Jutaan Pelayat Hadiri Prosesi Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei

EMPAT bulan setelah tewas akibat serangan Amerika Serikat dan Israel, Iran akhirnya menggelar prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi mereka Ayatollah Ali Khamenei selama sepekan.

Jutaan pelayat dari dalam dan luar negeri, termasuk para tokoh agama nampak memberikan penghormatan terakhir pada Khamenei di Musalla Besar Teheran.

Perwakilan dari pusat-pusat Islam, kelompok masyarakat, serta gerakan anti-perang dan anti-hegemoni dari sejumlah negara Eropa, termasuk Italia, Belanda, Inggris, Denmark, dan Australia hadir di Teheran.

Upacara pemakaman akan berlanjut pada Sabtu (4/7) dan Minggu (5/7), dengan jenazah Ali Khamenei tetap disemayamkan di Musalla Besar Teheran, sebelum prosesi pemakaman selanjutnya pada Senin (6/7).

Bersamaan dengan Hari Kemerdekaan AS

Para tokoh agama dari sejumlah negara turut menghadiri prosesi pemakaman Pemimpin Iran Ayatollah Ali Khamenei. (Dok.Ist)

Meski perang melawan AS dan Isrel telah menguras kas negara dan kesulitan ekonomi mendera, Iran sepertinya tetap nekad mengantar kepergian mendiang pemimpin mereka dalam upacara besar. Uniknya upacara itu digelar bertepatan dengan perayaan Hari Kemerdekaan AS ke-250.

BACA JUGA  Tingkat Radiasi di Kawasan Teluk Normal Usai Konflik 12 Hari

Pihak berwenang mengatakan mereka telah meluncurkan salah satu upaya logistik terbesar dalam sejarah Republik Islam, memobilisasi pegawai pemerintah, universitas, serikat pekerja, petugas pemadam kebakaran, tentara, dan relawan untuk mengatur para pelayat selama sepuluh hari ke depan.

“Kita harus bangkit dan meneriakkan seruan kepada dunia agar mereka tahu bahwa bangsa Iran tidak akan tinggal diam dalam menghadapi penindasan… dan tidak akan melepaskan darah Imamnya (Khamenei),” tulis ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf di akun media sosialnya.

Profil Khamenei

Prosesi pemakaman Pemimpin Iran Ayatollah Ali Khamenei. (Dok.Ist)

Selama 37 tahun pemerintahannya, Khamenei dikenal sebagai penentang hegemoni Barat. Ia tewas pada hari pertama perang Iran melawan AS-Israel, pada 28 Februari lalu.

BACA JUGA  Trump Umumkan Gencatan Senjata dengan Iran

Semula, pihak AS memprediksi kematian Khamenei akan langsung membuat Iran menyerah. Namun seballiknya, kematian Ali Khamenei justru seperti bensin yang disiramkan ke api. Semangat, kemarahan, dan persatuan rakyat Iran seperti tersulut untuk melawan kekuatan asing. Apalagi dunia internasional pun turut mengecam pembunuhan tersebut.

“Pembunuhan tersebut telah membuat Khamenei jauh lebih kuat secara simbolis setelah kematiannya daripada saat ia masih hidup,” kata Sina Toossi, seorang peneliti senior non-residen di Center of International Policy dikutip CNN.

“Khamenei sekarang digambarkan sebagai otoritas agama yang menjadi martir, mirip dengan para santo Syiah yang dihormati yang menjadi martir, yang pandangan dunianya dibenarkan oleh cara kematiannya.” (*/N-01)

BACA JUGA  Iran Siap Hentikan Serangan jika Isreal tak lagi Menyerang

 

Dimitry Ramadan

Related Posts

Tekuk Swiss, Argentina Ditunggu Inggris di Semifinal

ARGENTINA memastikan tiket ke semifinal Piala Dunia setelah menekuk Swiss 3-1 lewat pertarungan dramatis di babak perempat final, Minggu. Dalam duel di Arrowhead Stadium, Kansas City tersebut, harus dilanjutkan dengan perpanjangan…

Brace Bellingham Antar Inggris ke Semifinal

INGGRIS sukses menyegel tiket ke semifinal Piala Dunia 2026 setelah menundukan perlawanan Norwegia 2-1  di babak perempatfinal lewat perpanjangan waktu. Dalam laga yang berlangsung di Miami Stadium, Minggu (12/7) dini…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Komedian Temon Meninggal Dunia

  • July 12, 2026
Komedian Temon Meninggal Dunia

Tekuk Swiss, Argentina Ditunggu Inggris di Semifinal

  • July 12, 2026
Tekuk Swiss, Argentina Ditunggu Inggris di Semifinal

Brace Bellingham Antar Inggris ke Semifinal

  • July 12, 2026
Brace Bellingham Antar Inggris ke Semifinal

Spanyol Ngeri-ngeri Sedap Tantang Prancis di Semifinal

  • July 11, 2026
Spanyol Ngeri-ngeri Sedap Tantang Prancis di Semifinal

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Jadi Tersangka Kasus TPPU

  • July 11, 2026
Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Jadi Tersangka Kasus TPPU

Jaksa Agung Tunjuk Rudi Margono sebagai Plt Jampidsus

  • July 11, 2026
Jaksa Agung Tunjuk Rudi Margono sebagai Plt Jampidsus