Singkirkan Aljazair, Swiss Tunggu Pemenang Laga Kolombia vs Ghana

SWISS memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Aljazair 2-0 pada laga babak 32 besar di BC Place, Vancouver, Jumat WIB. Kedua gol Swiss dalam laga itu dicetak Breel Embolo pada menit ke-10 dan Dan Ndoye pada menit ke-46.

Selanjutnya tim asuhan Murat Yakin itu akan menghadapi pemenang pertandingan Kolombia melawan Ghana di babak 16 besar. Menurut penyerang Swiss, Breel Embolo efektivitas memanfaatkan peluang menjadi kunci keberhasilan timnya menyingkirkan Aljazair 2-0.

“Kami menderita pada awal pertandingan, tetapi berhasil mencetak gol tim yang luar biasa. Aljazair adalah tim kuat dan kami senang menang dengan clean sheet juga,” kata Embolo.

BACA JUGA  Lagi, Lima Negara Eropa Amankan Tempat di Piala Dunia 2026

Di sisi lain, pemain kawakan Aljazair, Riyad Mahrez mengakui mereka dihukum Swiss akibat kesalahan sendiri. Mahrez menyebut Aljazair sebenarnya masih mampu bersaing, namun, dua kesalahan yang berujung gol Swiss membuat langkah tim asuhan Vladimir Petkovic itu harus terhenti

“Target kami adalah lolos dan saya pikir ini pertandingan yang bisa kami menangkan. Namun kami kebobolan dua kali karena kesalahan sendiri,” kata Mahrez.

Petik pelajaran

Kapten Aljazair, Riyad Mahrez. (dok/Ist)

Kendati demikain pemain berusia 35 tahun itu tetap melihat ada sisi positif dari perjalanan Aljazair di Piala Dunia 2026, terutama keberhasilan mereka menembus fase gugur.

Senada, pemain Aljazair lainya, Jaouen Hadjam juga menyebut kegagalan The Desert Foxes menjadi pelajaran berharga.

BACA JUGA  Gasak Hongaria, Jerman Segel Tiket ke Babak 16 Besar

Hadjam menilai kekalahan dari Swiss pada babak 32 besar tidak semata-mata disebabkan tekanan pertandingan. “Setiap pertandingan di Piala Dunia selalu menghadirkan tekanan bagi semua tim. Mungkin hari ini tekanannya sedikit lebih besar karena ini laga hidup-mati, tetapi tekanan adalah hal yang baik dan kami membutuhkannya,” kata Hadjam.

Ia menegaskan pertandingan berjalan ketat dan ditentukan oleh detail-detail kecil. “Kami melakukan banyak hal positif. Tentu kami harus tetap berpikir positif, tetapi kami juga tidak boleh puas karena pertandingan seperti ini ditentukan oleh detail kecil. Lawan lebih efektif dan itu yang membuat kami kalah,” ujarnya. (*/N-02)

BACA JUGA  Bahrain Terdepak, Timnas Indonesia Lolos ke Ronde Empat

Dimitry Ramadan

Related Posts

Tekuk Swiss, Argentina Ditunggu Inggris di Semifinal

ARGENTINA memastikan tiket ke semifinal Piala Dunia setelah menekuk Swiss 3-1 lewat pertarungan dramatis di babak perempat final, Minggu. Dalam duel di Arrowhead Stadium, Kansas City tersebut, harus dilanjutkan dengan perpanjangan…

Brace Bellingham Antar Inggris ke Semifinal

INGGRIS sukses menyegel tiket ke semifinal Piala Dunia 2026 setelah menundukan perlawanan Norwegia 2-1  di babak perempatfinal lewat perpanjangan waktu. Dalam laga yang berlangsung di Miami Stadium, Minggu (12/7) dini…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Komedian Temon Meninggal Dunia

  • July 12, 2026
Komedian Temon Meninggal Dunia

Tekuk Swiss, Argentina Ditunggu Inggris di Semifinal

  • July 12, 2026
Tekuk Swiss, Argentina Ditunggu Inggris di Semifinal

Brace Bellingham Antar Inggris ke Semifinal

  • July 12, 2026
Brace Bellingham Antar Inggris ke Semifinal

Spanyol Ngeri-ngeri Sedap Tantang Prancis di Semifinal

  • July 11, 2026
Spanyol Ngeri-ngeri Sedap Tantang Prancis di Semifinal

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Jadi Tersangka Kasus TPPU

  • July 11, 2026
Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Jadi Tersangka Kasus TPPU

Jaksa Agung Tunjuk Rudi Margono sebagai Plt Jampidsus

  • July 11, 2026
Jaksa Agung Tunjuk Rudi Margono sebagai Plt Jampidsus