Trump Umumkan Kesepakatan Awal Gencatan Senjata di Gaza

PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa Israel dan Hamas telah menyepakati fase pertama dari kerangka perdamaian yang bertujuan mencapai gencatan senjata di Gaza serta pembebasan tawanan Israel dan tahanan Palestina.

Pengumuman ini merupakan tindak lanjut dari rencana perdamaian 20 poin yang disampaikan Trump pekan lalu, dan telah mendapat sambutan positif dari Israel, Hamas, serta sebagian besar komunitas internasional.

Lebih dari 67.000 orang telah tewas akibat perang Israel di Gaza, yang oleh berbagai organisasi hak asasi manusia internasional dan komisi PBB disebut memiliki unsur genosida.

Kesepakatan Gencatan Senjata

Dalam pernyataannya di platform Truth Social pada Rabu (8/10) pukul 23.17 GMT, Trump mengatakan seluruh tawanan akan segera dibebaskan, sementara pasukan Israel akan mundur ke garis yang telah disepakati sebagai bagian dari tahap pertama kesepakatan tersebut.

BACA JUGA  Jusuf Kalla Bertolak ke Qatar, Hadiri Pemakaman Ismail Haniyeh

Beberapa jam sebelumnya, Trump menyampaikan kepada wartawan bahwa dirinya siap berangkat ke Timur Tengah akhir pekan ini untuk mendorong implementasi rencana tersebut.

Rencana perdamaian 20 poin itu pertama kali diungkapkan pada 29 September usai pertemuan Trump dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Gedung Putih. Saat itu, Trump menggambarkan proposalnya sebagai “peta jalan menuju akhir perang di Gaza”.

Selama acara di Gedung Putih pada Rabu, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio memberikan secarik catatan kepada Trump. Setelah membacanya, Trump mengatakan, “Kami sangat dekat dengan kesepakatan di Timur Tengah, dan mereka akan segera membutuhkan saya di sana.”

Trump menutup acara tersebut dengan pernyataan, “Saya harus pergi sekarang untuk mencoba menyelesaikan beberapa masalah di Timur Tengah.”

BACA JUGA  RI-AS Tandatangani Kesepakatan Tarif Dagang

Isi Kesepakatan

Dalam unggahannya, Trump menyebut beberapa poin utama kesepakatan:

  • Israel dan Hamas telah menandatangani fase pertama rencana perdamaian.
  • Semua tawanan akan segera dibebaskan.
  • Israel akan menarik pasukannya ke garis yang disepakati.
  • Langkah ini menjadi tahap awal menuju perdamaian yang kuat dan berkelanjutan.
  • Semua pihak akan diperlakukan secara adil.

Trump juga menyampaikan terima kasih kepada mediator dari Qatar, Mesir, dan Turki atas peran mereka dalam perundingan tersebut.

Kesepakatan ini disebut sebagai terobosan diplomatik terbesar yang dicapai Trump dalam delapan bulan upaya mediasi untuk mengakhiri konflik Gaza. Dalam kampanye pemilihannya kembali, Trump menjadikan penyelesaian perang Gaza sebagai salah satu prioritas kebijakan luar negerinya.

Pembebasan tawanan

Dalam wawancara dengan Fox News, Trump mengatakan bahwa para tawanan bisa mulai dibebaskan pada Senin mendatang, termasuk jenazah mereka yang telah meninggal.

BACA JUGA  Rudy Giuliani Patah Tulang Usai Kecelakaan di New Hampshire

Sumber Hamas menyebut bahwa para tawanan yang masih hidup akan dibebaskan dalam waktu 72 jam setelah kesepakatan disetujui oleh pemerintah Israel. Pejabat Israel memperkirakan proses tersebut dapat dimulai pada Sabtu (11/10).

Trump juga menyatakan keyakinannya bahwa Iran akan berperan dalam upaya perdamaian ini.

Diketahui sekitar 20 tawanan Israel diyakini masih hidup di Gaza. Hamas dan kelompok bersenjata Palestina lainnya dilaporkan menahan sekitar 250 orang pada 7 Oktober 2023, ketika mereka melancarkan serangan ke wilayah Israel yang menewaskan lebih dari 1.100 orang. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Muzani Tegaskan UUD 1945 tak Bisa Diubah Secara Gegabah

KETUA MPR RI Ahmad Muzani, menegaskan MPR tidak akan gegabah dalam melakukan perubahan terhadap UUD 1945. Namun mereka akan mendengarkan berbagai aspirasi, pandangan, pemikiran, ide, dan gagasan dari berbagai elemen…

Kemenimipas Menonaktifkan Lima Pejabat Lapas Cibinong untuk Diperiksa

UNTUK menindaklanjuti temuan Ombudsman perihal  adanya ruang tahanan yang mirip apartemen di Lapas Cibinong, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) akan melakukan investigasi. Untuk itu mereka menonaktifkan lima pejabat struktural Lapas…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Polresta Sleman Selidiki Kasus Pembuangan Bayi

  • September 27, 2026
Polresta Sleman Selidiki Kasus Pembuangan Bayi

Muzani Tegaskan UUD 1945 tak Bisa Diubah Secara Gegabah

  • September 27, 2026
Muzani Tegaskan UUD 1945 tak Bisa Diubah Secara Gegabah

Sleman Siap Gelar Musyawarah Kalurahan Pergantian Lurah Antarwaktu

  • September 27, 2026
Sleman Siap Gelar Musyawarah Kalurahan Pergantian Lurah Antarwaktu

Lulusan UPN Yogyakarta Diminta tidak hanya Fokus Kejar Karier

  • September 27, 2026
Lulusan UPN Yogyakarta Diminta tidak hanya Fokus Kejar Karier

Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

  • September 27, 2026
Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

Hadir di Bandung, MAPrivilege Tawarkan Beragam Benefit

  • September 27, 2026
Hadir di Bandung, MAPrivilege Tawarkan Beragam Benefit