Hari Sungai Sedunia, KLH/BPLH Aksi Pulihkan Sungai

MENTERI Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Hanif Faisol Nurofiq, menegaskan bahwa membersihkan dan memulihkan sungai adalah investasi masa depan. Pesan itu ia sampaikan dalam peringatan Hari Sungai Sedunia 2025 di Sungai Cipinang, Jakarta Timur, Minggu (28/9).

“Kita tidak mewarisi bumi dari nenek moyang, melainkan meminjamnya dari anak cucu kita. Maka tugas kita adalah menjaga agar pinjaman itu tetap utuh, bersih, dan bermanfaat,” kata Hanif.

Ia mengingatkan, sungai bukan hanya urat nadi kehidupan hari ini, tetapi juga penentu kualitas hidup generasi mendatang. Namun kondisi sungai di Indonesia masih memprihatinkan. Data Pemantauan Mutu Air Semester I 2025 di 4.482 titik pada 1.482 sungai menunjukkan 70,7% sungai tercemar, sementara hanya 29,3% yang memenuhi baku mutu. Bahkan seluruh titik pemantauan di DKI Jakarta, Kepulauan Riau, dan Papua Selatan tercatat tercemar.

BACA JUGA  Hanif Faisol Kukuhkan Komunitas Peduli Sungai Cipinang

Sebagai langkah strategis, KLH/BPLH telah menetapkan tiga Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Mutu Air (RPPMA) untuk DAS Ciliwung, Citarum, dan Cipinang, serta mempercepat pengesahan empat dokumen lainnya. Sebanyak 15 RPPMA tambahan kini tengah disusun. “RPPMA akan menjadi pedoman teknis pengelolaan sungai, pemantauan kualitas air, dan pencegahan pencemaran lintas wilayah,” jelas Hanif.

Peringatan Hari Sungai Sedunia juga ditandai dengan aksi bersih-bersih Sungai Cipinang. Kegiatan ini melibatkan TNI, PPSU, UPK Badan Air, hingga komunitas peduli sungai dari berbagai daerah, seperti Sahabat Lingkungan Karawang, Komunitas Peduli Ciliwung Bogor, hingga Green Ranger SMPN 34 Depok.

“Kami berharap aksi seperti ini tidak berhenti di momen peringatan, tapi menjadi kegiatan rutin agar sungai benar-benar pulih,” ujar perwakilan Komunitas Peduli Ciliwung Bogor.

BACA JUGA  Indonesia Tuan Rumah PNLG Forum 2025 Dorong Ekonomi Biru

Hanif menegaskan, menjaga sungai adalah tanggung jawab bersama. Dunia usaha diminta mengurangi limbah, akademisi memberi solusi, media menyuarakan kesadaran, komunitas menjaga kepedulian, dan masyarakat berperilaku bijak. “Sungai adalah milik kita bersama, maka menjaga sungai juga tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Ia menambahkan, perubahan besar dimulai dari aksi lokal. Sungai Cipinang, katanya, bisa menjadi contoh bahwa kerja kolektif memberi dampak nyata. “Cinta lingkungan bukan sekadar slogan, tapi diwujudkan dengan tindakan,” pungkasnya. (*/S-01)

BACA JUGA  Jakarta Utara Jadi Percontohan Nasional Pengelolaan Sampah

Siswantini Suryandari

Related Posts

DSP Farm Kota Bandung Kembali Menjadi Pemasok Sapi Kurban Presiden

PETERNAKAN sapi dan domba milik peternak muda Kota Bandung, DSP Farm, kembali dipercaya menjadi pemasok hewan kurban bantuan masyarakat (Banmas) Presiden pada 2026. Kepercayaan tersebut menjadi tahun keenam secara berturut-turut bagi…

Bangunan SPPG di Depan Puskesmas Pangaribuan Dinilai Ganggu RSJ

PEMBANGUNAN dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) milik Badan Gizi Nasional (BGN) di kawasan UPT Puskesmas Pangaribuan, Kabupaten Tapanuli Utara-Sumatera Utara, menuai sorotan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Tapanuli…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Resmi Hengkang dari Etihad, Guardiola Tinggalkan Legacy Besar untuk Man City

  • May 22, 2026
Resmi Hengkang dari Etihad, Guardiola Tinggalkan Legacy Besar untuk Man City

Ingin Netral, John Herdman Pilih Nonton Laga Terakhir Persija

  • May 22, 2026
Ingin Netral, John Herdman Pilih Nonton Laga Terakhir Persija

Pemain Persib Diminta Fokus dan tidak Remehkan Persijap

  • May 22, 2026
Pemain Persib Diminta Fokus dan tidak Remehkan Persijap

Arema Tutup Musim dengan Mengalahkan PSIM

  • May 22, 2026
Arema Tutup Musim dengan Mengalahkan PSIM

Spirit Gemi, Nastiti, Ngati-ati Jadi Fondasi Literasi Keuangan Generasi Muda Jogja

  • May 22, 2026
Spirit Gemi, Nastiti, Ngati-ati Jadi Fondasi Literasi Keuangan Generasi Muda Jogja

Priangan Timur Darurat Pinjol dan Investasi Bodong

  • May 22, 2026
Priangan Timur Darurat Pinjol dan Investasi Bodong