Jusuf Kalla: Jokowi Jadi Presiden karena Saya

WAKIL Presiden RI ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) akhirnya meluapkan kemarahannya atas tuduhan Rismon Sianipar yang menudingnya telah mendanai kasus ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

Pasalnya, tidak lama setelah tudingan tersebut, dirinya dilaporkan ke polisi perihal video ceramahnya tentang ‘mati syahid’ di UGM. Dia tidak mau berspekulasi, namun ia merasa kasus itu muncul setelah melaporkan Rismon ke polisi terkait tudingan mendanai ijazah Jokowi.

Dia pun mulai kesal, karena selain kasus itu berlarut-larut juga menyeret sejumlah nama, termasuk dirinya. Padahal sebelumnya, dia mengaku bersikap netral.

“Rismon ini sudah melibatkan semua orang, dituduhlah saya, dituduh Puan, dituduh SBY, dituduh siapa. Jadi saya marah. Apalagi saya dituduh kasih Rp 5 M. Kenal pun tidak.,” ujar JK dalam acara jumpa pers di kediamannya, Jakarta Selatan, Sabtu (18/4).

BACA JUGA  Ribuan Warga Solo Sambut Kedatangan Jokowi-Iriana

Sodorkan ke PDIP

JK pun membawa-bawa nama Jokowi. Ia bahkan menyebut perannya di balik karier Jokowi hingga menjadi Presiden ke-7 RI. Menurut JK, dialah orang yang membawa Jokowi dari Solo ke Jakarta.

Dia juga menyodorkan nama Jokowi ke Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri di pemilihan kepala daerah (pilkada) DKI Jakarta). Dengan kata lain Jokowi menjadi Presiden ke-7 RI karena dia.

“Kasih tahu semua itu termul-termul itu, Jokowi jadi presiden karena saya,” tegas JK.

JK juga mengatakan Jokowi jadi calon presiden saat itu juga karena dirinya yang menjadi calon wakil presidennya. Menurutnya, saat itu, Megawati tidak mau menandatangani pencalonan Jokowi kalau bukan JK wakilnya.

Pembimbing Jokowi

“Tiba-tiba jadi Presiden, saya bilanglah, “Eh belum cukup pengalaman jangan, nanti rusak negeri ini.” Ah tapi Ibu Mega kasih tahu saya, dia tidak mau teken kalau saya tidak wakilnya.

BACA JUGA  Joko Widodo Terima Kunjungan Menteri Toleransi UEA

“Nah dua tahun dia Gubernur, oke silakan, saya tidak campur, saya tidak pernah datang waktu Gubernur. Tiba-tiba jadi Presiden, saya bilanglah, ‘Eh belum cukup pengalaman jangan, nanti rusak negeri ini’, Ah tapi Ibu Mega kasih tahu saya, dia tidak mau teken kalau saya tidak wakilnya,” katanya.

Menurut JK, saat itu Megawati ingin JK membimbing Jokowi.

“Kenapa Bu saya mesti wakil, karena Pak JK yang paling berpengalaman, bimbinglah dia. Ibu Mega yang minta sama saya agar dampingi karena beliau tidak berpengalaman. Kasih tahu para buzzer itu, dia tidak jadi Gubernur kalau bukan saya, ngerti?” imbuh JK.

Kasih lihat.

Terkait polemik ijazah palsu, JK pun meminta Jokowi membuka ijazahnya. Dia tidak ingin masalah ini berlarut-larut.

BACA JUGA  Haedar Puji Keberhasilan UMS Jadi Pusat Unggulan Pendidikan

“Sudahlah Pak Jokowi, sudahlah. Kasih lihat ijazah saja. Itu saja. Timbul lagi, sensitif sekali itu ijazah. Kenapa sih? Dan saya yakin itu asli, kenapa tidak dikasih lihat? Kenapa tidak dikasih lihat? Membiarkan masyarakat berkelahi sendiri, saling memaki masyarakat dua tahun,” tutur JK.

Jalur hukum

Selain itu, Jusuf Kalla juga membuka peluang menempuh jalur hukum terkait tudingan penistaan agama. Namun itu masih dikaji kuasa hukumnya.

“Kasih tahu mereka semua, kita akan pertimbangkan, karena kalau tidak dituntut, ini akan terulang lagi. Hati-hati kalau ngomong ke mana-mana,” kata JK. (*/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Arema Pesta Gol, Bali United Redam Super Elja di Gianyar

KOMPETISI kasta tertinggi di Tanah Air, Super League musim 2026-2027 resmi dibuka. Sebanyak dua pertandingan digelar di tempat yang berbeda. Di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, Bali United…

Lolos ke Perempat Final, Bintang/Sofyan Ditunggu Pasangan Australia

PASANGAN voli pantai putra Indonesia, Bintang Akbar/Sofyan Rachman memastikan lolos ke perempat final AVC Beach Continental 2026. Kesuksesan itu didapat Bintang/Sofyan setelah mengalahkan Sam O’Dea/Ben O’Dea dari Selandia Baru 2-0…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Arema Pesta Gol, Bali United Redam Super Elja di Gianyar

  • September 5, 2026
Arema Pesta Gol, Bali United  Redam Super Elja di Gianyar

Gasak Laos, Timnas U-20 Indonesia Puncaki Klasemen Grup H

  • September 4, 2026
Gasak Laos, Timnas U-20 Indonesia Puncaki Klasemen Grup H

Lolos ke Perempat Final, Bintang/Sofyan Ditunggu Pasangan Australia

  • September 4, 2026
Lolos ke Perempat Final, Bintang/Sofyan Ditunggu Pasangan Australia

Integrasikan Data, Pemprov Jabar Kembangkan Aplikasi Baru

  • September 4, 2026
Integrasikan Data, Pemprov Jabar Kembangkan Aplikasi Baru

Pemprov Jabar Dorong Integrasi SMA dan SMK dengan Industri

  • September 4, 2026
Pemprov Jabar Dorong Integrasi SMA dan SMK dengan Industri

Rayakan Hari Pelanggan Nasional, Telkomsel Gelar Program Apresiasi

  • September 4, 2026
Rayakan Hari Pelanggan Nasional, Telkomsel Gelar Program Apresiasi