Wamensos: Indonesia Butuh Sosok untuk Bangkitkan Nasionalisme

WAKIL Menteri Sosial Agus Jabo Priyono mengatakan, saat ini Indonesia membutuhkan sosok teladan yang dapat membangkitkan semangat nasionalisme, kemandirian, serta memperkuat nilai gotong royong.

Sosok itu diharapkan mampu menjadi inspirasi di tengah tantangan kebangsaan. Agus Jabo Priyono mengungkapkan hal itu ketika menghadiri Haul ke-171 Pangeran Diponegoro di nDalem Tegalrejo, Kota Yogyakarta, Kamis malam.

Tempat penyelenggaraan haul yang kini menjadi Monumen Diponegoro itu dahulunya adalah kediaman Pangeran Diponegoro sebelum disergap Belanda dan berhasil lolos kemudian memimpin perlawanan melawan Belanda dalam peperangan yang berlangsung selama 5 tahun, 1825-1830.

Keteladanan Diponegoro

Perang besar ini dilaporkan telah menguras kas penjajah dan dikenang sebagai Perang Jawa atau Java Oorlog.Lebih lanjut Wakil Menteri Sosial — Wamenkes — mengatakan Pangeran Diponegoro merupakan sosok yang tepat untuk menjadi ikon tersebut mengingat keteladanan hidup dan besarnya pengaruh perjuangannya dalam sejarah bangsa.

BACA JUGA  Kraton Yogyakarta Peringati 36 Tahun Wafatnya Sri Sultan HB IX

“Indonesia membutuhkan figur perjuangan. Pangeran Diponegoro adalah simbol yang utuh tentang perlawanan, nasionalisme, dan keberpihakan kepada rakyat,” ujar Agus Jabo.

Perjuangan Pangeran Diponegoro tidak semata berbentuk perang fisik, tetapi juga mengandung dimensi spiritual, moral, dan kultural. Nilai-nilai itulah yang, menurut Agus Jabo, harus terus diwariskan dan diaktualisasikan dalam kehidupan berbangsa saat ini.

Tugas kita sekarang, katanya adalah menerjemahkan semangat perjuangan Diponegoro dalam berbagai bidang kehidupan.

Momentum refleksi

Haul ke-171: Menjaga Api Perjuangan Sang Pangeran Tepat 171 tahun lalu, pada 8 Januari 1855, Bendara Pangeran Harya Diponegoro, pemimpin tertinggi Perang Jawa, wafat dalam usia 69 tahun. Dengan segala pengorbanannya, Diponegoro bersama para pengikutnya telah menorehkan sejarah besar dalam perjalanan bangsa Indonesia.

BACA JUGA  Pertempuran Lima Hari di Semarang Bangkitkan Nasionalisme

Ketua Panitia Haul, R. Dwi Akseptoro TY mengatakan peringatan haul ini menjadi momentum refleksi atas nilai-nilai kepahlawanan Diponegoro yang tetap relevan hingga kini.

Dengan mengusung tema “Merajut Silaturahmi dalam Warisan Perjuangan”, haul Diponegoro diharapkan mampu menumbuhkan kembali kesadaran kolektif akan pentingnya keteladanan, pengabdian, dan keberanian dalam menjaga keutuhan bangsa. (AGT/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Dampak Cuaca Buruk Sejumlah Lokasi di Sleman Longsor

KEPALA Pelaksana BPBD Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta Haris Martapa membenarkan terjadinya longsor di sejumlah lokasi di Sleman setelah terjadi hujan deras yang disertai angin kencang. Ia menyebutkan talud di…

PMI se-DIY Terima Hibah Alat Kesehatan Rp3,3 Miliar

SELURUH Klinik PMI kabupaten/kota se-DIY Selasa (14/04) menerima hibah peralatan medis modern senilai Rp3,3 miliar. Jumlah itu diproyeksikan akan meningkatkan standar fasilitas kesehatan sekaligus mempercepat respons kedaruratan medis di seluruh…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

IndonesiaNext Telkomsel Cetak 9 Ribu Mahasiswa Talenta Digital Bersertifikat

  • April 15, 2026
IndonesiaNext Telkomsel Cetak 9 Ribu Mahasiswa Talenta Digital Bersertifikat

DPW NasDem Jabar Kecam Pemberitaan Tempo, Tuntut Permintaan Maaf Terbuka

  • April 15, 2026
DPW NasDem Jabar Kecam Pemberitaan Tempo, Tuntut Permintaan Maaf Terbuka

Penugasan Agrinas dalam Kopdes Merah Putih tak Penuhi Prinsip Kebijakan Berkualitas

  • April 15, 2026
Penugasan Agrinas dalam Kopdes Merah Putih tak Penuhi Prinsip Kebijakan Berkualitas

UPN Veteran Yogyakarta Gelar Wawancara Online Mahasiswa Jalur SNBP

  • April 15, 2026
UPN Veteran Yogyakarta Gelar Wawancara Online Mahasiswa Jalur SNBP

DPW Nasdem DIY Keberatan dengan Pemberitaan Tempo

  • April 15, 2026
DPW Nasdem DIY Keberatan dengan Pemberitaan Tempo

Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah dan Digitalisasi Pendidikan

  • April 15, 2026
Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah dan Digitalisasi Pendidikan