Wagub DIY Minta Bidang Kesehatan Terus Dimoderasi

WAKIL Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X berharap dunia kesehatan di DIY, termasuk pendidikan kedokterannya terus dimoderasi.

Hal itu diungkapkan Sri Paduka — sapaan akrab KGPAA Paku Alam X — saat menerima audiensi  Panitia Kongres Nasional dan Pertemuan Ilmiah Nasional PPHI-PGI-PEGI 2026 pada Kamis di Gedhong Pareanom, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta. Sri Paduka menegaskan jika ilmu kesehatan sudah seharusnya terus dikembangkan.

“Kami di Pakualaman memang concern di pendidikan dan kesehatan. Dan kami berharap, lewat kongres nasional para ahli kesehatan penyakit dalam ini, dunia kesehatan di DIY bisa lebih termoderasi. Apalagi nanti saat kongres pasti banyak terjadi diskusi dan saling berbagi ilmu serta pengalaman,” tutur Sri Paduka.

Hak masyarakat

Sri Paduka pun berharap, semua hasil diskusi, paparan, maupun data keilmuan yang diperbincangkan dalam kongres nasional ini nanti dapat dipublikasi secara luas. Menurut Sri Paduka, publikasi keilmuan juga menjadi bagian dari upaya pemenuhan hak masyarakat akan informasi.

BACA JUGA  Kiat untuk mulai berhenti merokok di momen Ramadhan

“Kami tentu mengharapkan adanya diseminasi informasi. Bagaimana agar hasil kongres ini nantinya juga punya kemaslahatan lebih luas bagi masyarakat. Tentu agar jangkauannya lebih luas, bisa memanfaatkan media sosial maupun online,” imbuh Sri Paduka.

Wadah ilmiah

Ketua Panitia Kongres Nasional dan Pertemuan Ilmiah Nasional PPHI-PGI-PEGI 2026, dr. Putut Bayupurnama, SpPD, KGEH, FINASIM mengatakan, kongres nasional ini akan dihadiri oleh lebih dari 500 peserta, baik para dokter maupun mahasiswa kedokteran dari seluruh daerah di Indonesia. Kongres akan menghadirkan para pembicara ahli dari luar negeri.

“Kami berharap kongres nasional ini menjadi wadah ilmiah yang bermanfaat, serta meninggalkan kesan yang berharga bagi seluruh pihak yang terlibat. Dan sebagai tuan rumah, kami juga ingin memberi ruang bagi seluruh peserta untuk menikmati keindahan dan kekayaan budaya Yogyakarta,” imbuhnya.

BACA JUGA  Menekan Angka Kematian Ibu Lewat Deteksi Dini Sebelum Kehamilan

Putut mengungkapkan, kongres ini melibatkan tiga organisasi profesi medis di Indonesia yang berfokus pada bidang pencernaan, hati, dan endoskopi gastrointestinal, yakni Perhimpunan Endoskopi Gastro-intestinal Indonesia (PEGI), Perkumpulan Gastroenterologi Indonesia (PGI), dan Perhimpunan Peneliti Hati Indonesia (PPHI). Kongres nasional ini akan dilaksanakan pada 23-26 Juli 2026 di The Alana Hotel & Convention Center, Yogyakarta.

“Kegiatan ini mengusung tema ‘Challenges and Innovations in Gastroenterohepatology: From Research to Clinical Practice’. Di mana kasus di bidang Gastroentero-Hepatologi semakin meningkat, sementara tidak sedikit yang masih menghadapi tantangan dalam penegakan diagnosis dan tata laksana.”

“Karenanya, kegiatan ilmiah ini diselenggarakan sebagai sarana memperluas wawasan sekaligus memperkuat penerapan klinis di bidang Gastroentero-Hepatologi,” paparnya.

BACA JUGA  Rayakan Hari Donor Darah Sedunia, Lemonilo Berkomitmen Jaga Kesehatan Masyarakat

Perbaharui keterampilan

Menurut Putut, perkembangan ilmu kesehatan yang begitu pesat menuntut para klinisi untuk terus memperbarui pengetahuan serta keterampilan, dengan pendekatan yang holistik dan komprehensif.

Dan kegiatan ini juga tidak hanya membahas isu terkini melalui workshop, plenary lecture, symposium, post graduate course, pameran obat farmasi serta alat kesehatan, tetapi juga memberikan kesempatan untuk mempresentasikan hasil penelitian para peserta dari seluruh cabang dalam bentuk makalah bebas oral maupun poster. (AGT/M-01)

Related Posts

Polda DIY Pastikan 32 Peserta Aksi yang Diamankan sudah Dipulangkan

KEPOLISIAN Daerah Istimewa Yogyakarta menyampaikan perkembangan terbaru terkait situasi kamtibmas pascaaksi demo masyarakat di kawasan Gedung DPRD DIY pada Selasa malam. Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan,  menjelaskan situasi…

Polda Jateng Bongkar Jaringan Judi Togel Lintas Wilayah

Polda Jawa Tengah mengungkap jaringan perjudian jenis togel yang beroperasi di Kabupaten Demak, Kabupaten Grobogan, dan Kota Semarang. Pengungkapan ini menyasar sejumlah peran dalam praktik perjudian, mulai dari pengepul kupon,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Polresta Batang Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Penyerangan Rombongan Persib U-18

  • October 21, 2026
Polresta Batang Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Penyerangan Rombongan Persib U-18

Polda DIY Pastikan 32 Peserta Aksi yang Diamankan sudah Dipulangkan

  • October 21, 2026
Polda DIY Pastikan 32 Peserta Aksi yang Diamankan sudah Dipulangkan

Program Bagi HP Gratis Berisiko Jadi Beban Fiskal dan Boros Anggaran

  • October 21, 2026
Program Bagi HP Gratis Berisiko Jadi Beban Fiskal dan Boros Anggaran

Mahasiswa UNY Kembangkan E-Modul IPA Responsif Gender

  • October 20, 2026
Mahasiswa UNY Kembangkan E-Modul IPA Responsif Gender

Pulihkan Mental Pemain U-18, Persib Terus Lakukan Pendampingan

  • October 20, 2026
Pulihkan Mental Pemain U-18, Persib Terus Lakukan Pendampingan

Polda Jateng Bongkar Jaringan Judi Togel Lintas Wilayah

  • October 20, 2026
Polda Jateng Bongkar Jaringan Judi Togel Lintas Wilayah