KNKT: Pemerintah Harus Serius Tertibkan Truk ODOL

KOMITE Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mendesak pemerintah untuk lebih serius dalam menangani persoalan truk Over Dimension and Over Load (ODOL) melalui perencanaan yang komprehensif dan berkelanjutan.

“Kita harus membuat perencanaan jangka panjang untuk menertibkan truk ODOL. Perencanaan itu harus komprehensif dan dijalankan secara konsisten,” tegas Ketua KNKT, Soerjanto Tjahjono, dalam pernyataan resminya yang diterima Mimbar Nusantara, Senin (2/6).

Menurutnya, penanganan truk ODOL tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan perlu melibatkan banyak kementerian dan lembaga sesuai dengan tupoksi masing-masing.

“Penertiban ini membutuhkan sinergi lintas sektor, mulai dari Kementerian Perhubungan, Kementerian PUPR, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, Kemenko Bidang Perekonomian, Kemenko Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah, Kementerian Keuangan, Kementerian Tenaga Kerja, Bappenas, hingga Korlantas,” jelas Soerjanto.

BACA JUGA  KNKT Siap Ungkap Penyebab Kecelakaan KMP Pratama Jaya

Ia menyarankan tahap awal penertiban dapat dimulai dari proyek-proyek pemerintah dan BUMN dengan penerapan tegas larangan penggunaan truk ODOL. “Pada tahap ini, kontrol sepenuhnya ada di tangan pemerintah, sehingga implementasinya seharusnya bisa berjalan cepat,” ujarnya.

Namun ia mengingatkan, hanya mengandalkan satu-dua kebijakan tanpa implementasi menyeluruh berisiko membuat upaya ini gagal. Soerjanto juga mengungkapkan, baik pengemudi maupun pemilik truk ODOL sebenarnya tidak menikmati kondisi yang ada saat ini.

“Truk cepat rusak dan sangat rawan kecelakaan. Bahkan para sopir mengakui kondisi itu mengerikan. ‘Ibaratnya, kalau direm hari Senin, baru berhenti hari Sabtu’, begitu candaan mereka,” ungkapnya.

Penertiban truk ODOL dan pemberantasan premanisme

Lebih lanjut, KNKT menilai upaya penertiban truk ODOL juga harus dibarengi dengan pemberantasan praktik premanisme dan pungutan liar (pungli) di jalanan, yang menjadi beban besar bagi pengusaha dan pengemudi angkutan barang.

BACA JUGA  Polda Jateng Amankan Aksi Mogok Sopir Truk di Semarang

“Biaya yang dikeluarkan karena pungli bisa mencapai 15% hingga 35% dari ongkos angkut, tergantung daerah dan jenis barang. Ini memberatkan dan harus segera diatasi,” ujarnya.

Soerjanto menegaskan, kebijakan penertiban truk ODOL harus didiskusikan dan dipersiapkan secara matang dengan melibatkan semua pihak terkait, mulai dari asosiasi pengusaha angkutan barang, asosiasi sopir truk, pemerintah, hingga pemilik barang.

Sebagai bagian dari solusi jangka panjang, KNKT juga mendorong pengalihan moda angkutan dari darat ke kereta api dan laut. Salah satu uji coba dilakukan di wilayah Sukabumi, di mana distribusi air mineral mulai dialihkan dari truk ke moda kereta.

“Namun secara ekonomi, hal ini juga tidak mudah. Diperlukan dukungan semua pihak dan komitmen yang kuat agar upaya ini berjalan efektif,” pungkas Soerjanto. (WID/S-01)

BACA JUGA  Tekan Kecelakaan Bus, KNKT Dorong Menparekaf Minta Hotel Beri Kamar untuk Sopir

Siswantini Suryandari

Related Posts

Laga Pembuka EPA ONE 2026/2027, Dewa United U20 Ungguli Persija U20

Kompetisi Elite Pro Academy/EPA ONE 2026/2027 resmi bergulir. Laga pembuka EPA ONE 2026/2027 yang mempertemukan Dewa United Banten FC U20 dan Persija Jakarta U20 berlangsung di Training Ground Dewa United…

Ludes Terjual, 67 Ribu Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Laga Indonesia Vs Thailand

Antusiasme suporter Indonesia untuk menyaksikan final FIFA ASEAN Cup 2026 membludak. Panitia penyelenggara mengonfirmasi sebanyak 67 ribu tiket pertandingan final Indonesia melawan Thailand telah terjual habis atau sold out. Partai…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Hore! Dua Badak Sumatera di TNWK Dilaporkan Tengah Hamil

  • October 5, 2026
Hore! Dua Badak Sumatera di TNWK Dilaporkan Tengah Hamil

Densus 88 Tangkap 11 Terduga Teroris di Enam Provinsi

  • October 4, 2026
Densus 88 Tangkap 11 Terduga Teroris di Enam Provinsi

Pertamina Gelar Pemeriksaan Gigi Gratis untuk Anak Berkebutuhan Khusus

  • October 4, 2026
Pertamina Gelar Pemeriksaan Gigi Gratis untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Yayasan Inspirasi RA Kartini Bantu Air Bersih untuk Warga Gunungkidul

  • October 4, 2026
Yayasan Inspirasi RA Kartini Bantu Air Bersih untuk Warga Gunungkidul

Laga Pembuka EPA ONE 2026/2027, Dewa United U20 Ungguli Persija U20

  • October 4, 2026
Laga Pembuka EPA ONE 2026/2027, Dewa United U20 Ungguli Persija U20

Densus 88 dan Satbrimob Tangkap 3 Orang Terduga Teroris di Sulteng

  • October 4, 2026
Densus 88 dan Satbrimob Tangkap 3 Orang Terduga Teroris di Sulteng