Dukung Pembangunan Daerah, Telkomsel Perkuat Pemberdayaan Desa

SEBAGAI bentuk komitmen perusahaan dalam memperkuat pembangunan desa dan mendorong transformasi digital yang inklusif, Telkomsel kembali menggelar program  Baktiku Negeriku.

Program tahun ini dilaksanakan pada 21–23 Mei di Desa Balegede, Kecamatan Naringgul, Kabupaten Cianjur berfokus pada pemberdayaan karyawan sebagai mentor dan penggerak perubahan di masyarakat.

Program ini menjawab tantangan masyarakat seperti keterbatasan akses digital, rendahnya kapasitas pengelolaan usaha, serta belum optimalnya pemanfaatan potensi desa.

Sejalan dengan arah pembangunan nasional, Baktiku Negeriku juga mengacu pada Asta Cita poin ke-6, yaitu membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.

Ekosistem ekonomi desa

Dalam konteks ini, mereka menempatkan komunitas lokal sebagai mitra strategis melalui peningkatan kapasitas SDM, akses teknologi digital, serta pendampingan usaha produktif.

Pendekatan ini diharapkan dapat mendorong terciptanya ekosistem ekonomi desa yang lebih mandiri, adaptif, dan berdaya saing, sekaligus memperluas adopsi layanan digital secara inklusif dan berkelanjutan.

BACA JUGA  Irjen Pol Ahmad Luthfi Sebut Desa Sebagai Alat Pembangunan Nasional yang Harus Diperkuat

“Baktiku Negeriku merupakan komitmen Telkomsel dalam menghadirkan dampak sosial  melalui pemanfaatan teknologi digital. Kami percaya bahwa pemberdayaan masyarakat akan lebih efektif ketika dilakukan secara kolaboratif,” ungkap Vice President Consumer Business Area Jabotabek Jabar Telkomsel, Tuty Rahma Afriza Rabu (3/6)

Penghubung akses pengetahuan

Menurut Tuty, berbeda dari tahun sebelumnya, Baktiku Negeriku 2026 memperkuat implementasi Employee Volunteering Program (EVP), di mana karyawan Telkomsel tidak hanya berperan sebagai relawan, tetapi juga sebagai mentor, fasilitator serta penghubung akses pengetahuan dan teknologi.

Melalui peran ini, karyawan turut mendampingi masyarakat dalam berbagai kegiatan, seperti edukasi literasi digital, pengembangan UMKM, serta pemanfaatan teknologi di sektor pertanian dan pariwisata.

BACA JUGA  Telkomsel Bantu Pendidikan pada Peraih Top Scorer Ilmupedia

“Selain itu, program ini juga mengedepankan pemberdayaan anak muda desa sebagai local champion yang dipersiapkan untuk memimpin inisiatif perubahan di daerahnya. Mereka dilibatkan secara aktif dalam perencanaan hingga pengelolaan program berbasis potensi lokal guna menciptakan dampak yang berkelanjutan dan relevan,” jelasnya.

Tuty menyebut, program Baktiku Negeriku 2026 mencakup sejumlah aktivitas utama, antara lain implementasi Integrated Farming Demonstration Plot, pengembangan Creative Tourism berbasis ekonomi sirkular.

“Melalui rangkaian inisiatif ini, Telkomsel menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat desa, mulai dari peningkatan keterampilan digital, peluang pengembangan usaha, hingga pemanfaatan teknologi untuk mendukung produktivitas sehari-hari, sehingga masyarakat dapat lebih mandiri dan siap menghadapi tantangan ekonomi ke depan,” tuturnya.

Berlanjut ke daerah lain

Pada saat yang sama program ini kata Tuty, memperkuat ekosistem kolaboratif antara masyarakat, pemerintah desa dan Telkomsel sebagai penggerak dan enabler pemberdayaan masyarakat, yang tidak hanya menghadirkan akses teknologi, tetapi juga dukungan menyeluruh mulai dari penguatan kapasitas, penyediaan sarana pendukung, hingga pendampingan berkelanjutan.

BACA JUGA  Dukung Ibadah Haji, Telkomsel Hadir di Embarkasi Jabar, Mekah, dan Madinah

Program ini juga melanjutkan dampak positif dari pelaksanaan Baktiku Negeriku di tahun-tahun sebelumnya, yang telah menunjukkan peningkatan pada aspek ekonomi, literasi digital, serta partisipasi sosial masyarakat di berbagai wilayah.

Setelah diselenggarakan di Cianjur, Baktiku Negeriku juga akan diselenggarakan di Desa Bayu, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi pada 11–13 Juni 2026 mendatang. (zahra/M-01)

Related Posts

UGM Pertahankan Predikat Five Star Plus HURS 2025

UNIVERSITAS Gadjah Mada berhasil mempertahankan predikat Five Star Plus dalam Healthy University Rating System (HURS) 2025 yang diselenggarakan oleh ASEAN University Network–Health Promotion Network (AUN-HPN). Penghargaan tersebut diserahkan dalam 2025…

Angkat Kisah Mahasiswa Penerima KIP, Fapet UGM Raih Peringkat 3 PREA 2026

FAKULTAS Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) meraih posisi 3 kategori Teknologi & Digital PR Program dalam PERHUMAS PR Excellence Awards (PREA) 2026. Penghargaan tersebut diraih melalui program komunikasi digital…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Polresta Batang Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Penyerangan Rombongan Persib U-18

  • October 21, 2026
Polresta Batang Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Penyerangan Rombongan Persib U-18

Polda DIY Pastikan 32 Peserta Aksi yang Diamankan sudah Dipulangkan

  • October 21, 2026
Polda DIY Pastikan 32 Peserta Aksi yang Diamankan sudah Dipulangkan

Program Bagi HP Gratis Berisiko Jadi Beban Fiskal dan Boros Anggaran

  • October 21, 2026
Program Bagi HP Gratis Berisiko Jadi Beban Fiskal dan Boros Anggaran

Mahasiswa UNY Kembangkan E-Modul IPA Responsif Gender

  • October 20, 2026
Mahasiswa UNY Kembangkan E-Modul IPA Responsif Gender

Pulihkan Mental Pemain U-18, Persib Terus Lakukan Pendampingan

  • October 20, 2026
Pulihkan Mental Pemain U-18, Persib Terus Lakukan Pendampingan

Polda Jateng Bongkar Jaringan Judi Togel Lintas Wilayah

  • October 20, 2026
Polda Jateng Bongkar Jaringan Judi Togel Lintas Wilayah