Kebijakan Rombel 50 Siswa Mulai Berdampak di Sekolah Swasta

KEBIJAKAN penambahan rombongan belajar (rombel) dari 36 menjadi maksimal 50 orang  di sekolah negeri di Provinsi Jawa Barat mulai berdampak pada sekolah swasta.

Seperti SMA Sumatra 40 Bandung pada tahun ajaran baru ini hanya menerima 60 siswa baru.

“Pada tahun ini SMA Sumatra 40 hanya menerima 60 siswa baru yang dibagi menjadi dua rombel yang masing-masing berisi 30 siswa. Kami biasanya menerima 180 siswa baru yang dibagi menjadi lima rombel, dan tahun ini hanya mendapatkan dua rombel,” ungap Kepala SMA Sumatra 40 Bandung, Utami Dewi, Rabu (16/7).

Dewi menambahkan, menurunnya jumlah siswa baru membuat jam pelajaran pun menyusut, sehingga tiga guru tidak tetap terpaksa diberhentikan dari aktivitas mengajar di SMA Sumatra 40.

BACA JUGA  BPS Jabar Menyebut Selisih Harga Gabah dan Beras Menyempit

Alasannya ketiga guru tersebut tidak mendapatkan alokasi jam pelajaran di dua rombel yang dibuka pada tahun ini.

“Namun kami memastikan, pemberhentian tiga guru yang berstatus tidak tetap tersebut bukan pemutusan hubungan kerja (PHK),” tegasnya.

Sekolah swasta kekurangan murid

Menyikap sekolah swasta kekurangan murid, Sekretaris Daerah Jabar Herman Suryatman memastikan bahwa tidak semua rombel di SMA Negeri diisi 50 siswa.

Rombel 50 siswa itu merupakan maksimal. Pada praktiknya, ada SMA yang rombelnya 38 sampai 40 siswa.

Penambahan rombel ini, dilakukan karena terdapat sekitar 197.000 anak di Jabar yang berpotensi tidak melanjutkan atau putus sekolah.

“Aturannya rombel 36, kecuali dalam kondisi situasi tertentu, darurat (itu) dimungkinkan dan gubernur sudah komunikasi. Kita kan bertaruh karena anak putus sekolah dan anak yang tidak melanjutkan di Jabar sampai 197 ribu, jumlahnya banyak,” jelasnya.

BACA JUGA  Banjir Rendam 15 Desa di Kabupaten Cirebon

Pemprov terus berupaya melengkapi kekurangan untuk pelaksanaan pembelajaran di tahun 2025/2026, agar lebih ideal seperti penambahan kursi dan meja hingga pemasangan pendingin ruangan.

Seperti yang disampaikan gubernur, AC nanti akan dilengkapi, kemudian ruang kelasnya kurang bagus direhab atau ruang kelasnya kurang akan dibangun ruang kelas baru. (Rava/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Lintasi Sidoarjo Menuju Borobudur, 50 Biksu Thudong Disambut Hangat Warga

SEBANYAK 50 biksu yang tengah menjalankan ritual Thudong terlihat melintasi kawasan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, dalam rangkaian perjalanan spiritual dari Bali menuju Candi Borobudur, Jawa Tengah, Kamis pagi (14/5). Aksi jalan…

Juara Coppa Italia, Inter Milan Kawinkan Gelar

INTER Milan sukses menjuarai Coppa Italia  setelah mengalahkan Lazio 2-0 pada partai final di Stadion Olimpico, Roma, Kamis dini hari WIB. Kedua gol kemenangan Nerazzurri dicetak oleh bunuh diri Adam…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Lintasi Sidoarjo Menuju Borobudur, 50 Biksu Thudong Disambut Hangat Warga

  • May 14, 2026
Lintasi Sidoarjo Menuju Borobudur, 50 Biksu Thudong Disambut Hangat Warga

Dugaan Penggelapan Uang Kasur, Saksi Ungkap 7 Ponpes Sudah Lunas

  • May 14, 2026
Dugaan Penggelapan Uang Kasur, Saksi Ungkap 7 Ponpes Sudah Lunas

Juara Coppa Italia, Inter Milan Kawinkan Gelar

  • May 14, 2026
Juara Coppa Italia, Inter Milan Kawinkan Gelar

Gilas Crystal Palace, Manchester City Jaga Asa Juara

  • May 14, 2026
Gilas Crystal Palace, Manchester City Jaga Asa Juara

Bekuk Al-Rayyan 3-1, Hyundai Capital Lolos ke Semifinal AVC

  • May 13, 2026
Bekuk Al-Rayyan 3-1, Hyundai Capital Lolos ke Semifinal AVC

Program Terpujilah GURU dari Sumedang Dirilis Telkomsel

  • May 13, 2026
Program Terpujilah GURU dari  Sumedang Dirilis Telkomsel