Ajang Jayantara Priangan Timur Diharap Dorong UMKM Naik Kelas

PEMERINTAH Kabupaten Tasikmalaya bersama kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Tasikmalaya Jawa Barat menggelar event Jayantara guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah di wilayah Priangan Timur.

Kegiatan tersebut dilakukan Jumat-Minggu (24-26/7) di Komplek perkantoran Bupati Tasikmalaya hingga Alun-alun Kecamatan Manonjaya.

Ajang itu kebetulan bersaman dengan perayaan Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya ke-394 yang bertema “Nyorang Masa Tasik Raharja. Tujuannya untuk membangkitkan ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar naik kelas hingga perluas pasar global.

Serap tenaga kerja

Pemkab Tasikmalaya bersama BI Tasikmalaya Jabar menggelar Jayantara guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah di wilayah Priangan Timur. (Dok.Ist)

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya, Laura Rulida Eka Sari Putri mengatakan, pelaku UMKM memiliki peran strategis menopang ketahanan, pertumbuhan ekonomi karena sekarang ada sekitar 66 juta unit usaha memberikan kontribusi lebih dari 60 persen terhadap produk domestik bruto dan menyerap sekitar 117 juta tenaga kerja.

BACA JUGA  Dari Noken Papua hingga Batik Jawa Hiasi Etelase Nusantara di Panggung MTQ Nasional 2026

“Salah satu peran UMKM yakni mendorong pertumbuhan ekonomi,  memperluas kesempatan kerja, menjaga daya beli, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Masalahnya di tengah transformasi digital dan dinamika perekonomian global yang semakin cepat pelaku usaha dituntut tidak hanya mampu meningkatkan kapasitas produksi, tapi memperkuat kualitas dan konsistensi produk,” ujar, Laura Rulida Eka Sari Putri, Minggu (26/7/2026)

Menurut Laura, Bank Indonesia mendorong pengembangan UMKM melalui pendekatan terintegrasi, end to end, dan berkelanjutan, dari mulai peningkatan kapasitas, kualitas produk, akses pembiayaan, perluasan pasar, digitalisasi transaksi pembayaran.

Program akselerasi

Pemkab Tasikmalaya bersama BI Tasikmalaya Jabar menggelar Jayantara guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah di wilayah Priangan Timur. (Dok.Ist)

Di Priangan Timur pendekatan tersebut antara lain diwujudkan melalui exporeza sebagai program akselerasi bagi UMKM menuju pasar ekspor.

“UMKM tidak berhenti pada tahap tumbuh, tapi mampu naik kelas, memperluas skala usaha dan masuk ke rantai nilai yang lebih tinggi salah satunya ditunjukkan oleh Kelompok Kopi Bunar yang  berhasil memperoleh cupping score 87 dalam merealisasikan ekspor perdana sebanyak satu ton kopi ke Jepang.”

BACA JUGA  BRI komitmen buka akses pendanaan pada pelaku usaha ultra mikro

“Produk unggulan memiliki kualitas dan potensi menembus pasar internasional didukung dengan peningkatan kapasitas konsisten, standardisasi produk, perluasan jejaring, kolaborasi kuat antarpemangku kepentingan,” katanya.

Kembalikan identitas daerah

Sementara itu, Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin mengatakan, perayaan tahun ini menjadi momentum emas untuk melambungkan kembali identitas budaya dan ekonomi daerah dengan mengangkat potensi kriya dan kuliner khas unggulan.

“Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya tahun ini menjadi momentum kebangkitan, karena kemarau hasil tani menurun hingga kita berinisiatif mengenalkan produk batik khas Sukapura yang dikenal sebagai ‘batik para raja dan Opak khas Tasikmalaya. Melalui festival khusus, kita juga menargetkan masuk rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI),” katanya.

BACA JUGA  Jaga Stabilitas Harga, Polres dan Pemda Tasikmalaya Gelar Pangan Murah

Menurutnya, ratusan UMKM berbagai sektor mulai kuliner, hasil pertanian dan peternakan, kerajinan tangan, diberikan wadah khusus dan pemerintah daerah juga membagi zonasi lapak secara tertata.

Semua diisi UMKM binaan khusus Bank Indonesia Tasikmalaya dan Pemkab Tasikmalaya.  Adapun di luar perkantoran dipenuhi  para pelaku usaha mikro dari masyarakat sekitar lokasi.

“UMKM adalah tulang punggung ekonomi kita dan di Hari Jadi ini mereka kita berikan ruang pameran, pelatihan dan akses pasar. Kami berharap mereka bisa naik kelas dan berkembang serta menyerap lebih banyak tenaga kerja dan UMKM kuat, Tasikmalaya pasti kuat,” pungkasnya. (Yey/M-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Sri Sultan Persilakan Demo Asal tidak Merusak

GUBERNUR DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mempersilakan masyarakat yang akan menyampaikan aspirasinya pada Rabu (28/10) dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda. “Kebebasan menyampaikan aspirasi tidak boleh dibatasi, tetapi juga…

OJK Perketat Pengawasan Pasar Modal

OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) memperkuat stabilitas dan integritas pasar modal Indonesia melalui tiga kebijakan strategis, yakni memperpanjang kebijakan pembelian kembali saham (buyback) tanpa persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) hingga…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Turnamen Mini Soccer Cendrawasih Karsa Media Cup 2026, Perkuat Tradisi Kompetisi Antarmedia

  • October 27, 2026
Turnamen Mini Soccer Cendrawasih Karsa Media Cup 2026, Perkuat Tradisi Kompetisi Antarmedia

Sri Sultan Persilakan Demo Asal tidak Merusak

  • October 27, 2026
Sri Sultan Persilakan Demo Asal tidak Merusak

The Longest Wait, Film Kisah di Balik Perjalanan Timnas Indonesia Resmi Tayang

  • October 27, 2026
The Longest Wait, Film Kisah di Balik Perjalanan Timnas Indonesia Resmi Tayang

OJK Perketat Pengawasan Pasar Modal

  • October 27, 2026
OJK Perketat Pengawasan Pasar Modal

Polda Jateng Ajak Masyarakat Jaga Persatuan meski Berbeda Pandangan

  • October 27, 2026
Polda Jateng Ajak Masyarakat Jaga Persatuan meski Berbeda Pandangan

PTN Diminta Perkuat Sinergi dengan Pemerintah dan Industri

  • October 27, 2026
PTN Diminta Perkuat Sinergi dengan Pemerintah dan Industri