Ratusan Monyet Rusak Tanaman Palawija Milik Warga 3 Desa

RATUSAN monyet ekor panjang yang kelaparan turun dari hutan perhutani, Pasir Paranje merusak sayuran dan buah-buahan di Desa Setiawaras, Desa Cisempur, Desa Parung, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Kejadian tersebut, menyebabkan lahan perkebunan milik warga mengalami kerusakan parah.

Kepala Desa Cisempur, Didi Setiadi mengatakan, musim kemarau panjang di wilayahnya banyak warga mengeluhkan lahan perkebunan, sayuran, buah-buahan mengalami kerusakan akibat serangan monyet.

“Ratusan monyet itu mencari makan dengan menyerang lahan perkebunan, pertanian yang telah ditanam mulai jagung, singkong, ubi tanah, kacang tanah, pisang dan padi. Akibatnya lahan seluas 100 hektare gagal panen,” ujar, Didi Setiadi, Rabu (8/7/2026).

Menurut Didi Setiadi, ratusan monyet datang secara berkelompok berkeliaran di pemukiman warga dan mereka mencari makanan dengan memanjat atap genting rumah dan pohon. Tidak ada warga yang berani mendekat atau mengusir monyet. Karena, beberapa waktu hari lalu warga sempat mengusir bukan pergi malah balik menyerang.

BACA JUGA  Petani Desa Sitompul Harapkan Pembinaan Distan untuk Tanam Padi IP2

“Kami sudah melakukan rapat koordinasi penanganan monyet dengan para Kepala Desa Cisempur, Kepala Desa Parung dan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA), BPBD, Damkar. Karena, kejadiannya bukan pertama kali monyet itu masuk kebun dan merusak lahan tersebut,” katanya.

Populasinya berlebih

Kepala Desa Setiarawas, Asep Gunawan mengatakan, pihaknya telah menerima laporan serangan monyet ekor itu. Menurut dia, hewan tersebut selama ini populasinya banyak hingga persediaan makan tidak sebanding sehingga menyerang perkebunan.

“Musim kemarau panjang membuat banyak lahan perkebunan, pertanian mengalami kerusakan semakin parah lantaran ratusan monyet merusak tanaman milik warga siap panen. Kerusakan lahan jagung, singkong, ubi tanah, kacang tanah, pisang dan padi semuanya habis dimakan,” pungkasnya. (*/N-01)

BACA JUGA  Petani Diminta Kombinasikan Tradisi, Data dan Teknologi

Dimitry Ramadan

Related Posts

Harmony of Java 2026 Jadi Panggung Nostalgia dan Kebersamaan Warga Jateng

HARMONY of Java 2026 menjadi ruang bagi warga menikmati hiburan sekaligus bernostalgia dalam perayaan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah di kawasan PRPP Jateng, Sabtu (22/8/2026). Masyarakat tumpah ruah menyaksikan…

Wagub Jabar Dorong Sinergi Pentahelix untuk Jawab Tantangan Digital

WAKIL Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan berharap  ajang National Conference and 3rd Anniversary CommIT Indonesia tidak sekadar menjadi forum pertemuan para pegiat teknologi informasi (IT), tetapi mampu melahirkan gagasan dan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Gol Gvardiol Antar Kemenangan Manchester City atas Bournemouth

  • August 24, 2026
Gol Gvardiol Antar Kemenangan Manchester City atas Bournemouth

Perjuangan Srikandi Muda Indonesia Berakhir di Tangan Thailand

  • August 23, 2026
Perjuangan Srikandi Muda Indonesia Berakhir di Tangan Thailand

Polisi Tetapkan 72 Tersangka dalam Kasus Karhutla

  • August 23, 2026
Polisi Tetapkan 72 Tersangka dalam Kasus Karhutla

Harmony of Java 2026 Jadi Panggung Nostalgia dan Kebersamaan Warga Jateng

  • August 23, 2026
Harmony of Java 2026 Jadi Panggung Nostalgia dan Kebersamaan Warga Jateng

9.030 Mahasiswa KKN Undip Kembali ke Kampus

  • August 23, 2026
9.030 Mahasiswa KKN Undip Kembali ke Kampus

Hadapi Manila Digger FC di ACL Two, Persib Pilih Stadion Si Jalak Harupat

  • August 23, 2026
Hadapi Manila Digger FC di ACL Two, Persib Pilih Stadion Si Jalak Harupat