Polisi Berkomitmen Usut Tuntas Kasus Temuan Senjata di Sekolah Swasta di Jaksel

POLRES Metro Jakarta Selatan berkomitmen akan terus menangani kasus temuan senjata di sebuah sekolah swasta di wilayah Pondok Pinang, Kebayoran Lama,  Jakarta Selatan.

Hal tersebut diungkapkan Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi Wibowo di Polres Metro Jakarta Selatan, Sabtu.

Joko mengatakan kepolisian masih mendalami kemungkinan adanya keterkaitan temuan senjata dengan sengketa yang tengah berlangsung antara pihak yayasan dan mantan ketua pengurus yayasan.

“Nah yang seperti itu nanti kita dalami lagi. Makanya, kami berawal dari pihak yayasan keterangannya nanti apa penjelasan yayasan tentunya di situ akan berkembang nanti,” ujarnya.

Legalitas senjata

Sejumlah senjata yang ditemukan di sebuah ruangan sekolah swasta di Jaksel. (Dok.Ist)

Terkait status legalitas senjata yang ditemukan di lingkungan sekolah, Joko mengatakan pihak kepolisian belum dapat memberikan kepastian apakah senjata tersebut memiliki dokumen resmi atau masa berlaku dokumennya masih aktif. “Kami belum bisa menyampaikan,” kata dia.

BACA JUGA  Bupati Minta Guru Awasi Penyalahgunaan Medsos oleh Anak Murid

Sebelumnya diberitakan bahwa Polres Metro Jakarta Selatan menemukan sebanyak 995 pucuk senjata berbagai jenis, termasuk  senapan angin, air soft gun, dan senjata api, beserta amunisi, aksesori senjata, dan alat pembuat peluru di dalam salah satu ruangan milik pengurus yayasan sekolah swasta itu yang berinisial IWD. Selain itu juga ditemukan VCD porno serta narkotika jenis sabu dan ganja.

Pihak yayasan pun meminta kepolisian melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap sejumlah ruangan di sekolah untuk memastikan tidak ada barang berbahaya lain yang masih tersimpan di lokasi tersebut.

Tidak ada kegiatan ekskul

Dari hasil penyelidikan sementara, kepolisian menegaskan tidak ada ekstrakurikuler (ekskul) menembak di sekolah “Tidak. Saya rasa tidak ada kaitan dengan ekskul,” kata AKP Joko Adi Wibowo

BACA JUGA  Ditresnarkoba Polda Jawa Tengah Musnahkan 26 Kg Sabu

Dia mengatakan pihaknya masih mendalami kegunaan senjata di sekolah tersebut, untuk kebutuhan pembelajaran atau lainnya.

Senada, pengurus yayasan sekolah swasta tersebut juga menegaskan tidak ada kegiatan ekskul menembak.

“Kami informasikan, berdasarkan informasi dari para guru-guru yang sudah lama di sini, bahwa di sekolah ini tidak pernah ada ekstrakurikuler menembak,” kata kuasa hukum yayasan sekolah Hermawanto. (*/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

BKSPTIS dan Aptik Dorong Ekosistem Pendidikan Tinggi Berkeadilan

EKSPANSI penerimaan mahasiswa pada sejumlah PTN (Perguruan Tinggi Negeri) termasuk PTN berbadan hukum (PTNBH), perubahan regulasi yang berlangsung cepat, perbedaan fleksibilitas dalam pembukaan dan pengelolaan program studi, serta keterbatasan dukungan…

Takluk dari Atletico, Real Madrid Gagal Dekati Barcelona

REAL Madrid harus mengakui rival sekotanya Atletico Madrid. Dalam laga derby Madrid di Stadion Metropolitano, Real Madrid dipaksa takluk 1-2. Alejandro Grimaldo (pen-53) dan Jonathan David (59′) menjadi pencetak gol…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

BKSPTIS dan Aptik Dorong Ekosistem Pendidikan Tinggi Berkeadilan

  • September 22, 2026
BKSPTIS  dan Aptik Dorong Ekosistem Pendidikan Tinggi Berkeadilan

Baru Bebas 5 Bulan, Residivis Pengedar Sabu Kembali Ditangkap

  • September 22, 2026
Baru Bebas 5 Bulan, Residivis Pengedar Sabu Kembali Ditangkap

JNE Berangkatkan 1.200 Karyawan dan Keluarga Umrah

  • September 22, 2026
JNE Berangkatkan 1.200 Karyawan dan Keluarga Umrah

Sleman Sabet Dua Penghargaan Lomba Desa/Kampung Wisata 2026

  • September 22, 2026
Sleman Sabet Dua Penghargaan Lomba Desa/Kampung Wisata 2026

Perkuat Kesiapsiagaan Personel, Polda DIY Bangun Rumah Dinas Brimob

  • September 22, 2026
Perkuat Kesiapsiagaan Personel, Polda DIY Bangun  Rumah Dinas Brimob

Koling dan Darling Merapi Siap Manjakan Lidah Wisatawan dengan Kopi Lokal

  • September 22, 2026
Koling dan Darling Merapi Siap Manjakan Lidah Wisatawan dengan Kopi Lokal