Saksi Kasus TKD Damarsi Sebut Kades Hadiri Syukuran Pembangunan Kos-kosan 

TIM penyidik Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo terus memperdalam penyidikan kasus dugaan korupsi pemanfaatan Tanah Kas Desa (TKD) Damarsi Kecamatan Buduran, Sidoarjo.

Terbaru, penyidik memeriksa saksi kunci atau “saksi mahkota” yang mengungkap fakta terkait keterlibatan perangkat desa sejak awal proyek kos-kosan itu.

​Pemeriksaan yang berlangsung pada Selasa (14/4) ini menandai babak baru dalam penanganan perkara.

Kasus yang semula berada dalam tahap penyelidikan kini telah naik ke tahap pemberkasan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) resmi berdasarkan Surat Perintah Operasi (Sprin-Op).

Korupsi berjamaah

Tim penyidik Seksi Intelijen Kejari Sidoarjo terus memperdalam penyidikan kasus dugaan korupsi pemanfaatan Tanah Kas Desa. (Dok.Ist)

​Pihak pelapor sekaligus tokoh masyarakat Damarsi, Alsuwari, menegaskan, perubahan fungsi lahan TKD menjadi tempat kos-kosan bukanlah kasus penyerobotan lahan oleh pihak ketiga. Perubahan fungsi lahan TKD disebutnya sebagai dugaan korupsi berjamaah.

BACA JUGA  KPK Ingatkan Pejabat Kemenag se-Jatim untuk tidak Korupsi

​”Kami ingin meluruskan narasi yang berkembang. Ini bukan penyerobotan tanah sepihak, tapi kuat dugaan merupakan konspirasi,” tegas Alsuwari, Selasa (14/4).

​Menurut Alsuwari, indikasi korupsi ini didasarkan pada temuan lapangan oleh Jaksa Intelijen. Yaitu menunjukkan adanya pengalihan fungsi aset negara tanpa prosedur yang sah.

​Dalam pemeriksaan tersebut, pelapor menghadirkan Mashuda, saksi mahkota yang bertindak sebagai penyuplai bahan bangunan proyek tersebut sejak Februari 2023.

Keterlibatan perangkat desa

Kepada penyidik, Mashuda membeberkan bahwa Kepala Desa (Kades) dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) mengetahui persis dimulainya proyek di atas lahan TKD tersebut.

​”Saat pembukaan lahan, ada acara syukuran dan doa bersama. Pak Lurah (Kades), Pamong, dan Ketua BPD saat itu (Sodikun) hadir di lokasi bersama pengembang,” kata Mashuda.

BACA JUGA  Kejagung Sudah Menyidik Gula Impor sejak Tahun lalu

​Keterlibatan perangkat desa dalam seremoni tersebut mematahkan argumen jika desa tidak mengetahui adanya pembangunan belasan unit rumah kos di atas aset milik negara itu.

​Selain Kades dan pengembang, pihak pelapor juga menyoroti peran BPD Damarsi yang dinilai mandul dalam menjalankan fungsi pengawasan. Alsuwari menduga ada keterlibatan kolektif yang menyebabkan aset desa beralih fungsi menjadi bisnis komersial pribadi.

​”Kami menduga adanya keterlibatan Pemdes dan pengembang, serta kelalaian BPD yang tidak berfungsi sebagai pengawas sebagaimana mestinya,” kata Alsuwari.

Pendalaman materi

​Saat ini, tim penyidik Kejari Sidoarjo masih melakukan pendalaman materi BAP dari sejumlah saksi. Langkah selanjutnya adalah menentukan jadwal pemeriksaan saksi-saksi tambahan guna memperkuat alat bukti.

BACA JUGA  IM 57 Satukan Nusantara Melawan Korupsi

Pihak kejaksaan tengah menggodok penentuan calon tersangka yang harus bertanggung jawab atas kerugian aset negara dalam kasus TKD Damarsi ini. (OTW/A-01)

Admin

Related Posts

Walhi Jabar Nilai Pemkab Bandung Gagal Atasi Bencana Banjir 

BENCANA banjir dan longsor yang terus melanda Kabupaten Bandung, Jawa Barat mengundang keprihatinan dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jabar. Walhi menilai jika saat ini wilayah Kabupaten Bandung sedang berada…

Zero TB Yogyakarta Gelar ACF di Gunungkidul

DINAS Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta bersama Zero TB Yogyakarta menggelar ACF (Active Case Finding)  untuk menemukan kasus tuberkulosis atau TBC di Gunungkidul. Kegiatan ACF yang dilakukan Zero TB…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Saksi Kasus TKD Damarsi Sebut Kades Hadiri Syukuran Pembangunan Kos-kosan 

  • April 14, 2026
Saksi Kasus TKD Damarsi Sebut Kades Hadiri Syukuran Pembangunan Kos-kosan 

Hara Hachi Bu, Prinsip Berhenti Makan Sebelum Kenyang

  • April 14, 2026
Hara Hachi Bu, Prinsip Berhenti Makan Sebelum Kenyang

Timnas Indonesia Gasak Timor Leste, Vietnam Cukur Malaysia

  • April 13, 2026
Timnas Indonesia Gasak Timor Leste, Vietnam Cukur Malaysia

Lewat Autism Awarness Day, Masyarakat Diharap Hapus Stigma Autisme

  • April 13, 2026
Lewat Autism Awarness Day, Masyarakat Diharap Hapus Stigma Autisme

Walhi Jabar Nilai Pemkab Bandung Gagal Atasi Bencana Banjir 

  • April 13, 2026
Walhi Jabar Nilai Pemkab Bandung Gagal Atasi Bencana Banjir 

Zero TB Yogyakarta Gelar ACF di Gunungkidul

  • April 13, 2026
Zero TB Yogyakarta Gelar ACF di Gunungkidul