Pemprov Jabar Siaga Cegah Karhutla saat Kemarau

UNTUK mengantisipasi peningkatan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada musim kemarau, Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Jawa Barat (Jabar ) memperketat upaya pencegahan di lapangan sekaligus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.

Kepala Dinas Kehutanan Jabar, Dodit Ardian Pancapana  menyatakan bahwa instansinya menerapkan langkah pencegahan untuk menekan potensi karhutla sedini mungkin.

“Kami bersama berbagai pihak terus mengintensifkan patroli berkala di wilayah rawan, memantau kondisi tutupan hutan, menggalakkan sosialisasi edukatif, serta memperkuat koordinasi lintas sektor demi meminimalkan risiko karhutla,” paparnya.

Dodit menekankan bahwa peran aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam mitigasi kebakaran karhutla. Warga diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, menghindari pembakaran sampah di sekitar kawasan hutan, memastikan sisa api unggun padam sempurna, dan tidak membuang puntung rokok sembarangan.

BACA JUGA  Didukung Warga, PT BGR Berhasil Antisipasi Karhutla

Kelalaian manusia

Jika menemukan indikasi atau titik api, masyarakat diharapkan segera melapor ke instansi terdekat.

“Kewaspadaan ekstra ini krusial mengingat cuaca kering, curah hujan rendah, serta penurunan kadar air vegetasi membuat kawasan hutan dan lahan sangat rentan terbakar. Sebagian besar kejadian karhutla di Indonesia tercatat akibat kelalaian dan aktivitas manusia,” terangnya.

Menurut Dodit, dampak karhutla tidak hanya merusak vegetasi, tetapi juga mengancam habitat satwa liar, merusak kualitas tanah, mempercepat emisi gas rumah kaca, serta memicu asap yang menurunkan kualitas udara bagi kesehatan warga, khususnya anak-anak dan lansia.

“Menjaga kelestarian hutan sebagai penyangga kehidupan, penyedia air bersih, dan penyerap karbon merupakan tanggung jawab bersama dan kepedulian seluruh elemen masyarakat menjadi benteng utama dalam menjaga keasrian hutan Jabar demi warisan generasi mendatang,” tuturnya.

BACA JUGA  Karhutla Turun 40%, Menhut Apresiasi Dukungan Presiden

Kesiapsiagaan diperkuat

Sementara itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar, juga terus melakukan berbagai langkah pencegahan untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran karhutla, terutama saat memasuki musim kemarau.

Upaya yang dilakukan meliputi peningkatan pemantauan wilayah rawan kebakaran, penyebaran informasi peringatan dini, serta penguatan koordinasi dengan BPBD Kabupaten/Kota, TNI, Polri, pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar Teten Ali mengatakan, BPBD juga meningkatkan edukasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, tidak membuang puntung rokok di area kering, serta lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.

Bersinergi

Kesiapsiagaan personel dan peralatan penanganan kebakaran juga terus diperkuat agar dapat melakukan respons cepat apabila terjadi kejadian.

BACA JUGA  Bandung Dilanda Cuaca Ekstrem Dingin pada Malam Hari 

“Melalui sinergi bersama seluruh pihak, BPBD Jabar berupaya mengurangi risiko kebakaran lahan dan memastikan penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terpadu sehingga dampak terhadap masyarakat dan lingkungan dapat diminimalkan,” imbuhnya.

Teten menyebut, berdasarkan data BPBD Jabar per 10 Agustus 2026, terjadi 90 karhutla di 72 kecamatan di Jabar,  kebakaran karhutla terbanyak terjadi di Kabupaten Sumedang sebanyak 16 kejadian, Kabupaten Majalengka 11 kejadian dan Kabupaten Bandung 8 kejadian. (zahra/M-01)

Related Posts

JFW 2026, Ruang Bertemunya Identitas Lokal dan Jejaring Global

WAKIL Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X  resmi membuka gelaran Jogja Fashion Week (JFW) XXI 2026 di Jogja Expo Center (JEC), Banguntapan, Sleman, pada Kamis (13/08). Ajang itu diharapkan jadi…

GMKI Desak Kapolres Kebut Penyelidikan Kebakaran Pasar Dwikora

GERAKAN  Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Pematangsiantar-Simalungun mendesak Kapolres Pematangsiantar untuk mempercepat  proses penyelidikan kebakaran pasar tradisional Pasar Dwikora Parluasan. Kebakaran yang terjadi pada 18 Juni 2026 sekitar pukul 03.05 WIB…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

JFW 2026, Ruang Bertemunya Identitas Lokal dan Jejaring Global

  • August 13, 2026
JFW 2026, Ruang Bertemunya Identitas Lokal dan Jejaring Global

Tinjau Perlinsos Digital, Menkomdigi Pastikan Bansos Tepat Sasaran dan Bebas KKN

  • August 13, 2026
Tinjau Perlinsos Digital, Menkomdigi Pastikan Bansos Tepat Sasaran dan Bebas KKN

Pemprov Jabar Siaga Cegah Karhutla saat Kemarau

  • August 13, 2026
Pemprov Jabar Siaga Cegah Karhutla saat Kemarau

Bantu Mahasiswa Dapat Pengalaman,Telkomsel Luncurkan Virtual Virtuship

  • August 13, 2026
Bantu Mahasiswa Dapat Pengalaman,Telkomsel Luncurkan Virtual Virtuship

Mahasiswa KKN UGM Ajarkan Olah Minyak Jelantah Jadi Sabun dan Aromaterapi

  • August 13, 2026
Mahasiswa KKN UGM Ajarkan Olah Minyak Jelantah Jadi Sabun dan Aromaterapi

Ketika Ilmu Pengetahuan Melintasi Sekat Iman dan Keyakinan

  • August 12, 2026
Ketika Ilmu Pengetahuan Melintasi Sekat Iman dan Keyakinan