Perluas Kesempatan Kerja, Disnaker Bandung Siapkan Tiga Strategi Baru

DINAS Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandung terus membuat strategi untuk menekan angka pengangguran yang saat ini masih mencapai sekitar 99.300 orang.

Di tengah tantangan ekonomi seperti tingginya inflasi, kenaikan nilai tukar dolar hingga meningkatnya harga bahan bakar, Disnaker memilih melakukan transformasi program agar lebih tepat sasaran dan mampu membuka peluang kerja yang lebih luas.

Kepala Disnaker Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana mengaku tengah menyiapkan perubahan pola pelatihan kerja, program magang luar negeri hingga penyelenggaraan job fair agar lebih efektif menjangkau pencari kerja.

“Angka pengangguran kita memang masih tinggi. Karena itu kami terus bekerja keras agar jumlah tersebut terus berkurang meskipun situasi ekonomi sedang penuh tantangan,” paparnya.

Dua skema

Menurut Yayan, mulai 2027 pola pelatihan kerja akan dibagi menjadi dua skema. Pelatihan dasar seperti memasak, tata rambut hingga keterampilan digital yang tidak memerlukan sertifikasi akan dilaksanakan oleh perangkat daerah lain, seperti Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Koperasi UKM, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Sosial dan Dinas lainnya.

“Disnaker akan fokus pada pelatihan berbasis kompetensi yang menghasilkan sertifikasi sehingga peserta memiliki daya saing lebih tinggi di dunia kerja,” tandasnya.

BACA JUGA  Menteri LH Apresiasi Kota Bandung dalam Penanganan Sampah

Selain itu sebut Yayan,  skema magang ke luar negeri juga diubah. Jika sebelumnya pemerintah terlebih dahulu melatih peserta secara massal sebelum diberangkatkan. Kini Disnaker memberikan subsidi langsung kepada calon peserta yang sudah dipastikan diterima oleh Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) untuk bekerja atau magang di luar negeri.

“Kami sekarang jemput bola. Ketika ada warga Bandung yang sudah siap berangkat melalui LPK, kami memberikan subsidi. Dengan begitu bantuan menjadi lebih tepat sasaran,” terangnya.

Masih terbuka

Yayan menilai, peluang kerja di luar negeri masih sangat terbuka. Perubahan pola tersebut dilakukan setelah evaluasi menunjukkan banyak peserta pelatihan sebelumnya batal berangkat karena berbagai faktor, termasuk kendala dari keluarga.

Disnaker juga mengubah konsep penyelenggaraan job fair. Jika sebelumnya dipusatkan di satu tempat, kini kegiatan tersebut akan berpindah-pindah ke kecamatan yang memiliki kebutuhan tenaga kerja tinggi sehingga lebih dekat dengan masyarakat.

“Selain itu, pelaksanaan job fair kini diperkuat melalui sistem daring menggunakan aplikasi New Bimma. Melalui platform tersebut, pencari kerja dapat melamar pekerjaan tanpa harus datang langsung ke lokasi, sedangkan perusahaan tetap difasilitasi untuk melakukan proses rekrutmen secara terpusat,” bebernya.

BACA JUGA  Pemkot Bandung Tuntaskan TBC, Stunting, dan Sanitasi

Sistem online

Saat ini kata Yayan, tercatat sekitar 20 perusahaan membuka lebih dari 2.492 lowongan kerja melalui New Bimma. Di luar itu, tersedia pula sekitar 1.792 lowongan dari platform nasional yang dapat diakses masyarakat.

Hal ini dilakukan untuk mempertemukan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja dengan masyarakat yang mencari pekerjaan. Karena itu intensitas job fair ditingkatkan menjadi sebulan sekali dan pelaksanaannya dibuat lebih efisien melalui sistem online.

“Disnaker juga menghadirkan layanan Talent Hub secara gratis. Program ini memberikan tes minat dan bakat bersama psikolog sehingga pencari kerja dapat mengetahui bidang pekerjaan yang paling sesuai dengan potensi mereka,” jelasnya.

Yayan menginformasikan, saat ini  kebutuhan tenaga kerja di Kota Bandung masih didominasi sektor perdagangan, ritel, pemasaran (sales) hingga logistik dan ekspedisi.

Tekan pengangguran terbuka

Sementara sektor perhotelan masih relatif terbatas, meski kebutuhan kemampuan komunikasi dan public speaking tetap tinggi. Untuk tahun 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menargetkan tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 7,22 persen.

BACA JUGA  Delegasi Muda AAYF Tutup Forum Dengan Solidaritas 1955

Pelaksanaan job fair berbasis digital pun mendapat respons positif dari para pencari kerja. Salah seorang warga Kota Bandung, Resa mengaku proses melamar melalui aplikasi lebih praktis karena telah menyediakan tahapan awal sebelum wawancara.

“Lebih mudah lewat web. Jadi saat interview kita sudah tahu pertanyaan-pertanyaan awal yang sebelumnya diisi di aplikasi,” imbuhnya.

Rekruitmen daring

Hal senada disampaikan warga lainnya, Teguh yang baru mengikuti proses wawancara kerja. Dan sistem rekrutmen secara daring membuat proses pencarian kerja menjadi lebih efisien.

“Saya lebih enak melamar secara online. Tidak perlu keluar rumah hanya untuk mengirim lamaran. Datang cukup saat ada panggilan interview, jadi lebih menghemat waktu,” tandasnya. (zahra/M-01)

Related Posts

Menikmati Liburan Penuh Makna di Candi Prambanan dan Ratu Boko

KAWASAN destinasi Taman Wisata Candi Borobudur, Candi Prambanan dan Keraton Ratu Boko menghadirkan liburan nyaman penuh makna untuk pengalaman wisata yang memadukan kekayaan warisan budaya, kreativitas seni, hingga aktivitas interaktif…

Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

LURAH Condongcatur, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta berinisial RCS, ditetapkan menjadi tersangka kasus penyalahgunaan tanah kas desa (TKD) Kalurahan Condongcatur di dua tempat kejadian perkara. Dalam kasus penyalahgunaan tanah kas…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Pemkot Bandung Bangun 220 Titik Pengolahan Sampah Berbasis Kewilayahan 

  • July 1, 2026
Pemkot Bandung Bangun 220 Titik Pengolahan Sampah Berbasis Kewilayahan 

KAI Logistik Catat Pertumbuhan Angkutan Reefer Berbasis KA Lebih dari 30%

  • July 1, 2026
KAI Logistik Catat Pertumbuhan Angkutan Reefer Berbasis KA Lebih dari 30%

Perluas Kesempatan Kerja, Disnaker Bandung Siapkan Tiga Strategi Baru

  • July 1, 2026
Perluas Kesempatan Kerja, Disnaker Bandung Siapkan Tiga Strategi Baru

Meksiko Mantap Melangkah ke Babak 16 Besar

  • July 1, 2026
Meksiko Mantap Melangkah ke Babak  16 Besar

Prancis Benamkan Swedia, Norwegia Redam Pantai Gading

  • July 1, 2026
Prancis Benamkan Swedia, Norwegia Redam Pantai Gading

Menikmati Liburan Penuh Makna di Candi Prambanan dan Ratu Boko

  • June 30, 2026
Menikmati Liburan Penuh Makna di Candi Prambanan dan Ratu Boko