Polisi Bekuk Komplotan Penipu yang Sasar Anak di Bawah Umur

POLISI meringkus tiga pria asal Surabaya karena menipu sejumlah anak di bawah umur dengan membawa kabur sepeda motor mereka

Komplotan itu memakai modus pura-pura mencari anggota keluarga yang hilang sehingga memancing rasa iba korban.

Ketiga tersangka yakni M,32, SA,30, dan FF,30 ditangkap di sebuah rumah kos kawasan Semampir, Surabaya, Minggu (1/2) dini hari.

“Para pelaku ini memang berkeliling mencari sasaran anak-anak yang mengendarai sepeda motor. Modusnya berpura-pura minta tolong dicarikan adiknya yang belum pulang,” kata Waka Polresta Sidoarjo AKBP M Zainur Rofik, Rabu (11/2).

Zainur menjelaskan, kasus pertama terjadi di wilayah Kedungturi, Kecamatan Taman, Sidoarjo pada Senin (29/12) sore. Saat itu korban yang masih berusia 12 tahun dihentikan pelaku di jalan.

BACA JUGA  Bey Machmudin Turut Berduka atas Kecelakaan Bus di Subang

Dibonceng pelaku

Polisi tengah memeriksa barang bukti berupa sepeda motor. (MN/OTW)

Pelaku berpura-pura sedang mencari adiknya bernama Rokim yang belum pulang. Korban yang merasa iba diminta mengantar pelaku ke wilayah Medaeng. Korban mengantar dengan dibonceng pelaku, sementara motor korban ditinggal. Alasannya hanya mengantarkan sebentar, dan ada teman pelaku yang menjaga motor.

“Korban lalu diturunkan di lokasi sepi, sementara sepeda motornya dibawa kabur pelaku,” kata Zainur.

Kejadian serupa kembali terjadi Jumat (30/1) di kawasan persawahan Desa Gempolklutuk, Kecamatan Tarik, Sidoarjo. Tiga anak yang berboncengan motor dihentikan dua pelaku dengan alasan minta tolong diantar mencari keluarga.

Saat di tengah perjalanan, para korban dipisah dan diturunkan satu per satu di lokasi berbeda. Selanjutnya motor korban dibawa kabur.

BACA JUGA  Jelang Pilkada, Kapolda Jambi Minta Tingkatkan Pengamanan

Rekaman CCTV

Pelaku kemudian menjual motor para korban senilai Rp3 juta. Uang hasil kejahatan dibagi rata oleh para pelaku.

“Motifnya ekonomi. Mereka tidak punya pekerjaan tetap, jadi mencari uang dengan cara menipu korban di jalan,” kata Zainur.

Keberhasilan polisi mengungkap kasus ini setelah menganalisis rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Wajah pelaku dan kendaraan yang dipakai berhasil diidentifikasi hingga akhirnya ditangkap di Surabaya.

Barang bukti yang diamankan di antaranya sepeda motor, STNK dan BPKB kendaraan korban. Selain itu pakaian pelaku saat beraksi, uang tunai sisa hasil kejahatan, serta rekaman CCTV.

Selalu berhati-hati

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 492 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP tentang penipuan, dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara.

BACA JUGA  Kepolisian Gandeng 8 Pimpinan Gereja Berantas Narkoba

“Kami mengimbau, kalau ada orang asing meminta tolong dengan alasan mencurigakan, sebaiknya cari orang dewasa di sekitar atau hubungi keluarga,” kata Zainur. (OTW/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Ibu dan Dua Anak Terkubur Longsor di Tanah Sepenggal, Seorang Meninggal

SEORANG ibu bersama anaknya terkubur bencana tanah longsor yang menimpa sebuah rumah di Desa Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, Rabu (13/5). Namun berkat kerja keras Tim SAR…

Perkuat Identitas Budaya, PSNB Ajak Pemkab Sidoarjo Lestarikan Seni Nusantara

PAGUYUBAN Pencinta Seni Nusantara dan Estetika Budaya (PSNB) menggalang sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo sebagai upaya pelestarian seni tradisional di wilayah tersebut. Untuk itu mereka beraudiensi dengan Wakil Bupati Sidoarjo…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Bekuk Al-Rayyan 3-1, Hyundai Capital Lolos ke Semifinal AVC

  • May 13, 2026
Bekuk Al-Rayyan 3-1, Hyundai Capital Lolos ke Semifinal AVC

Program Terpujilah GURU dari Sumedang Dirilis Telkomsel

  • May 13, 2026
Program Terpujilah GURU dari  Sumedang Dirilis Telkomsel

Awal Gemilang Bhayangkara di AVC Men’s Volleyball Champions League

  • May 13, 2026
Awal Gemilang Bhayangkara di AVC Men’s Volleyball Champions League

Ibu dan Dua Anak Terkubur Longsor di Tanah Sepenggal, Seorang Meninggal

  • May 13, 2026
Ibu dan Dua Anak Terkubur Longsor di Tanah Sepenggal, Seorang Meninggal

Bandara Juanda Sabet Penghargaan WISCA 2026

  • May 13, 2026
Bandara Juanda Sabet Penghargaan WISCA 2026

Perkuat Identitas Budaya, PSNB Ajak Pemkab Sidoarjo Lestarikan Seni Nusantara

  • May 13, 2026
Perkuat Identitas Budaya, PSNB Ajak Pemkab Sidoarjo Lestarikan Seni Nusantara