Perluas Kemitraan, Kalog Express Dorong Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

KAI Logistik (Kalog) terus memperkuat perannya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui pengembangan ekosistem logistik yang inklusif. Salah satunya diwujudkan melalui program kemitraan Kalog Express, yang hingga saat ini telah berkembang menjadi 264 titik kemitraan yang tersebar di berbagai wilayah operasional KAI Logistik di Jawa, Bali dan Sumatera Selatan (Sumsel).

Program kemitraan tersebut membuka kesempatan bagi masyarakat untuk membangun usaha di sektor logistik dengan memanfaatkan jaringan, sistem, dan dukungan operasional perusahaan. Selain memperluas akses layanan pengiriman bagi pelanggan, program ini juga menjadi salah satu bentuk pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penciptaan peluang usaha dan sumber penghasilan yang berkelanjutan.

Manager of Public Relations Kalog, Adjeng Putri Adhatu menyatakan, kemitraan merupakan strategi perusahaan untuk menghadirkan manfaat ekonomi yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Pihaknya percaya bahwa pertumbuhan bisnis harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA  Kinerja Volume PT KAI Logistik Naik 26% di Triwulan III

Usaha sendiri

“Melalui program kemitraan Kalog Express, kami membuka kesempatan bagi masyarakat untuk memiliki usaha sendiri dengan dukungan ekosistem logistik yang telah terbangun. Sehingga mereka dapat memperoleh penghasilan sekaligus berkontribusi dalam memperluas layanan logistik nasional,” terangnya.

Menurut Adjeng, program ini sejalan dengan implementasi Asta Cita Pemerintah, khususnya dalam memperkuat kewirausahaan, menciptakan lapangan kerja berkualitas, serta mendorong pemerataan pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah. Di sisi lain, pengembangan kemitraan Kalog Express juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8.

Pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, melalui penciptaan peluang usaha dan peningkatan pendapatan masyarakat, SDG 17, Kemitraan untuk mencapai tujuan, melalui kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat dalam membangun ekosistem logistik yang berkelanjutan.

“Melalui skema kemitraan tersebut, mitra memperoleh berbagai dukungan mulai dari pendampingan dan pelatihan bisnis, penggunaan sistem digital yang terintegrasi, hingga akses ke jaringan operasional perusahaan yang tersebar luas,” tuturnya.

BACA JUGA  Komitmen KAI Logistik Wujudkan Ekosistem Logistik Lebih Hijau

Potensi komisi

Mitra sebut Adjeng, juga berkesempatan memperoleh potensi komisi yang kompetitif, menjalankan usaha secara mandiri, serta memanfaatkan prospek industri logistik yang terus bertumbuh dengan dukungan kredibilitas Kalog sebagai bagian dari ekosistem BUMN.

Selain itu, layanan Kalog Express didukung oleh berbagai keunggulan operasional, seperti sistem digital yang memudahkan transaksi dan monitoring, jaringan operasional yang kuat. Ketepatan waktu pengiriman, layanan yang andal dan terpercaya, serta jangkauan distribusi yang semakin luas. Dukungan tersebut memberikan fondasi bagi mitra untuk mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.

“Bagi masyarakat yang ingin bergabung sebagai mitra, proses pendaftaran dirancang sederhana dan transparan. Calon mitra hanya perlu melakukan registrasi, mengikuti proses seleksi dan wawancara, menyelesaikan administrasi, mengikuti pelatihan bisnis dan penggunaan sistem, kemudian siap menjalankan usaha bersama Kalog Express,” ucapnya.

BACA JUGA  Sambut HUT RI, KAI Logistik  Hadirkan Promo 'Merdeka Ongkir'

Perluas jaringan

Adjeng menambahkan, pendaftaran kemitraan dapat dilakukan secara daring melalui laman kailogistik.id/kemitraan atau melalui portal digital kemitraan Kalog yang disediakan bagi calon mitra dengan link berikut:
– Perorangan/Personal : https://b2b.kalogistics.co.id/kemitraan-digital-registrasi/registrasi/kemitraan/personal/steps
– Corporate/Badan Usaha : https://b2b.kalogistics.co.id/kemitraan-digital-registrasi/registrasi/kemitraan/corporate/steps

“Ke depan, kami akan terus memperluas jaringan kemitraan sebagai bagian dari upaya menghadirkan layanan logistik yang semakin dekat dengan masyarakat sekaligus menciptakan manfaat ekonomi yang lebih luas. Dengan semakin banyaknya titik kemitraan, perusahaan optimistis dapat mendorong pertumbuhan UMKM, memperluas akses layanan logistik nasional, dan memperkuat pemerataan ekonomi di berbagai daerah” sambungnya. (zahra/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

OJK Perketat Pengawasan Pasar Modal

OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) memperkuat stabilitas dan integritas pasar modal Indonesia melalui tiga kebijakan strategis, yakni memperpanjang kebijakan pembelian kembali saham (buyback) tanpa persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) hingga…

Kewajiban Sertifikasi Halal UMKM Resmi Ditunda

PEMERINTAH akhirnya memutuskan untuk menunda kewajiban sertifikasi halal bagi pelaku UMKM berlangsung hingga 2028 mendatang. Keputusan itu diambil setelah merespon aspirasi dari para pelaku usaha dan target sertifikasi yang belum…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Turnamen Mini Soccer Cendrawasih Karsa Media Cup 2026, Perkuat Tradisi Kompetisi Antarmedia

  • October 27, 2026
Turnamen Mini Soccer Cendrawasih Karsa Media Cup 2026, Perkuat Tradisi Kompetisi Antarmedia

Sri Sultan Persilakan Demo Asal tidak Merusak

  • October 27, 2026
Sri Sultan Persilakan Demo Asal tidak Merusak

The Longest Wait, Film Kisah di Balik Perjalanan Timnas Indonesia Resmi Tayang

  • October 27, 2026
The Longest Wait, Film Kisah di Balik Perjalanan Timnas Indonesia Resmi Tayang

OJK Perketat Pengawasan Pasar Modal

  • October 27, 2026
OJK Perketat Pengawasan Pasar Modal

Polda Jateng Ajak Masyarakat Jaga Persatuan meski Berbeda Pandangan

  • October 27, 2026
Polda Jateng Ajak Masyarakat Jaga Persatuan meski Berbeda Pandangan

PTN Diminta Perkuat Sinergi dengan Pemerintah dan Industri

  • October 27, 2026
PTN Diminta Perkuat Sinergi dengan Pemerintah dan Industri