Hidup Sehat Sejak Dini

  • October 23, 2026
Pangkas Risiko Demensia dengan Melakukan Pola Hidup Sehat Sejak Dini

Pemkab Blora Gandeng Fakultas Peternakan UGM Kembangkan Ayam Kampung

  • October 23, 2026
Pemkab Blora Gandeng Fakultas Peternakan UGM Kembangkan Ayam Kampung