Klinik Stem Cell RS Bhayangkara DIY Resmi Beroperasi

RUMAH Sakit Bhayangkara Polda DIY di Jalan Raya Solo–Yogyakarta KM 14 resmi membuka Klinik Stem Cell (Sel Punca) sebagai layanan kesehatan unggulan terbaru. Kehadiran klinik ini menjadi langkah maju dalam dunia medis, khususnya untuk penanganan penyakit kronis, degeneratif, dan keganasan.

Kabid Dokkes Polda DIY, Kombes Pol. dr. Fajar Amansyah, Sp.PD, mengatakan terapi penyakit degeneratif menjadi fokus utama layanan baru tersebut.

“Penyakit yang dipicu faktor usia seperti diabetes melitus, stroke, gagal ginjal, jantung, dan hati, akan ditangani menggunakan metode sel punca,” ujar dr. Fajar, Jumat (5/12).

Ia menjelaskan teknologi stem cell diharapkan dapat meremajakan sel tubuh dan mengubah proses degeneratif menjadi regeneratif sehingga pengendalian penyakit dapat berlangsung lebih optimal.

BACA JUGA  Kapolda DIY Minta para Personel Tingkatkan Profesionalitas

Selain penyakit degeneratif, klinik ini juga menawarkan metode pengobatan terbaru bagi pasien kanker. Tim medis akan mengombinasikan terapi standar—seperti kemoterapi, radioterapi, dan targeted therapy—dengan pemanfaatan sel punca.

RS Bhayangkara DIY turut menggunakan teknologi sitotoksik T-limfosit (CTL) yang berasal dari darah pasien sendiri. Teknik ini ditujukan untuk menghasilkan precision therapy yang membuat sel punca bekerja lebih selektif dalam menyerang sel kanker.

Kombinasi pengobatan tersebut diharapkan dapat menekan efek samping berat yang umum terjadi pada kemoterapi, seperti rambut rontok, mual, muntah, dan penurunan hemoglobin.

“Kami tidak menghilangkan terapi yang sudah ada, tetapi mengombinasikan. Untuk pasien yang belum pernah menjalani kemoterapi, kami bisa menginisiasi terapi sel punca,” jelas dr. Fajar.

BACA JUGA  Polda DIY Gelar Upacara Pencucian Pataka

Terkait biaya, ia mengakui tarif masih mengacu pada katalog umum dan dapat dibicarakan lebih lanjut. Meski begitu, terapi sel punca dan turunannya saat ini belum ditanggung BPJS Kesehatan.

“Kami berharap ke depan pengobatan berbasis sel punca ini dapat didukung oleh asuransi kesehatan,” harapnya. (AGT/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Rektor UAD Ingatkan Keberhasilan Lulusan Adalah Manfaat Bagi Orang lain

UNIVERSITAS Ahmad Dahlan Yogyakarta, menggelar wisuda di Gedung JEC, Janti Bantul pada Sabtu. Sebanyak 1.853 lulusan Program Sarjana (S1),  11 lulusan Program Sarjana Terapan (D4), 263 lulusan Program Magister (S2)…

Pasca-Penggeledahan, Taj Yasin Beri Pendampingan Psikologis para Santri

WAKIL Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen memastikan anak-anak yang terdampak penggeledahan di dua lokasi yang diklaim sebagai pondok pesantren di Sukoharjo dan Karanganyar mendapatkan pendampingan psikologis. Pemprov Jateng akan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Gol Marukawa Paksa Persija Bertekuk Lutut dari Dewa United

  • October 31, 2026
Gol Marukawa Paksa Persija Bertekuk Lutut dari Dewa United

Satlantas Polresta Sidoarjo Buka Layanan SIMANTAP Malam Minggu di TPI

  • October 31, 2026
Satlantas Polresta Sidoarjo Buka Layanan SIMANTAP Malam Minggu di TPI

OJK Serahkan Dua Tersangka Kasus BPR DCN Malang ke JPU

  • October 31, 2026
OJK Serahkan Dua Tersangka Kasus BPR DCN Malang ke JPU

Bali United dan Persita Pesta Gol, Madura United Bungkam PSM

  • October 31, 2026
Bali United dan Persita Pesta Gol, Madura United Bungkam PSM

Pemkot Bandung Sulap Kolong Flyover Pasupati Jadi Sentra Kuliner

  • October 31, 2026
Pemkot Bandung Sulap Kolong Flyover Pasupati Jadi Sentra Kuliner

Rektor UAD Ingatkan Keberhasilan Lulusan Adalah Manfaat Bagi Orang lain

  • October 31, 2026
Rektor UAD Ingatkan Keberhasilan Lulusan Adalah Manfaat Bagi Orang lain