Pemerintah Bangun Sistem Pesantren Tangguh Bencana

PEMERINTAH tengah menyiapkan sistem khusus untuk memperkuat ketahanan pesantren terhadap potensi bencana. Program bertajuk Pesantren Aman dan Tangguh Bencana (PATB) ini dibahas bersama oleh Kementerian Agama (Kemenag), Kemenko PMK, BNPB, dan sejumlah kementerian terkait.

Forum koordinasi ini bertujuan menyatukan arah kebijakan antara regulasi pendidikan keagamaan dan kebijakan nasional penanggulangan bencana. Pesantren dinilai memiliki peran penting bukan hanya dalam pendidikan karakter keagamaan, tetapi juga dalam membangun budaya keselamatan dan kesiapsiagaan di masyarakat.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag, Amien Suyitno, menegaskan penguatan pesantren harus mencakup aspek spiritual, akademik, dan kesiapsiagaan bencana.

“Selama ini regulasi belum berfungsi optimal. Kita perlu memastikan aturan yang ada tidak hanya administratif, tetapi benar-benar menjamin keselamatan santri dan keberlanjutan lembaga pesantren,” ujarnya di Jakarta, Selasa (8/10).

BACA JUGA  BNPB Salurkan DSP untuk Penanganan Korban Gempa di Jabar

Menurut Suyitno, Kemenag akan menempuh dua pendekatan utama: struktural dan kultural. Regulasi tetap penting, namun edukasi kepada pengasuh dan masyarakat pesantren perlu dilakukan dengan menghormati nilai-nilai serta kemandirian pesantren.

“Kesadaran membangun lingkungan aman bencana harus menjadi bagian dari budaya pesantren itu sendiri,” tambahnya.

Pesantren tangguh bencana dan standarisasi bangunan

Perwakilan BNPB menekankan pentingnya standarisasi bangunan pesantren berdasarkan prinsip sekolah atau madrasah aman bencana sebagaimana diatur dalam Peraturan Kepala BNPB Nomor 4 Tahun 2012. Aturan tersebut dinilai perlu diperluas agar sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan satuan pendidikan berbasis pesantren.

Sebagai tindak lanjut, Kemenag, Kemenko PMK, dan BNPB tengah mengkaji pembentukan Tim Kolaboratif Nasional yang akan melakukan verifikasi, pendampingan teknis, dan edukasi mitigasi bencana di pesantren seluruh Indonesia.

BACA JUGA  Pesantren Al-Khoziny di Sidoarjo Ambruk saat Santri Sholat

Forum tersebut juga menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis, antara lain penyusunan analisis risiko bencana khusus pesantren, peningkatan status regulasi menjadi Peraturan Presiden (Perpres) agar memiliki daya ikat lebih kuat, serta pelibatan aktif pemerintah daerah dalam pelaksanaannya.

“Pesantren bukan hanya tempat belajar agama, tetapi juga ruang hidup ribuan santri. Keselamatan mereka adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkas Suyitno. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Sederet Tokoh Bangsa Dapat Penghargaan HPN Awards

SEMANGAT apresiasi terhadap dedikasi dan pengabdian para tokoh bangsa mewarnai malam Penganugerahan HPN Awards 2026 yang digelar Berlian Organizer di Diamond Ballroom, Quest Hotel Simpang Lima Semarang, Jumat (26/6/2026). Sebanyak…

Pencarian Lansia Hilang di Hutan Selorejo belum juga Berhasil

TIM SAR Gabungan belum juga berhasil menemukan lansia yang dilaporkan hilang di kawasan Hutan Selorejo, Kalurahan Sodo, Kapanewon Paliyan, Kabupaten Gunungkidul hingga Jumat (26/6). Kepala Kantor SAR Yogyakarta, Rio Banupanitis,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Gebuk India, Timnas Voli Indonesia Melenggang ke Final AVC Cup

  • June 28, 2026
Gebuk India, Timnas Voli Indonesia Melenggang ke Final AVC Cup

AS dan Iran Kembali Saling Serang meski Sudah Berdamai

  • June 27, 2026
AS dan Iran Kembali Saling Serang meski Sudah Berdamai

TNI AL Kirim Personel ke Italia untuk Jadi Awak Kapal Induk Garibaldi

  • June 27, 2026
TNI AL Kirim Personel ke Italia untuk Jadi Awak Kapal Induk Garibaldi

Belgia dan Mesir Lolos, Iran Tunggu Antrean, Selandia Baru Nangis di Pojokan

  • June 27, 2026
Belgia dan Mesir Lolos, Iran Tunggu Antrean, Selandia Baru Nangis di Pojokan

Tanjung Verde Cetak Sejarah, Spanyol Bikin Uruguay Merana

  • June 27, 2026
Tanjung Verde Cetak Sejarah, Spanyol Bikin Uruguay Merana

Sederet Tokoh Bangsa Dapat Penghargaan HPN Awards

  • June 27, 2026
Sederet Tokoh Bangsa Dapat Penghargaan HPN Awards