Ada Jalan Amblas di Lenteng Agung, Lalu Lintas Arah Depok Terhambat

KEMACETAN terjadi di Jalan Raya Lenteng Agung menuju Depok, akibat jalanan amblas tepat setelah Gang Empang, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Semua kendaraan, terutama roda empat pun tampak jalan merayap sejak stasiun kereta Lenteng Agung.

Menurut seorang warga, Rio, beberapa penumpang bahkan terpaksa memilih turun di Stasiun Lenteng Agung untuk menghindari kemacetan itu.

Jalanan yang amblas itu, kata dia, juga memengaruhi pengalihan rute TransJakarta D21 Lebak Bulus-UI Depok.

“Banyak bus trans yang muter balik di gardu atau perlintasan kereta di depan Hotel Kartika One,” ujarnya.

Beton keropos

Jalanan amblas di Jalan Raya Lenteng Agung, tepatnya setelah gang Empang. (Dok.Ist)

Sementara itu,  Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan mengungkapkan jalanan amblas itu disebabkan kondisi beton yang sudah keropos.

BACA JUGA  Semen Indonesia Berkontribusi Pembangunan Bendungan Sidan

“Penyebabnya itu ada crossing dengan hong mungkin udah usia, makanya keropos,” kata Kasatpel SDA Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sartono kepada wartawan di Lenteng Agung Raya, Jakarta, Jumat.

Dia mengatakan lubang tersebut berukuran lebar 3 meter, panjang 16 meter dan tinggi 3 meter.
Lubang itu berada di atas kali kecil yang alirannya adari Danau di Universitas Indonesia.

“Alhamdulillah-nya, jatuhan puing ini tidak sampai menghambat aliran air. Karena dari sepertiga hong itu mungkin jatuh, tapi tidak sampai menahan air. Air tetep lancar, tapi sepertiganya keurug tanah. Ini akan dibersihkan sementara,” ungkap Sartono.

Alat berat

Saat ini, SDA Jakarta Selatan telah mengerahkan  ekskavator untuk mengangkat puing-puing yang jatuh.

BACA JUGA  Standar Pengerjaan Buruk, Farhan Bekukan Izin Pembangunan BRT

“Kalau tadi informasi dari pimpinan, ini akan dikerjakan dari penunjukan langsung (PL), karena ini darurat. Nanti mungkin akan dikerjakan dari pihak ketiga,” tutur Sartono.

Peristiwa jalan amblas sejak Rabu (27/5) itu dilaporkan memiliki kedalaman mencapai 3 meter dengan panjang 16 meter.

Saat ini, personel kepolisian lalu lintas melakukan penjagaan dan mengurai kepadatan kendaraan yang tersisa di satu jalur tersebut. (*/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Australia Kubur Impian Skuat Garuda Muda

PUPUS sudah impian tim nasional Indonesia U-19 untuk melangkah ke final Piala AFF U19 atau ASEAN Boys Championship 2026. Kegagalan itu didapat skuat Garuda Muda setelah kalah dari Australia 0-1…

Bareskrim Sita Pabrik Pemurnian Emas Ilegal di Sidoarjo

TIM Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri menyita pabrik pemurnian emas milik PT Simba Jaya Utama (SJU), di kawasan Berbek Industri Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Australia Kubur Impian Skuat Garuda Muda

  • June 12, 2026
Australia Kubur Impian Skuat Garuda Muda

Borneo Resmi Tunjuk Mauro Jeronimo Jadi Suksesor Fabio Lefundes

  • June 11, 2026
Borneo Resmi Tunjuk  Mauro Jeronimo Jadi Suksesor Fabio Lefundes

Bareskrim Sita Pabrik Pemurnian Emas Ilegal di Sidoarjo

  • June 11, 2026
Bareskrim Sita Pabrik Pemurnian Emas Ilegal di Sidoarjo

URC Sleman Tangkap Pencuri Spesialis Kabel BTS

  • June 11, 2026
URC Sleman Tangkap Pencuri Spesialis Kabel BTS

Kalog Angkut 1.658.622 Ton Barang pada Mei

  • June 11, 2026
Kalog Angkut 1.658.622 Ton Barang pada Mei

Faunaland  Mulai Melakukan Proses Revitalisasi Bandung Zoo

  • June 11, 2026
Faunaland  Mulai Melakukan Proses Revitalisasi Bandung Zoo