TPID DIY Pastikan Stok Pangan Kulon Progo Aman Jelang Nataru

UNTUK  memastikan ketersediaan bahan pokok menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) DIY melakukan pemantauan harga dan pasokan di sejumlah pasar di Kulon Progo, Jumat (5/12).

Hasil pemantauan menunjukkan pasokan pangan di Kulon Progo dalam kondisi aman, meskipun terjadi kenaikan pada komoditas cabai dan bawang merah. Kepala Biro Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda DIY, Eling Priswanto, menyebut TPID rutin berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk memantau stok dan harga.

“Ketersediaan beras, sayuran, dan komoditas penting lainnya di Kulon Progo aman,” ujarnya.

Eling menjelaskan kenaikan harga cabai dan bawang merah merupakan fenomena umum menjelang hari besar, dipengaruhi cuaca tidak menentu, serangan hama, serta kondisi sejumlah wilayah penyangga yang terdampak bencana. Namun, ia menegaskan bahwa kenaikan tersebut masih terkendali.

BACA JUGA  Volatile Food Mengalami Deflasi 0,98 Persen

Ia juga menyampaikan bahwa inflasi DIY masih berada di angka 2,92 persen atau sesuai target nasional, sementara pertumbuhan ekonomi DIY, termasuk Kulon Progo tercatat di atas rata-rata nasional. Jika nantinya terjadi lonjakan harga signifikan, TPID bersama pemerintah daerah siap melakukan intervensi melalui operasi pasar.

“Kalau nanti kita lihat ada kenaikan harga yang cukup signifikan, kami bersama pemerintah daerah pasti akan turun,” tegasnya.

Eling menambahkan harga cabai sangat dipengaruhi dinamika pasar nasional, sehingga daerah mengikuti harga yang berkembang secara nasional.

Sementara itu, Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko memastikan stok kebutuhan pokok aman dan distribusi berjalan lancar. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya permintaan masyarakat selama Nataru.

BACA JUGA  Pemkab Sleman Raih ANRI Award Sukses Kembangkan Kearsipan

“Ketersediaan sembako dan bahan pangan untuk menyambut Natal dan Tahun Baru aman. Hingga hari ini tidak ada masalah, dan ke depan insya Allah juga aman,” ujarnya.

Menurutnya, kenaikan harga hanya terjadi pada beberapa komoditas tertentu seperti cabai dan bawang merah, sementara komoditas lainnya tetap stabil. (AGT/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Pemkot Bandung Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Saat Kemarau

PEMERINTAH Kota Bandung memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi, meski saat ini sejumlah wilayah Kota Bandung ketersediaan air bersih mulai berkurang,  sebagai dampak musim kemarau. Menurut Wali Kota Bandung Muhammad…

Para Atlet dari 12 Negara Ikuti World Boomerang Championships 2026 di Lanud Sulaeman

KABUPATEN Bandung mendapat kehormatan menjadi tuan rumah World Boomerang Championships 2026.  Kejuaraan dunia yang untuk pertama kalinya diselenggarakan di Indonesia dan digelar di Lanud Sulaeman, Kecamatan Margahayu, Senin (27/7) itu …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Pemkot Bandung Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Saat Kemarau

  • July 27, 2026
Pemkot Bandung Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Saat Kemarau

Para Atlet dari 12 Negara Ikuti World Boomerang Championships 2026 di Lanud Sulaeman

  • July 27, 2026
Para Atlet dari 12 Negara Ikuti World Boomerang Championships 2026 di Lanud Sulaeman

Jaga Suasana Kondusif, Polisi masih Siagakan Personel di Menteng

  • July 27, 2026
Jaga Suasana Kondusif, Polisi masih Siagakan Personel di Menteng

Gebyar Pertandingan Lomba Agustusan di Perumahan Surya Regency 

  • July 27, 2026
Gebyar Pertandingan Lomba Agustusan di Perumahan Surya Regency 

Gubernur BI Mundur, Presiden segera Usulkan Pengganti

  • July 27, 2026
Gubernur BI Mundur, Presiden segera Usulkan Pengganti

Persebaya Bekuk Persija di Laga Pembuka

  • July 27, 2026
Persebaya Bekuk Persija di Laga Pembuka