
WAKIL Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyebut tidak menutup kemungkinan peristiwa sinkhole seperti yang terjadi di jalan raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, dapat kembali muncul di sejumlah titik lain di Jakarta.
Sebab penyebab jalan amblas itu adalah akibat besi gorong-gorong saluran air yang keropos karena usia. Padahal di atas gorong-gorong itu juga ada rel kereta api. Karena itu, ia meminta pihak terkait untuk mengantisipasi kejadian serupa.
“Problemnya ini, salurannya ada di bawah rel kereta api. Pertanyaannya, kalau misal terjadi sesuatu di bawah rel kereta api, gimana caranya? Itu tadi saya tanya. Saya nggak mau nutup-nutupin dan bukan berarti kita harus takut, tapi artinya kita mengantisipasi,” ucapnya.
“Karena, kalau itu terjadi bagaimana caranya, sementara ini pakai yang K-400. Artinya, kalau gini nggak mungkin kita bisa ngegali kan, berarti harus bor, harus jacking, karena kita langsung tembus ke waduk itu. Nah jadi ini saya udah katakan makanya, tadi baru diskusi tolong disiapkan dulu, kita harus bicara pahit kalau terjadi apa yang harus kita lakukan,” jelasnya.
Lakukan pemetaan

Menurut Rano, Dinas Sumber Daya Air telah memetakan titik-titik di Jakarta yang masih menggunakan pipa berbahan armco sehingga area berisiko dapat diidentifikasi lebih awal.
“Artinya, alhamdulillah dari Dinas Sumber Daya Air sudah me-mapping Jakarta yang menggunakan armco itu di mana saja sih. Mudah-mudahan itu sudah ter-mapping tapi memang kita nggak bisa langsung eksekusi kalau memang tidak belum terjadi apa-apa, itu intinya,”ujarnya. (*/N-01)








