Jokowi Enggan Lakukan Penilaian Soal Pemecatannya dari PDIP

PRESIDEN ke-7 RI Joko Widodo mengaku tidak mau membela diri atau memberikan penilaian atas pemecatan dirinya sebagai kader PDIP yang diumumkan Ketua Bidang Kehormatan DPP PDI Perjuangan, Komarudin Watubun pada Senin ( 16/12) lalu.

“Saya tidak berada dalam posisi membela diri atau memberikan penilaian,karena sudah diputuskan,” tegas Jokowi menjawab wartawan perihal pemecatan dirinya sebagai kader PDIP.

Pernyataan Jokowi yang diucapkan di depan regol kediamannya di Sumber itu, disambung dengan pernyataan, bahwa biarlah waktu yang nanti mengujinya. “Nanti, nanti, waktu yang akan mengujinya.”

Jokowi hanya tertawa ketika wartawan menanyakan, apakah dirinya akan mengembalikan kartu tanda anggota ( KTA ) ke PDIP.

Ia juga tidak bersedia menjawab tentang keputusan pemecatan PDIP yang juga menimpa Gibran Rakabuming Raka, putra sulungnya yang kini menjabat sebagai wakil presiden. Jokowi mempersilakan wartawan untuk bertanya langsung kepada Gibran.

BACA JUGA  Peparnas 2024 Pindah ke Solo karena Sumut Tidak Siap

“Silahkan tanya langsung ke Mas Gibran,” katanya singkat.

Terima tamu

Pada bagian lain Jokowi mengaku bahwa dirinya sedang menelaah dan mendalami gagasannya untuk pembentukan partai perorangan.

Untuk diketahui Jokowi memang menerima kedatangan sejumlah tamu di rumahnya pada Selasa (17/12). Di antara tamu itu yakni rombongan kecil Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) yang dipimpin langsung oleh Utje Gustaf. (WID/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Muzani Tegaskan UUD 1945 tak Bisa Diubah Secara Gegabah

KETUA MPR RI Ahmad Muzani, menegaskan MPR tidak akan gegabah dalam melakukan perubahan terhadap UUD 1945. Namun mereka akan mendengarkan berbagai aspirasi, pandangan, pemikiran, ide, dan gagasan dari berbagai elemen…

Kemenimipas Menonaktifkan Lima Pejabat Lapas Cibinong untuk Diperiksa

UNTUK menindaklanjuti temuan Ombudsman perihal  adanya ruang tahanan yang mirip apartemen di Lapas Cibinong, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) akan melakukan investigasi. Untuk itu mereka menonaktifkan lima pejabat struktural Lapas…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Polresta Sleman Selidiki Kasus Pembuangan Bayi

  • September 27, 2026
Polresta Sleman Selidiki Kasus Pembuangan Bayi

Muzani Tegaskan UUD 1945 tak Bisa Diubah Secara Gegabah

  • September 27, 2026
Muzani Tegaskan UUD 1945 tak Bisa Diubah Secara Gegabah

Sleman Siap Gelar Musyawarah Kalurahan Pergantian Lurah Antarwaktu

  • September 27, 2026
Sleman Siap Gelar Musyawarah Kalurahan Pergantian Lurah Antarwaktu

Lulusan UPN Yogyakarta Diminta tidak hanya Fokus Kejar Karier

  • September 27, 2026
Lulusan UPN Yogyakarta Diminta tidak hanya Fokus Kejar Karier

Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

  • September 27, 2026
Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

Hadir di Bandung, MAPrivilege Tawarkan Beragam Benefit

  • September 27, 2026
Hadir di Bandung, MAPrivilege Tawarkan Beragam Benefit