Bidang Ilmu Kimia UGM Masuk Peringkat 2 Nasional

BIDANG Ilmu Kimia UGM menurut lembaga pemeringkat QS WUR (World University Rankings) by Subject 2026 berada di peringkat 451-500 dunia.

Di tingkat nasional, Bidang Ilmu Kimia UGM berada di peringkat 2 setelah ITB (351-400 dunia). Disusul Unair (451-500), UI (551-600) dan ITS (601-700).

Wakil Dekan Bidang Penelitian dan Kerja Sama Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UGM, Dr.rer.nat. Wiwit Suryanto, S.Si., M.Si., menilai capaian tersebut merupakan indikator positif atas kualitas akademik yang telah dibangun, meskipun masih memerlukan penguatan berkelanjutan untuk meningkatkan posisi di masa mendatang.

“Secara global, posisi ini masih tergolong sangat baik dan masuk kelompok atas. Namun, capaian ini juga menjadi tantangan bagi kami untuk terus meningkatkan reputasi dan kualitas,” ujarnya, Senin (13/4).

BACA JUGA  Batako Bawono dari Kotoran Sapi Andalan Padukuhan Kulwaru

Mobilitas universitas global

Dikatakan lanskap persaingan di bidang ilmu kimia kini semakin kompleks seiring berkembangnya teknologi dan meningkatnya mobilitas institusi pendidikan tinggi global.

Kehadiran perguruan tinggi luar negeri yang membuka program di Indonesia turut memperluas arena kompetisi, sehingga mendorong perguruan tinggi dalam negeri untuk semakin adaptif dan inovatif.

“Persaingan tidak hanya datang dari dalam negeri, tetapi juga dari institusi luar negeri yang mulai membuka cabang di Indonesia,” jelasnya.

Dalam merespons dinamika tersebut, FMIPA UGM terus memperkuat kurikulum berbasis standar internasional. Upaya ini dilakukan untuk memastikan bahwa kompetensi lulusan tetap relevan dengan kebutuhan industri global yang terus berkembang.

“Dengan kurikulum berstandar internasional, lulusan kami memiliki peluang besar untuk bersaing dan bekerja di perusahaan global,” tambahnya.

BACA JUGA  UGM Resmi Tetapkan 16 Anggota MWA Terpilih

Visibilitas riset

Wiwit menekankan bahwa reputasi akademik menjadi komponen paling dominan dalam penilaian pemeringkatan global. Oleh karena itu, peningkatan kualitas dan visibilitas riset menjadi prioritas utama pengembangan.

Hal ini diwujudkan melalui dorongan terhadap penelitian yang bersifat frontier dan state-of-the-art, serta memiliki dampak luas bagi pengembangan ilmu pengetahuan.

“Reputasi akademik merupakan faktor paling menentukan dalam pemeringkatan, sehingga kami terus mendorong peningkatan kualitas penelitian,” ungkapnya.

Menurut dia penelitian dengan kualitas tinggi dan tingkat sitasi yang baik akan meningkatkan pengakuan global terhadap program studi. “Penelitian yang state-of-the-art dan berdampak tinggi akan memperkuat pengakuan internasional terhadap Ilmu Kimia UGM,” imbuhnya.

Serapan lulusan di dunia kerja

Selain indikator akademik, capaian lulusan dan kontribusi alumni juga menjadi faktor penting dalam membangun reputasi program studi.

BACA JUGA  Cek Kesehatan Gratis Bisa Jadi Bom Waktu Bagi Rumah Sakit

Tingginya tingkat serapan lulusan di dunia kerja menunjukkan relevansi kompetensi yang dimiliki dengan kebutuhan industri.

Ke depan, segenap FMIPA UGM tidak hanya berfokus pada peningkatan publikasi ilmiah, tetapi juga mendorong hilirisasi hasil riset agar dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Transformasi riset menjadi produk inovatif dinilai penting untuk memperkuat kontribusi institusi dalam menjawab berbagai persoalan aktual.  (AGT/M-01)

Related Posts

Wabup Sleman Dorong Kampus Lahirkan Lulusan Berkarakter

WAKIL Bupati Sleman, Danang Maharsa, mengingatkan pentingnya perguruan tinggi untuk terus beradaptasi di tengah pesatnya perkembangan teknologi, digitalisasi, dan dinamika dunia kerja. Menurutnya, pendidikan tidak cukup hanya membekali pengetahuan akademis.…

Advokat yang Memahami Hukum Keluarga Islam Makin Dibutuhkan

MESKI jumlah advokat di Indonesia sudah sangat banyak, advokat yang memahami hukum keluarga Islam makin dibutuhkan. Apalagi saat ini, permasalahan yang terkait dengan kasus-kasus perceraian, waris, wasiat dan sebagainya semakin…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Menkeu Suahasil Berkomitmen Jaga APBN dan Stabilitas Perekonomian

  • September 15, 2026
Menkeu Suahasil Berkomitmen Jaga APBN dan Stabilitas Perekonomian

TNI AL Siap Kawal Kapal Induk Garibaldi saat Masuk ALKI I

  • September 15, 2026
TNI AL Siap Kawal Kapal Induk Garibaldi saat Masuk ALKI I

Tangkap Tangan Dirjen ATR/BPN, KPK Sita Uang Ratusan Miliar

  • September 15, 2026
Tangkap Tangan Dirjen ATR/BPN, KPK Sita Uang Ratusan Miliar

Normalisasi Melanggengkan Kekerasan di Lingkungan Kampus

  • September 15, 2026
Normalisasi Melanggengkan Kekerasan di Lingkungan Kampus

Dari Noken Papua hingga Batik Jawa Hiasi Etelase Nusantara di Panggung MTQ Nasional 2026

  • September 14, 2026
Dari Noken Papua hingga Batik Jawa Hiasi Etelase Nusantara di Panggung MTQ Nasional 2026

Pameran MTQ Nasional di Jateng Catat Transaksi sekitar Rp500 Juta per Hari

  • September 14, 2026
Pameran MTQ Nasional di Jateng Catat Transaksi sekitar Rp500 Juta per Hari