
ERUPSI Gunung Anak Krakatau dipastikan belum mengganggu operasional penerbangan di sejumlah bandara. Meski begitu, semua maskapai diminta untuk tetap waspada dan mengutamakan keselamatan.
“Operasional bandara tetap berjalan normal,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F. Laisa.
Sebelumnya, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kemenhub menerima informasi dari Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta terkait aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
“Hingga saat ini tidak terdeteksi adanya abu vulkanik. Operasional penerbangan di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta tetap berjalan normal,” ujarnya.
Kendati demikian, pihaknya terus memantau dan berkoordinasi dengan BMKG, AirNav Indonesia, pengelola bandar udara, dan maskapai penerbangan guna memastikan keselamatan dan kelanjutan operasional penerbangan.
Mereka juga mengimbau seluruh maskapai penerbangan dan pemangku kepentingan penerbangan untuk tetap meningkatkan kewaspadaan.
Sebelumnya, Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda tercatat mengalami erupsi menerus dengan intensitas letusan tertinggi sepanjang 2026 yang berlangsung sejak Jumat (4/9) malam hingga Sabtu. (*/N-01)







