
KAPOLRES Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly mengatakan sebanyak 500 unit kios dilaporkan terbakar dalam insiden kebakaran hebat di Pasar Taman Puring, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Kebakaran dilaporkan terjadi Senin (28/7) sekitar pukul18.02 WIB saat warga melihat asap dan api muncul di tengah area pasar. Api menyebar cukup cepat dan melalap kios-kios di sekitarnya.
“Api mudah menjalar dan sulit dipadamkan karena bahan yang terdapat di dalam Pasar Taman Puring mudah terbakar,” kata Kombes Nicolas.
Api berhasil dilokalisir pukul 19.53 WIB setelah proses pemadaman berlangsung selama dua jam. Sebanyak 34 unit mobil pemadam kebakaran dan 115 personel Gulkarmat Jakarta Selatan dikerahkan untuk memadamkan api.
Dugaan awal penyebab kebakaran, api berasal dari salah satu kios yang telah tutup. Ada kemungkinan korsleting listrik. “Investigasi lebih lanjut masih berlangsung,” jelasnya.
Area Pasar Puring yang padat dan rapat memudahkan menjalarnya api. Kebakaran hebat tersebut berdampak pada kemacetan dan berhentinya operasional Trans Jakarta Koridor 13 rite 13 B dan L13E.
Dalam video yang beredar, banyak penumpang Trans Jakarta turun di jembatan yang di bawahnya terjadi kebakaran Pasar Taman Puring. Mereka berjalan kaki menuju halte berikutnya untuk bisa keluar dari jembatan fly over.
Dinas Gulkarmat menyebut tidak menemukan korban jiwa hingga seluruh api bisa dipadamkan.
Pasar tersebut pernah mengalami kebakaran pada 2002 dan 2005. Namun berdasarkan pengakuan pedagang, kebakaran 2025 merupakan terbesar dan paling parah. (*/S-01)








