Platform SIAPKerja Belum Optimal Respons Gelombang PHK

PLATFORM SIAPKerja milik Kementerian Ketenagakerjaan belum optimal merespons gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK). Platform SIAPKerja menyediakan data lowongan kerja terintegrasi bagi para korban PHK.

Namun sayangnya sampai sekarang platform SIAPkerja belum berjalan secara optimal. Masih minim laporan dari perusahaan terkait lowongan kerja.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli akan optimalkan platform SIAPKerja untuk merespons gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Informasi terkait lapangan kerja yang ada itu nanti terintegrasi dalam platform SIAPKerja,” kata Yassierli, Kamis (8/5).

Yassierli meminta kepada setiap perusahaan yang memiliki lowongan kerja untuk melaporkan hal tersebut ke layanan ketenagakerjaan.

Laporan lowongan kerja ke  ayanan Wajib Lapor Ketenagakerjaan Perusahaan (WLKP) portal kemnaker.go.id.

BACA JUGA  Pemkot Bandung Gelar Program Padat Karya di 92 Titik

Ia berharap adanya laporan lowongan kerja dari perusahaan, pemerintah dapat melakukan pemetaan lapangan kerja lebih akurat.

“Kami mau mengejar ini (pelaporan lowongan kerja), sehingga nanti informasi terkait lapangan kerja itu ada,” kata Yassierli.

Saat ini angka pengangguran berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS) di Indonesia pada Februari 2025 naik 83 ribu orang atau 1,11% dibandingkan Februari 2024.

Seperti disampaikan oleh Kepala BPS, Amelia Adininggar Widyasanti, bahwa jumlah angkatan kerja saat ini bertambah 3,67 juta orang.

Total ada 153,05 juta orang pada Februari 2025. Dampaknya pengangguran juga bertambah karena angkatan kerja bertambah.

Amelia menerangkan angkatan kerja mencakup individu yang sudah bekerja maupun yang masih mencari pekerjaan atau menganggur.

BACA JUGA  Sekda Jabar: Penyusunan RPJPD 2025-2045 Jadi Pertaruhan Jabar

Penduduk  usia kerja di Indonesia versi BPS mencapai 216,79 juta orang pada Februari 2025, meningkat 2,79 juta orang dari Februari 2024.

Kementerian Ketenagakerjaan mencatat jumlah PHK pada Januari-Februari 2025 mencapai 18.610 orang. Jumlah ini meningkat hampir 460 persen dibandingkan Januari 2025 yang tercatat 3.325 orang kena PHK. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Park Na-rae Umumkan Hiatus di Tengah Tuduhan Pelecehan

KOMEDIAN ternama Korea Selatan, Park Na-rae, pada Senin (8/12) menyatakan menghentikan seluruh kegiatan siaran televisi di tengah membesarnya tuduhan pelecehan terhadap mantan manajernya serta dugaan penerimaan perawatan medis ilegal. Melalui…

RM Ungkap BTS Sempat Pertimbangkan Bubar Saat Hiatus

RM, leader grup K-pop BTS, mengungkapkan bahwa grup tersebut sempat mempertimbangkan kemungkinan bubar atau menghentikan aktivitas selama masa hiatus, menjelang comeback penuh mereka yang dijadwalkan pada musim semi tahun depan.…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Park Na-rae Umumkan Hiatus di Tengah Tuduhan Pelecehan

  • December 8, 2025
Park Na-rae Umumkan Hiatus di Tengah Tuduhan Pelecehan

RM Ungkap BTS Sempat Pertimbangkan Bubar Saat Hiatus

  • December 8, 2025
RM Ungkap BTS Sempat Pertimbangkan Bubar Saat Hiatus

Kemenhut Investigasi Kerusakan Hutan di Hulu DAS Tapanuli

  • December 8, 2025
Kemenhut Investigasi Kerusakan Hutan di Hulu DAS Tapanuli

Presiden Minta Mendagri tidak Ragu Pecat Bupati Aceh Selatan

  • December 8, 2025
Presiden Minta Mendagri tidak Ragu Pecat Bupati Aceh Selatan

Kemenkes Percepat Pemulihan RSUD di Aceh–Sumut–Sumbar

  • December 8, 2025
Kemenkes Percepat Pemulihan RSUD di Aceh–Sumut–Sumbar

Drummer Legendaris Yaya Moektio Meninggal di Usia 68

  • December 8, 2025
Drummer Legendaris Yaya Moektio Meninggal di Usia 68