Mobil Semar UGM Siap Menantang 80 Tim dari 12 Negara

UNIVERSITAS Gadjah Mada Yogyakarta dengan mobil Semar kembali akan mengikuti kompetisi mobil hemat energi Shell Eco-Marathon Asia- Pacific and Middle East yang diadakan di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat 2-7 Juli mendatang.

General Manager Tim Semar Fikri Wahyudi mengemukakan, tim UGM ini akan menghadapi 80 tim berbagai perguruan tinggidari 12 negara di Asia-Pasifik dan Timur Tengah.

“Tim Semar akan diikutkan dalam dua kategori, Urban Concept dan Prototype,” kata Fikri, Selasa (18/6).

Menurut dia yang dilombakan dalam laga ini biasanya ada 6 kategori. Namun Tim Semar ikut 2 kategori yakni Urban Hidrogen dan prototype baterai elektrik.
Menurut dia, sebelum berangkat laga Tim Semar, sudah melakukan serangkaian ujicoba dua mobil yang akan diikutkan dalam di Mandala Krida.

BACA JUGA  Garuda Jaya Jadi Tumbal Kemenangan Pertama Kudus Sukun Badak di Proliga

“Kami melakukan riset motor controller, melakukan perbaikan pada kontrol motor dan wiring motor. Karena kita belajar dari pengalaman dan kesalahan tahun lalu,” katanya.

Ia mengaku optimistis dengan inovasi dan perbaikan yang telah dilakukan untuk kedua mobil hemat energi dikembangkanini dan diyakini bisa kembali meraih prestasi terbaik dengan menjadi juara pertama untuk dua kategori yang mereka ikuti.

Pada kompetisi yang sama tahun lalu, Tim Semar Urban UGM berhasil menjadi pemenang untuk kategori Bahan Bakar Hidrogen mengalahkan Tim HYD12OGEN dari Universitas Teknologi Nanyang, Singapura sebagai juara 2 dan dan TP Eco Flash Team dari Temasek Polytechnic yang menempati posisi ketiga.

Dalam kompetisi ini, Tim Semar Urban UGM berhasil meraih jarak tempuh terbaik 276,4 kilometer per meter kubik. Capaian ini mengungguli Tim HYD12OGEN dari Universitas Teknologi Nanyang asal Singapura dengan jarak tempuh 238,4 kilometer per meter kubik, dan TP Eco Flash Team dari Temasek Polytechnic yang mencapai di angka 129,9 kilometer per meter kubik.

BACA JUGA  KUHAP Disahkan Risiko Penyalahgunaan Wewenang

Selain kategori urban concept, tim Semar juga berkompetisi di kategori prototype. Untuk lomba prototipe ini ditujukan untuk kendaraan ringan yang sangat efisien, yang umumnya memiliki tiga roda dan dirancang untuk mengurangi hambatan dan memaksimalkan efisiensi.

Pada kompetisi tahun ini, tim Semar menerjunkan anggotanya sebanyak 22 orang mahasiswa yang dari prodi Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Biomedis, Fakultas Teknik serta prodi Elektronika dan Instrumentasi dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UGM. (AGT/N-01)

BACA JUGA  Lonjakan Harga Pangan, Ekonom UGM Ingatkan Risiko Inflasi

Dimitry Ramadan

Related Posts

Mahasiswa UNY Ubah Kulit Bawang Jadi Pupuk Organik

KREATIVITAS mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dalam program Pembelajaran Luar Kampus (PLK) berhasil mengolah limbah kulit bawang merah menjadi pupuk organik cair (POC) yang ramah lingkungan dan bernilai guna. Inisiatif…

Pangkas Birokrasi, Satlantas Polresta Sidoarjo Terjunkan Pendamping

SATLANTAS Polresta Sidoarjo resmi mengoperasikan layanan petugas pendamping khusus di Kantor Samsat Sidoarjo dan Samsat Trosobo guna mempercepat alur birokrasi kendaraan bermotor. Para personel yang bertugas dilengkapi dengan atribut khusus…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Surat dan Foto-foto The Beatles Era Awal Dipamerkan di Hamburg

  • May 4, 2026
Surat dan Foto-foto The Beatles Era Awal Dipamerkan di Hamburg

PSS Resmi Promosi, Persipura Harus Bersaing dengan Adhyaksa FC di Play-off

  • May 3, 2026
PSS Resmi Promosi, Persipura Harus Bersaing dengan Adhyaksa FC di Play-off

Takluk dari Dewa United, Semen Padang Resmi Degradasi

  • May 3, 2026
Takluk dari Dewa United, Semen Padang Resmi Degradasi

Mahasiswa UNY Ubah Kulit Bawang Jadi Pupuk Organik

  • May 3, 2026
Mahasiswa UNY Ubah Kulit Bawang Jadi Pupuk Organik

Pertamina Berkomitmen Perkuat Pengawasan Distribusi LPG

  • May 3, 2026
Pertamina Berkomitmen Perkuat Pengawasan Distribusi LPG

Kota Bandung Mulai Kondusif, Aparat Masih Lakukan Pengamanan

  • May 3, 2026
Kota Bandung Mulai Kondusif, Aparat Masih Lakukan Pengamanan