Kepatuhan Elite terhadap Hukum Dinilai Rendah

DEKAN Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMH) Dr. Iwan Satriawan mengatakan, kondisi kepatuhan hukum di Indonesia saat ini cukup memprihatinkan, bahkan dapat dikatakan rendah.

Hal itu dikatakannya di hadapan para advokat yang mengikuti deklarasi kelahiran organisasi advokat baru Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia (DePA-RI) di Yogyakarta, Minggu (25/8).

Iwan Satriawan mengutip rilis International Commission of Jurist  2023, Indonesia jika dilihat dari Index Rule of Law atau indeks kepatuhan hukum sebagai negara hukum, berada di ranking 44.

Menurut dia, prakiraan turunnya indeks kepatuhan hukum ini makin menurun. Dia menilai Indonesia mengalami persoalan yang serius dengan apa yang disebut kepatuhan hukum termasuk kepatuhan kepada konstitusi.

BACA JUGA  Bantu WNI Korban Penipuan di Jepang, DePA-RI Kirim Lawyer

Ironisnya, yang banyak memberikan contoh ketidakpatuhan terhadap hukum dan konstitusi itu, jelas Iwan Satriawan, justru para elite atau kelompok elite politik.

“Presiden, anggota DPR, elite yang berada di lingkar pengadilan termasuk di dalamnya adalah penasihat hukum dan pengacara atau advokat,” katanya.

“Kita semua sebagai praktisi hukum, apakah melihat ciri-ciri ini sudah ada di sekitar kita,” ujarnya.

Iwan kemudian menjelaskan, jika Indonesia menghadapi kehancuran di institusi-institusi tadi, maka negara lain akan dengan mudah menguasai negara.

Karena itu DePA-RI sebagai organisasi baru diharapkan mampu menjadi kekuatan untuk menjaga agar kepatuhan terhadap hukum dan konstitusi mengalami peningkatan dan sekaligus menjaga agar tidak menjadi negara gagal. (AGT/N-01)

BACA JUGA  Gibran Kalahkan Pendukungnya dalam Sidang Perdata

Dimitry Ramadan

Related Posts

Gus Kikin Resmi Jadi Ketua Umum PBNU, KH Miftachul Akhyar Rais Aam

MUKTAMAR ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) resmi memilih KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) menjadi Ketum PBNU 2026-2031 dan KH Miftachul Akhyar kembali menjabat Rais Aam. Penetapan itu melalui musyawarah majelis…

Budi Arie Tegaskan Statemennya Soal Percepatan Pemilu Analisa Pribadi

KETUA Umum Projo Budi Arie Setiadi menegaskan pernyataan dia mengenai kemungkinan Pemilu 2029 dipercepat merupakan analisa pribadi, bukan kehendak politik ataupun  mengubah jadwal pemilu. Hal itu diungkapkan Mantan Menteri Koperasi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Celah Tindak  Pidana pada Penanganan Barang Bukti Digital di Sidang Perpajakan

  • August 31, 2026
Celah Tindak  Pidana pada Penanganan Barang Bukti Digital di Sidang Perpajakan

Tabrak Truk Mogok, Seorang Remaja Meninggal Dunia

  • August 31, 2026
Tabrak Truk Mogok, Seorang Remaja Meninggal Dunia

Kurangi Pemborosan Pakan, Mahasiswa Fapet UGM Kembangkan NutriForage

  • August 31, 2026
Kurangi Pemborosan Pakan, Mahasiswa Fapet UGM Kembangkan NutriForage

70% Wilayah Indonesia Disebut Terdampak El Nino

  • August 31, 2026
70% Wilayah Indonesia Disebut Terdampak El Nino

Gus Kikin Resmi Jadi Ketua Umum PBNU, KH Miftachul Akhyar Rais Aam

  • August 31, 2026
Gus Kikin Resmi Jadi Ketua Umum PBNU, KH Miftachul Akhyar Rais Aam

Shin Tae-yong akan Tambah Satu Pemain Asing untuk Perkuat Persija

  • August 31, 2026
Shin Tae-yong akan Tambah Satu Pemain Asing untuk Perkuat Persija