Jokowi Enggan Lakukan Penilaian Soal Pemecatannya dari PDIP

PRESIDEN ke-7 RI Joko Widodo mengaku tidak mau membela diri atau memberikan penilaian atas pemecatan dirinya sebagai kader PDIP yang diumumkan Ketua Bidang Kehormatan DPP PDI Perjuangan, Komarudin Watubun pada Senin ( 16/12) lalu.

“Saya tidak berada dalam posisi membela diri atau memberikan penilaian,karena sudah diputuskan,” tegas Jokowi menjawab wartawan perihal pemecatan dirinya sebagai kader PDIP.

Pernyataan Jokowi yang diucapkan di depan regol kediamannya di Sumber itu, disambung dengan pernyataan, bahwa biarlah waktu yang nanti mengujinya. “Nanti, nanti, waktu yang akan mengujinya.”

Jokowi hanya tertawa ketika wartawan menanyakan, apakah dirinya akan mengembalikan kartu tanda anggota ( KTA ) ke PDIP.

Ia juga tidak bersedia menjawab tentang keputusan pemecatan PDIP yang juga menimpa Gibran Rakabuming Raka, putra sulungnya yang kini menjabat sebagai wakil presiden. Jokowi mempersilakan wartawan untuk bertanya langsung kepada Gibran.

BACA JUGA  Polda Jateng Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sambut Kedatangan Jokowi

“Silahkan tanya langsung ke Mas Gibran,” katanya singkat.

Terima tamu

Pada bagian lain Jokowi mengaku bahwa dirinya sedang menelaah dan mendalami gagasannya untuk pembentukan partai perorangan.

Untuk diketahui Jokowi memang menerima kedatangan sejumlah tamu di rumahnya pada Selasa (17/12). Di antara tamu itu yakni rombongan kecil Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) yang dipimpin langsung oleh Utje Gustaf. (WID/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Pemerintah Diminta Sosialisasikan Penonaktifan Penerima PBI JKN Lebih Awal

KEBIJAKAN penonaktifan 11 juta peserta Jaminan Kesehatan Nasional melalui pendanaan yang dibayar melalui APBN yang dikenal dengan PBI atau Penerima Bantuan Iuran, telah menimbulkan kegaduhan. Banyak warga yang mengetahui keanggotaanya…

Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Kasus Ekspor Limbah Sawit

KEJAKSAAN Agung (Kejagung) mengungkap modus kasus dugaan rekayasa ekspor Palm Oil Mill Effluent (POME) atau limbah minyak sawit 2022-2024. Saat ini Kejagung sudah menetapkan 11 tersangka terkait kasus tersebut. Kejagung…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Kernet PO Bus Pariwisata Gasak Brankas saat Pesta Miras

  • February 11, 2026
Kernet PO Bus Pariwisata Gasak Brankas saat Pesta Miras

Commuter Line Dukung Mobilitas Aglomerasi Jawa Tengah

  • February 11, 2026
Commuter Line Dukung Mobilitas Aglomerasi Jawa Tengah

Polisi Bekuk Komplotan Penipu yang Sasar Anak di Bawah Umur

  • February 11, 2026
Polisi Bekuk Komplotan Penipu yang Sasar Anak di Bawah Umur

UGM Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Jalur Afirmasi untuk Daerah 3T

  • February 11, 2026
UGM Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Jalur Afirmasi untuk Daerah 3T

65 Persen dari 1.566 Wisudawan UNY Tahun ini adalah Perempuan

  • February 11, 2026
65 Persen dari 1.566 Wisudawan UNY Tahun ini adalah Perempuan

Kadin Sidoarjo Tegaskan Posisi sebagai Mitra Strategis

  • February 11, 2026
Kadin Sidoarjo Tegaskan Posisi sebagai Mitra Strategis