JPO di Jalan Tendean Ambruk Ditabrak Truk, Pengendara Terjebak Macet

JEMBATAN penyeberangan orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan ambruk akibat ditabrak truk pengangkut crane pada Selasa (14/7/2026) pagi. Dampaknya lalu lintas di sekitar lokasi macet hingga malam hari.

Para pengendara, baik kendaraa roda empat maupun roda dua pun terjebak dalam kemacetan, terutama saat jam pulang kerja.

Kecelakaan truk crane menghantam JPO itu terjadi pada Selasa pukul 00.30 WIB dini hari. Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Selatan penyebab insiden itu karena sopirnya bermain ponsel.

“Pengemudi melihat bahwasanya ada jembatan JPO, namun tanpa disadari pengemudi dalam kondisi fokus pada handphone,” kata Kasatgas BPBD Jakarta Selatan Sukendar.

Sukendar menambahkan penyebab lainnya yakni sopir tidak memperhitungkan maksimal ketinggian muatan. Beruntung dari peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa.

BACA JUGA  Over Kapasitas Penyebab Kemacetan di Puncak Bogor

Rusak parah

Kemacetan di sekitar Jalan Tendean, Kuningan, dan Senopati. (Dok.IG)

“Dikarenakan tidak memperhitungkan maksimal ketinggian muatan, unit yang sedang diangkut menyangkut bagian jembatan JPO yang mengakibatkan kondisi JPO rusak parah,” ucapnya.

Truk itu diketahui mengangkut alat berat dari kawasan Summarecon Bogor menuju Kejaksaan Agung di Jakarta Selatan.

Akibat insiden tersebut, struktur JPO mengalami kerusakan berat. Terlihat bagian tangga terpisah dari badan jembatan, sementara salah satu kaki penyangga terlihat terangkat akibat benturan truk bermuatan crane yang melintas di bawahnya.

Fokus lihat map di hp

Sopir truk pengangkut alat berat, Andre (28) mengungkap penyebab kendaraannya menyangkut di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean arah Blok M, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, pada Selasa dini hari pukul 01.00 WIB.

BACA JUGA  Ironi Donggala; Sawit Melimpah, Tapi Jalan Rusak dan Lahan Bermasalah

“Kami dua kilometer lagi sampai. Kami fokus lihat maps (peta),” kata Andre kepada wartawan di lokasi, Selasa.

Dia mengaku tidak sedang mengantuk saat mengemudikan kendaraan. Terlebih, dia mengemudikan truk bersama seorang rekannya bernama Fajar (25).

Menurut dia, kecelakaan terjadi saat dirinya dan seorang rekannya tengah berusaha menemukan lokasi tujuan lewat ponselnya. (*/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Polisi Berkomitmen Usut Tuntas Kasus Temuan Senjata di Sekolah Swasta di Jaksel

POLRES Metro Jakarta Selatan berkomitmen akan terus menangani kasus temuan senjata di sebuah sekolah swasta di wilayah Pondok Pinang, Kebayoran Lama,  Jakarta Selatan. Hal tersebut diungkapkan Kasi Humas Polres Metro…

Bandara Husein Sastranegara Bandung Resmi Sandang Kata Internasional

BANDARA Husein Sastranegara Bandung resmi menggunakan nama Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung. Penamaan tersebut merupakan nama resmi yang ditetapkan oleh InJourney melalui Angkasa Pura sebagai pengelola bandara. ‎ ‎Wali Kota…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Tim KKN UGM Optimalkan Bank Sampah Lewat Komposter dan Ecobrick

  • August 10, 2026
Tim KKN UGM Optimalkan Bank Sampah Lewat Komposter dan Ecobrick

Lomba Futsal Pakai Sarung Ramaikan Perayaan HUT ke-81 RI

  • August 10, 2026
Lomba Futsal Pakai Sarung Ramaikan Perayaan HUT ke-81 RI

Banyak Karhutla, Menhut Minta Aparat Lakukan Penyelidikan

  • August 10, 2026
Banyak Karhutla, Menhut Minta Aparat Lakukan Penyelidikan

Tidak Mau Kegiatan Belajar Terganggu, Sekolah Harapan Ibu Terapkan PJJ

  • August 9, 2026
Tidak Mau Kegiatan Belajar Terganggu,  Sekolah Harapan Ibu Terapkan PJJ

Umar Haen Rilis Album Kedua Bertajuk Busa Sabun Masuk ke Mata

  • August 9, 2026
Umar Haen Rilis Album Kedua Bertajuk Busa Sabun Masuk ke Mata

AC Milan Digasak Chelsea, Amorim Kagumi Militansi Milanisti

  • August 8, 2026
AC Milan Digasak Chelsea, Amorim Kagumi Militansi Milanisti