Rembesan Air Lumpur Lapindo Muncul Lagi, Kementerian PU Pastikan Aman

WARGA di sekitar area peluapan lumpur Lapindo kembali diselimuti rasa khawatir menyusul munculnya rembesan air di sekitar kawasan tanggul.

Kekhawatiran itu didasari oleh trauma masa lalu atas tragedi jebolnya tanggul lumpur yang pernah terjadi beberapa tahun silam.

​Nico, salah seorang warga setempat, mengungkapkan bahwa rembesan ini dikhawatirkan mengancam beberapa wilayah desa terdekat.

​”Tentu kami khawatir Mas, berkaca pada tragedi beberapa tahun yang lalu. Rembesan ini mengancam wilayah Desa Gempolsari, Glagaharum, dan yang paling dekat dari sini adalah Kali Tengah. Kami berharap rembesan ini bisa segera ditanggulangi oleh pihak terkait agar tidak terjadi tanggul jebol lagi,” ujar Nico saat diwawancarai di lokasi, Senin sore (22/6).

Pernah ditangani

Kementerian Pu meninjau rembesan air di sekitar kawasan tanggul lumpur Lapindo. (Dok/Otw)

​Menanggapi keluhan warga, Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum (PU),  Nalvian, memberikan klarifikasi. Ia menjelaskan bahwa fenomena rembesan di titik tersebut sebenarnya bukan hal baru dan sudah pernah ditangani sebelum 2024.

BACA JUGA  Hujan Es dan Angin Kencang Landa Sidoarjo

​”Sebelum 2024 memang sempat ada rembesan, lalu pada 2024 sudah kami tanggulangi. Kami membangun outflow untuk mengarahkan aliran rembesan tersebut dan membuangnya ke wilayah Jetty (kanal pembuangan),” terang Nalvian.

​Namun, Nalvian tidak menampik bahwa saat ini kembali terjadi perubahan kondisi alam di lokasi tersebut. Kondisi tanah yang labil dan ambles (subsidence) menyebabkan material lumpur menyumbat saluran pipa pembuangan yang telah dibangun, sehingga air kembali meluap.

​”Tanah di lokasi ini mengalami subsidence atau penurunan, yang kemudian mengakibatkan pipa pembuangan tersumbat material lumpur. Karena tersumbat, airnya meluap lagi. Tapi pada dasarnya, ini sudah kami petakan dan saat ini sedang dalam proses perbaikan serta pengarahan kembali aliran airnya,” tambahnya.

BACA JUGA  Tim DVI Polda Jatim Identifikasi 50 Korban Ponpes Al Khoziny

Elevasi tanggul

Kementerian Pu meninjau rembesan air di sekitar kawasan tanggul lumpur Lapindo. (Dok/Otw)

​Nalvian juga menjelaskan bahwa elevasi tanggul di titik rembesan tersebut memang tercatat lebih rendah dibandingkan area lain.

“Elevasi di titik yang kemarin sempat meluap itu sekitar 8,9. Sementara di sisi lainnya sudah mencapai 10,3. Jadi, titik itu memang termasuk yang elevasinya rendah, makanya saat ini kami prioritaskan untuk peninggian dan pengamanan tanggul,” ujar Nalvian.

​Terkait kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem atau hujan deras yang kerap memicu banjir di wilayah Sidoarjo dan Surabaya, Kementerian PU menegaskan telah memiliki sistem pemantauan indikator air yang ketat di setiap infrastruktur penampung air atau waduk.

​”Kami memiliki indikator dan parameter yang jelas untuk memantau volume air; mulai dari batas level Normal, Waspada, Siaga, hingga level yang dinilai Membahayakan. Kementerian PU terus mengendalikan dan memastikan agar kondisi elevasi air tetap berada pada batas normal dan aman,” tegas Nalvian.

BACA JUGA  Tagih Utang, Sepasang Kekasih Nekat Bawa Lari Batita 1,6 Tahun

Tidak panik

​Pihak Kementerian PU pun mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar aliran tanggul, untuk tetap tenang dan tidak panik dalam menyerap informasi yang beredar.

Kementerian PU memastikan penanganan di lapangan terus berjalan guna menjamin keamanan warga. (OTW/A-01)

Admin

Related Posts

Bupati Kabupaten Bandung Minta Pelaku Penyekapan segera Ditangkap

BUPATI Kabupaten Bandung, Dadang Supriatna mengaku prihatin dengan aksi penyekapan dan penganiayaan yang dialami Yunita (29) selama tiga tahun, warga Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung. Hal itu diungkapkannya saat menjenguk Yunita,…

Pemkot Bandung Percepat Tata  Infrastruktur Kabel Udara

PEMERINTAH Kota Bandung terus mempercepat penataan infrastruktur di berbagai wilayah. Setelah penataan kawasan Jalan Asia Afrika, kabel udara di ruas Jalan Veteran dan Jalan Tera akan dipotong pekan ini. Wali…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Rembesan Air Lumpur Lapindo Muncul Lagi, Kementerian PU Pastikan Aman

  • June 22, 2026
Rembesan Air Lumpur Lapindo Muncul Lagi, Kementerian PU Pastikan Aman

Said Iqbal Pastikan tidak Ada PHK 4.000 Pekerja di PT Fengtay

  • June 22, 2026
Said Iqbal Pastikan tidak Ada PHK 4.000 Pekerja di PT Fengtay

Usut Alih Fungsi TKD, Kejari Sidoarjo Periksa Empat Perangkat Desa Damarsi

  • June 22, 2026
Usut Alih Fungsi TKD, Kejari Sidoarjo Periksa Empat Perangkat Desa Damarsi

Bupati Kabupaten Bandung Minta Pelaku Penyekapan segera Ditangkap

  • June 22, 2026
Bupati Kabupaten Bandung Minta Pelaku Penyekapan segera Ditangkap

Pemkot Bandung Percepat Tata  Infrastruktur Kabel Udara

  • June 22, 2026
Pemkot Bandung Percepat Tata  Infrastruktur Kabel Udara

Kemarau Diprediksi Lebih Kering, Jabar Tetap Optimistis Produksi Padi Naik

  • June 22, 2026
Kemarau Diprediksi Lebih Kering, Jabar Tetap Optimistis Produksi Padi Naik