Kota Bandung Mulai Kondusif, Aparat Masih Lakukan Pengamanan

SITUASI Kota Bandung perlahan mulai kondusif pascakerusuhan pada peringatan Hari Buruh (May Day), Jumat (1/5) malam.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Rasdian Setiadi mengungkapkan adanya kerusakan cukup parah pada fasilitas lalu lintas di simpang Balubur Tamansari.

“Kerusakan meliputi lampu APILL serta box fiber optic node termination dan controller dengan estimasi kerusakan mencapai 75 persen atau sekitar Rp400 juta,” ujarnya.

Saat ini sebut Rasdian, Dishub tengah mengupayakan agar lampu lalu lintas tetap berfungsi meski dalam kondisi terbatas sembari menyiapkan perbaikan melalui anggaran pemeliharaan yang tersedia.

“Kami upayakan agar lalu lintas tetap berjalan dengan lancar pasca kerusuhan demo semalam meskipun kondisinya terbatas,” tandasnya.

Lakukan penangkapan

Petugas membersihkan puing-puing sisa kerusuhan pada peringatan Hari Buruh. (Foto: Diskominfo kota Bandung)

Sebelumnya Kapolda Jabar, Irjen Pol Rudi Setiawan mengungkapkan, adanya penangkapan sejumlah orang terkait kerusuhan tersebut. Meski demikian, pihaknya masih mendalami identitas dan motif para pelaku.

BACA JUGA  Alun-alun Bandung Segera Dibuka Usai Revitalisasi

“Kalau melihat ciri-cirinya saya menilai mereka mengarah ke kelompok Anarko dengan pakaian serba hitam dan wajah tertutup,” tuturnya.

Kapolda menyebut, aksi tersebut tidak berkaitan dengan agenda resmi peringatan Hari Buruh di Bandung. Ia juga menyebut massa tidak menyampaikan aspirasi melainkan langsung melakukan perusakan.

“Tidak ada pembicaraan menyampaikan pendapat atau memperjuangkan sesuatu. Yang ada justru pengerusakan,” tegasnya.

Rugikan warga

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas publik yang merupakan milik bersama.

Setiap kerusakan bukan hanya merugikan pemerintah, tetapi juga berdampak langsung pada kenyamanan dan keselamatan warga Kota Bandung.

Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Kota Bandung sebenarnya berlangsung aman pada awalnya. Namun, situasi berubah pada malam hari setelah munculnya aksi ricuh yang diduga melibatkan kelompok Anarko di kawasan Dago Cikapayang.

BACA JUGA  Kegiatan MPLS Serentak untuk Siswa SD dan SMP di Bandung

Pengamanan terpadu

Kepala Satpol PP Kota Bandung, Bambang Sukardimenjelaskan, pengamanan dilakukan secara terpadu bersama unsur TNI, Polri dan dinas terkait.

Kegiatan diawali dengan apel pengamanan (APP) gabungan di Polrestabes Bandung pada pukul 08.00 WIB.

“Sejak pukul 09.00 hingga 16.00 WIB personel gabungan melakukan pengamanan dan siaga di sekitar Gedung Sate dan DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar). Situasi terpantau aman dan kondusif, belum ada pergerakan massa,” terangnya.

Menjelang sore lanjut Bambang, sekitar pukul 16.30 WIB, sejumlah orang mulai melakukan aksi orasi di sekitar lampu merah Gedung Sate dan DPRD.

Bubarkan massa

Aksi sempat diwarnai pembakaran ban namun massa membubarkan diri secara tertib. Kondisi mulai memanas pada pukul 18.00 WIB di kawasan Dago Cikapayang.

BACA JUGA  Kota Bandung Kehilangan 800 Ribu Wisatawan Mancanegara

“Kelompok yang diduga Anarko mulai melakukan aksi anarkis dengan membakar ban dan water barrier. Kericuhan meningkat setelah massa dari arah Jalan Tamansari bergabung. Mereka juga diduga melakukan sweeping dan membawa molotov,” bebernya.

Lalu kata Bambang, sekitar pukul 19.00 WIB, aparat kepolisian dari Brimob bergerak cepat membubarkan massa dan berhasil memukul mundur kelompok tersebut. Tim pemadam kebakaran juga sigap memadamkan api sehingga tidak meluas. Situasi pun berangsur terkendali. (zahra/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Kuota Habis, Pemkot Bandung Keluarkan SE Pengendalian Darurat Sampah

PEMERINTAH Kota Bandung resmi menetapkan kondisi darurat pengendalian persampahan. Hal itu menyusul tidak tersedianya kuota pembuangan sampah Kota Bandung ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti pada 30 April hingga 3…

Bahli Pastikan Minyak Rusia segera Masuk Indonesia

UNTUK menjaga ketahanan pasokan energi nasional, pemerintah mencari altternatif lain dengan membeli dari Rusia. Saat ini minyak mentah atau crude dari Rusia itu akan segera tiba di Tanah Air. Hal…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Mahasiswa UNY Ubah Kulit Bawang Jadi Pupuk Organik

  • May 3, 2026
Mahasiswa UNY Ubah Kulit Bawang Jadi Pupuk Organik

Pertamina Berkomitmen Perkuat Pengawasan Distribusi LPG

  • May 3, 2026
Pertamina Berkomitmen Perkuat Pengawasan Distribusi LPG

Kota Bandung Mulai Kondusif, Aparat Masih Lakukan Pengamanan

  • May 3, 2026
Kota Bandung Mulai Kondusif, Aparat Masih Lakukan Pengamanan

Kuota Habis, Pemkot Bandung Keluarkan SE Pengendalian Darurat Sampah

  • May 3, 2026
Kuota Habis, Pemkot Bandung Keluarkan SE Pengendalian Darurat Sampah

10 Pemain Malut United Gasak Persis, Garudayaksa Promosi

  • May 2, 2026
10 Pemain Malut United Gasak Persis, Garudayaksa Promosi

Bahli Pastikan Minyak Rusia segera Masuk Indonesia

  • May 2, 2026
Bahli Pastikan Minyak Rusia segera Masuk Indonesia