Mamikos Perkuat Jejaring Bisnis Kos di Jawa Barat

MAMIKOS, platform pengelolaan dan sewa kos terbesar di Indonesia, sukses menggelar Gathering Komunitas Mitra Mamikos se-Jawa Barat. Acara ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus wadah berbagi strategi pengelolaan kos, mulai dari pemasaran digital hingga efisiensi operasional. Sebelumnya kegiatan serupa telah diadakan di Jakarta, Yogyakarta, dan Surabaya.

Jawa Barat sendiri tercatat sebagai salah satu pasar terbesar bisnis kos di Indonesia. Berdasarkan data internal Mamikos, provinsi ini masuk tiga besar wilayah dengan jumlah kos terbanyak. Kota Bandung bahkan menunjukkan pertumbuhan listing kos tertinggi, didorong meningkatnya kebutuhan hunian jangka pendek maupun bulanan bagi mahasiswa, pekerja, hingga perantau. Dengan populasi lebih dari 50 juta jiwa, Jawa Barat menjadi peluang strategis bagi pemilik kos untuk memperluas usaha.

BACA JUGA  Bandara Husein Sastranegara Bandung Resmi Sandang Kata Internasional

Co-founder dan CEO Mamikos, Maria Regina Anggit, menyebut acara di Bandung terasa spesial dengan tingginya antusiasme mitra. “Gathering ini bukan hanya ajang pertemuan, melainkan pemicu lahirnya sinergi antara Mamikos dan pemilik kos untuk tumbuh bersama. Kami hadir bukan sekadar platform, tetapi mitra strategis agar bisnis kos bisa beradaptasi, berkembang, dan berkelanjutan,” ujarnya, Selasa (16/9).

Mamikos jaring kerjasama dengan pemilik kos di Jabar

Acara ini juga menghadirkan kolaborasi dengan Foodizz, lembaga edukasi bisnis F&B, yang membahas tren diversifikasi usaha kos ke bidang kuliner melalui model franchise. Strategi ini dinilai efektif memanfaatkan ruang kosong, membuka sumber pendapatan tambahan, sekaligus memberi nilai tambah bagi penghuni.

BACA JUGA  Tahapan Pilkada Kota Bandung Diluncurkan

Para mitra pun saling berbagi pengalaman pengelolaan kos, mulai dari penggunaan CCTV, efisiensi energi, hingga kerja sama dengan penyedia jasa kebersihan. Praktik sederhana seperti penerapan SOP juga dinilai mampu menjaga kos tetap nyaman dan rapi.

Ridwan Saputra, pemilik Karyain Kos Bandung, mengaku mendapat banyak manfaat dari forum ini. “Sejak rutin ikut gathering, okupansi kos saya meningkat signifikan. Harapannya, Mamikos terus menghadirkan layanan baru agar mitra makin optimal mengelola peluang,” katanya.

Saat ini, Mamikos menaungi lebih dari 200.000 pemilik kos dengan trafik harian mencapai delapan juta pengguna, mempertegas posisinya sebagai pemimpin industri kos digital di Indonesia. (AGT/S-01)

BACA JUGA  Kebijakan Rombel 50 Siswa Mulai Berdampak di Sekolah Swasta

Siswantini Suryandari

Related Posts

Menteri PPN Deklarasikan Hilirisasi Minyak Sawit Baru

MENTERI Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Rahmat Pambudi mendeklarasikan arah baru hilirisasi industri sawit dengan mendorong produksi minyak sawit yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Konsep tersebut mengusung three l…

Wagub Erwan Siap Kerja Sama Agrikultur dan Pariwisata dengan Henan

WAKIL Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan mengaku tengah menginventarisasi  komoditas barang dan jasa yang dibutuhkan Henan dan dapat didukung Jawa Barat dan sebaliknya. Hal itu diungkapkan Wagub Erwan sesuai menerima…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

360 PNS DIY Menerima Satyalancana

  • September 7, 2026
360 PNS DIY Menerima Satyalancana

Terdampak Abu Vulkanik, Rombongan Dispendik Jember Pakai Travel ke Jakarta

  • September 7, 2026
Terdampak Abu Vulkanik, Rombongan Dispendik Jember Pakai Travel ke Jakarta

Fraksi Gerindra Soroti Tren Penurunan Kepuasan Publik pada Pemkab Sidoarjo

  • September 7, 2026
Fraksi Gerindra Soroti Tren Penurunan Kepuasan Publik pada Pemkab Sidoarjo

8 Bandara Ditutup Dampak Abu Vulkanik, Bandara Kertajati Siap Jadi Alternatif

  • September 7, 2026
8 Bandara Ditutup Dampak Abu Vulkanik,  Bandara Kertajati Siap Jadi Alternatif

Imbas Abu Vulkanik, Jabar Terapkan PJJ dan Siapkan Posko Pengungsian

  • September 7, 2026
Imbas Abu Vulkanik, Jabar Terapkan PJJ dan Siapkan Posko Pengungsian

Terdampak Erupsi Anak Krakatau, 12 Penerbangan di Bandara Juanda Dibatalkan

  • September 7, 2026
Terdampak Erupsi Anak Krakatau, 12 Penerbangan di Bandara Juanda Dibatalkan