Pemprov Jabar Siaga Cegah Karhutla saat Kemarau

UNTUK mengantisipasi peningkatan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada musim kemarau, Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Jawa Barat (Jabar ) memperketat upaya pencegahan di lapangan sekaligus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.

Kepala Dinas Kehutanan Jabar, Dodit Ardian Pancapana  menyatakan bahwa instansinya menerapkan langkah pencegahan untuk menekan potensi karhutla sedini mungkin.

“Kami bersama berbagai pihak terus mengintensifkan patroli berkala di wilayah rawan, memantau kondisi tutupan hutan, menggalakkan sosialisasi edukatif, serta memperkuat koordinasi lintas sektor demi meminimalkan risiko karhutla,” paparnya.

Dodit menekankan bahwa peran aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam mitigasi kebakaran karhutla. Warga diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, menghindari pembakaran sampah di sekitar kawasan hutan, memastikan sisa api unggun padam sempurna, dan tidak membuang puntung rokok sembarangan.

BACA JUGA  Polisi Tetapkan 113 Orang Jadi Tersangka Kasus Karhutla

Kelalaian manusia

Jika menemukan indikasi atau titik api, masyarakat diharapkan segera melapor ke instansi terdekat.

“Kewaspadaan ekstra ini krusial mengingat cuaca kering, curah hujan rendah, serta penurunan kadar air vegetasi membuat kawasan hutan dan lahan sangat rentan terbakar. Sebagian besar kejadian karhutla di Indonesia tercatat akibat kelalaian dan aktivitas manusia,” terangnya.

Menurut Dodit, dampak karhutla tidak hanya merusak vegetasi, tetapi juga mengancam habitat satwa liar, merusak kualitas tanah, mempercepat emisi gas rumah kaca, serta memicu asap yang menurunkan kualitas udara bagi kesehatan warga, khususnya anak-anak dan lansia.

“Menjaga kelestarian hutan sebagai penyangga kehidupan, penyedia air bersih, dan penyerap karbon merupakan tanggung jawab bersama dan kepedulian seluruh elemen masyarakat menjadi benteng utama dalam menjaga keasrian hutan Jabar demi warisan generasi mendatang,” tuturnya.

BACA JUGA  Jabar Kendalikan Hama Antisipasi Gagal Panen Musim Kemarau

Kesiapsiagaan diperkuat

Sementara itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar, juga terus melakukan berbagai langkah pencegahan untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran karhutla, terutama saat memasuki musim kemarau.

Upaya yang dilakukan meliputi peningkatan pemantauan wilayah rawan kebakaran, penyebaran informasi peringatan dini, serta penguatan koordinasi dengan BPBD Kabupaten/Kota, TNI, Polri, pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar Teten Ali mengatakan, BPBD juga meningkatkan edukasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, tidak membuang puntung rokok di area kering, serta lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.

Bersinergi

Kesiapsiagaan personel dan peralatan penanganan kebakaran juga terus diperkuat agar dapat melakukan respons cepat apabila terjadi kejadian.

BACA JUGA  Manggala Agni Padamkan Karhutla di Dumai, Bengkalis, dan Siak

“Melalui sinergi bersama seluruh pihak, BPBD Jabar berupaya mengurangi risiko kebakaran lahan dan memastikan penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terpadu sehingga dampak terhadap masyarakat dan lingkungan dapat diminimalkan,” imbuhnya.

Teten menyebut, berdasarkan data BPBD Jabar per 10 Agustus 2026, terjadi 90 karhutla di 72 kecamatan di Jabar,  kebakaran karhutla terbanyak terjadi di Kabupaten Sumedang sebanyak 16 kejadian, Kabupaten Majalengka 11 kejadian dan Kabupaten Bandung 8 kejadian. (zahra/M-01)

Related Posts

Pemprov Jabar Tutup Operasional Tambang PT Mas Putih Belitung

PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat menutup operasional PT Mas Putih Belitung yang mengelola tambang di Desa Tamansari Kecamatan Pangkalan Kabupaten Karawang pada Selasa (15/9/2026). Penutupan ditandai dengan pemasangan Satpol PP Line…

83 Warga Sumberharjo Prambanan Terima Serat Kekancingan Tanah Kasultanan

PENGHAGENG Kawedanan Hageng Punakawan Datu Dana Suyasa, GKR Mangkubumi menyerahkan Serat Kekancingan yang diawali dengan Serat Palilah kepada 83 warga Padukuhan Sengir Kalurahan Sumberharjo, Prambanan, Sleman. Mereka adalah warga kawasan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Pemprov Jabar Tutup Operasional Tambang PT Mas Putih Belitung

  • September 16, 2026
Pemprov Jabar Tutup Operasional Tambang PT Mas Putih Belitung

UGM Raih Peringkat Ketiga UI GreenMetric Indonesia 2026

  • September 16, 2026
UGM Raih Peringkat Ketiga UI GreenMetric Indonesia 2026

83 Warga Sumberharjo Prambanan Terima Serat Kekancingan Tanah Kasultanan

  • September 16, 2026
83 Warga Sumberharjo Prambanan Terima Serat Kekancingan Tanah Kasultanan

Dekan Fakultas Peternakan UGM Dipercaya Pimpin AAACU

  • September 16, 2026
Dekan Fakultas Peternakan UGM Dipercaya Pimpin AAACU

UIN Sunan Kalijaga Raih Tiga Penghargaan UI GreenMetric

  • September 16, 2026
UIN Sunan Kalijaga Raih Tiga Penghargaan UI GreenMetric

Wagub Jabar Minta Mahasiswa Baru Ikopin Jaga Eksistensi Koperasi

  • September 16, 2026
Wagub Jabar Minta Mahasiswa Baru Ikopin Jaga Eksistensi Koperasi