Satgas Preemtif Polda Jateng Gencarkan Binluh Kamseltibcarlantas

SELAMA  pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi 2026, Satgas Preemtif dari Ditbinmas Polda Jateng terus membangun budaya tertib berlalu lintas melalui pendekatan edukatif yang menyentuh berbagai lapisan masyarakat.

Kegiatan difokuskan pada penanaman disiplin sejak dini bagi pelajar serta penguatan kesadaran masyarakat di ruang-ruang publik.

Kegiatan pertama dilaksanakan di SD Bina Amal, Jalan Kyai Saleh, Kota Semarang. Dalam kegiatan tersebut, personel kepolisian hadir tidak hanya sebagai pengawas, tetapi juga sebagai sahabat bagi para siswa.

Mulai dari menjadi inspektur upacara hingga berinteraksi langsung melalui metode bermain dan simulasi sederhana, petugas mengajak siswa memahami pentingnya penggunaan helm serta menyeberang di tempat yang aman.

Pemahaman kolektif

Dok.Ist

“Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab kita bersama. Melalui interaksi dan tanya jawab yang ceria ini, kami ingin adik-adik siswa SD Bina Amal memiliki kesadaran tertib berlalu lintas sejak dini agar terhindar dari risiko kecelakaan,” ujar AKP Agus Dhermawan di sela kegiatan.

BACA JUGA  Polda Jateng Tegaskan Rekrutmen Polri Bersih di SIPSS 2026

Tidak berhenti di lingkungan sekolah, Satgas Preemtif melanjutkan kegiatan dengan menyasar Pasar Bulu, Kota Semarang.

AKBP Wawan Purwanto berharap rangkaian kegiatan preemtif tersebut mampu menciptakan pemahaman kolektif bahwa tertib berlalu lintas bukan karena takut kepada petugas, melainkan sebagai kebutuhan demi keselamatan bersama.

“Dengan menyentuh aspek psikologis dan edukasi, diharapkan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas dapat terus ditekan secara signifikan,” ujarnya.

Paham aturan

Dok.Ist

Kegiatan ini mendapat sambutan dari pengelola pasar. Kepala Pasar Bulu, Suratno, menyampaikan apresiasi atas inisiatif kepolisian yang turun langsung mengedukasi warga pasar.

“Kami sangat mengapresiasi upaya Ditbinmas Polda Jateng. Kehadiran petugas yang menyapa pedagang dan tukang parkir secara langsung sangat efektif. Hal ini membantu warga pasar lebih paham aturan tanpa merasa takut, sehingga mereka lebih peduli pada keselamatan saat berangkat maupun pulang dari pasar,” ungkapnya.

BACA JUGA  Kapolri Resmikan 32 dan Groundbreaking 27 SPPG di Jateng

Menanggapi rangkaian kegiatan tersebut, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menegaskan bahwa edukasi menjadi kunci utama keberhasilan operasi.

“Kegiatan Binluh di sekolah maupun di pasar tradisional merupakan wujud nyata pendekatan humanis Polri. Kami ingin memastikan pesan keselamatan ini menjangkau seluruh elemen masyarakat, dari anak sekolah hingga masyarakat ekonomi produktif di pasar,” tutur Kombes Pol Artanto di Mapolda Jateng.

Lebih disiplin

Ia menambahkan, pendekatan preemtif yang dilakukan secara berkelanjutan akan membentuk karakter masyarakat yang disiplin.

“Harapan kami, masyarakat Jawa Tengah tidak hanya patuh karena sedang ada operasi, tetapi menjadikannya sebagai gaya hidup. Mari kita jaga keselamatan diri dan orang lain, karena ada keluarga yang menanti kepulangan kita dengan selamat di rumah,” pungkasnya. (Htm/N-01)

BACA JUGA  Marak Penipuan Modus QRIS, Regulator Harus Gencarkan Edukasi dan Deteksi

Dimitry Ramadan

Related Posts

Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

LURAH Condongcatur, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta berinisial RCS, ditetapkan menjadi tersangka kasus penyalahgunaan tanah kas desa (TKD) Kalurahan Condongcatur di dua tempat kejadian perkara. Dalam kasus penyalahgunaan tanah kas…

Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

DIREKTORAT Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Jawa Tengah mengungkap sejumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Salah satunya dugaan kekerasan fisik dan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Menikmati Liburan Penuh Makna di Candi Prambanan dan Ratu Boko

  • June 30, 2026
Menikmati Liburan Penuh Makna di Candi Prambanan dan Ratu Boko

Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

  • June 30, 2026
Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

  • June 30, 2026
Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

Polda Jateng Berhasil Ungkap 75 Kasus 3C Selama Juni 2026

  • June 30, 2026
Polda Jateng Berhasil Ungkap 75 Kasus 3C Selama Juni 2026

Dinyatakan Bersalah, Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun

  • June 30, 2026
Dinyatakan Bersalah, Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun

TP PKK Jabar Bertekad Entaskan Stunting dan Lindungi Perempuan-Anak

  • June 30, 2026
TP PKK Jabar Bertekad Entaskan Stunting dan Lindungi Perempuan-Anak