TPID DIY Pastikan Stok Pangan Kulon Progo Aman Jelang Nataru

UNTUK  memastikan ketersediaan bahan pokok menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) DIY melakukan pemantauan harga dan pasokan di sejumlah pasar di Kulon Progo, Jumat (5/12).

Hasil pemantauan menunjukkan pasokan pangan di Kulon Progo dalam kondisi aman, meskipun terjadi kenaikan pada komoditas cabai dan bawang merah. Kepala Biro Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda DIY, Eling Priswanto, menyebut TPID rutin berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk memantau stok dan harga.

“Ketersediaan beras, sayuran, dan komoditas penting lainnya di Kulon Progo aman,” ujarnya.

Eling menjelaskan kenaikan harga cabai dan bawang merah merupakan fenomena umum menjelang hari besar, dipengaruhi cuaca tidak menentu, serangan hama, serta kondisi sejumlah wilayah penyangga yang terdampak bencana. Namun, ia menegaskan bahwa kenaikan tersebut masih terkendali.

BACA JUGA  BMKG Yogyakarta Kembali Keluarkan Peringatan Dini Cuaca

Ia juga menyampaikan bahwa inflasi DIY masih berada di angka 2,92 persen atau sesuai target nasional, sementara pertumbuhan ekonomi DIY, termasuk Kulon Progo tercatat di atas rata-rata nasional. Jika nantinya terjadi lonjakan harga signifikan, TPID bersama pemerintah daerah siap melakukan intervensi melalui operasi pasar.

“Kalau nanti kita lihat ada kenaikan harga yang cukup signifikan, kami bersama pemerintah daerah pasti akan turun,” tegasnya.

Eling menambahkan harga cabai sangat dipengaruhi dinamika pasar nasional, sehingga daerah mengikuti harga yang berkembang secara nasional.

Sementara itu, Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko memastikan stok kebutuhan pokok aman dan distribusi berjalan lancar. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya permintaan masyarakat selama Nataru.

BACA JUGA  Polresta Sleman Tangkap 6 Wartawan Memeras Warga

“Ketersediaan sembako dan bahan pangan untuk menyambut Natal dan Tahun Baru aman. Hingga hari ini tidak ada masalah, dan ke depan insya Allah juga aman,” ujarnya.

Menurutnya, kenaikan harga hanya terjadi pada beberapa komoditas tertentu seperti cabai dan bawang merah, sementara komoditas lainnya tetap stabil. (AGT/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Satlantas Polresta Sidoarjo Buka Layanan SIMANTAP Malam Minggu di TPI

SATUAN Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sidoarjo resmi meluncurkan layanan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) malam hari melalui program SIMANTAP (SIM Malam, Akhir Pekan, dan Tempat Keramaian). Layanan itu berlokasi di…

Pemkot Bandung Sulap Kolong Flyover Pasupati Jadi Sentra Kuliner

KAWASAN di bawah flyover Pasupati, tepatnya setelah Balubur Town Square (Baltos) menuju Jalan Pelesiran, kini memiliki wajah baru. Itu setelah Pemerintah Kota Bandung meresmikan Andalan Kuliner Pasupati (Anderpas) pada Jumat,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Gol Marukawa Paksa Persija Bertekuk Lutut dari Dewa United

  • October 31, 2026
Gol Marukawa Paksa Persija Bertekuk Lutut dari Dewa United

Satlantas Polresta Sidoarjo Buka Layanan SIMANTAP Malam Minggu di TPI

  • October 31, 2026
Satlantas Polresta Sidoarjo Buka Layanan SIMANTAP Malam Minggu di TPI

OJK Serahkan Dua Tersangka Kasus BPR DCN Malang ke JPU

  • October 31, 2026
OJK Serahkan Dua Tersangka Kasus BPR DCN Malang ke JPU

Bali United dan Persita Pesta Gol, Madura United Bungkam PSM

  • October 31, 2026
Bali United dan Persita Pesta Gol, Madura United Bungkam PSM

Pemkot Bandung Sulap Kolong Flyover Pasupati Jadi Sentra Kuliner

  • October 31, 2026
Pemkot Bandung Sulap Kolong Flyover Pasupati Jadi Sentra Kuliner

Rektor UAD Ingatkan Keberhasilan Lulusan Adalah Manfaat Bagi Orang lain

  • October 31, 2026
Rektor UAD Ingatkan Keberhasilan Lulusan Adalah Manfaat Bagi Orang lain