OJK Gandeng Persis Perluas Akses Keuangan Sampai Desa

OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) bersama Persatuan Islam (Persis) memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah melalui penyelenggaraan School of Syariah (SoS) dan implementasi Ekosistem Pusat Inklusi Keuangan Syariah (EPIKS) di Auditorium Institut Agama Islam (IAI) Persis Garut

Kegiatan yang merupakan hasil kolaborasi OJK, Persis, Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Bank Syariah Indonesia (BSI), dan Unit Usaha Syariah (UUS) PT Pegadaian tersebut diikuti oleh 430 peserta dari lingkungan Persis dan masyarakat di lingkungan Kabupaten Garut.

Kegiatan ini diawali dengan kegiatan Pra-EPIKS yang diselenggarakan secara daring pada 8 Juni lalu dan diikuti oleh 214 peserta. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, peserta memperoleh edukasi keuangan syariah serta informasi mengenai perluasan akses layanan keuangan syariah.

Selanjutnya, melalui program SOS, OJK membekali tokoh agama dan tokoh masyarakat dengan pengetahuan dan keterampilan untuk menjadi Duta Literasi Keuangan Syariah.

BACA JUGA  OJK Sebut Sektor Jasa Keuangan di Jateng Stabil

Literasi dan inklusi keuangan syariah

Kepala Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan OJK M. Ismail Riyadi menyampaikan bahwa organisasi kemasyarakatan Islam memiliki peran strategis dalam memperluas jangkauan literasi dan inklusi keuangan syariah di Indonesia.

“Organisasi kemasyarakatan Islam merupakan mitra strategis dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah karena memiliki semangat pemberdayaan yang kuat sehingga dapat memperkuat solidaritas sosial, memperluas akses masyarakat terhadap potensi ekonomi, serta meningkatkan pemanfaatan layanan keuangan syariah yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujar M. Ismail Riyadi.

Beri apresiasi

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Garut yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Garut Nurdin Yana menyampaikan apresiasi atas sinergi yang dibangun OJK bersama Persis dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap keuangan syariah.

“Kami menyambut baik kolaborasi antara OJK, KNEKS, Persis, dan seluruh pemangku kepentingan dalam pelaksanaan program EPIKS dan School of Syariah di Kabupaten Garut.”

BACA JUGA  OJK Bantah Terlibat Penawaran Jasa IPO

“Program ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat literasi  inklusi keuangan syariah melalui penguatan peran tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perluasan akses layanan keuangan syariah hingga tingkat komunitas,” ujar Nurdin Yana.

Akses keuangan syariah

Pada kesempatan yang sama, Kepala OJK Tasikmalaya, Kepala Grup Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah OJK, dan Rektor IAI Persis Garut menyematkan atribut Duta Literasi Keuangan Syariah kepada peserta terpilih sebagai simbol komitmen dalam memperluas edukasi keuangan syariah kepada masyarakat.

Selain itu, turut dilakukan pengukuhan Agen LAKU PANDAI Syariah oleh BSI dan Agen Pegadaian Syariah oleh UUS PT Pegadaian yang akan berperan untuk menyediakan layanan keuangan syariah bagi masyarakat di Kabupaten Garut.

BACA JUGA  Afirmasi Kredit dari S&P Tegaskan Ketahanan Ekonomi Indonesia

“Melalui Duta Literasi Keuangan Syariah dan Agen LAKU PANDAI Syariah, kami ingin menghadirkan edukasi dan akses keuangan syariah yang lebih dekat dengan masyarakat sehingga manfaat keuangan syariah dapat dirasakan secara lebih luas dan merata.,” kata Nofa Hermawati.

Melalui kegiatan ini, OJK mengukuhkan Duta Literasi Keuangan Syariah serta menggandeng Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) Syariah dalam memperluas akses keuangan syariah melalui pengukuhan Agen Layanan Keuangan Syariah.

Ke depan, sinergi dengan organisasi kemasyarakatan Islam akan terus diperkuat guna memperluas jangkauan literasi dan inklusi keuangan syariah serta mendukung pemberdayaan ekonomi umat secara berkelanjutan. (Yey/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Gandeng ITB, Pemkot Bandung Luncurkan Program Angkot to School

PEMERINTAH Kota Bandung terus mendorong pembenahan transportasi publik melalui pengembangan sistem integrasi angkutan kota (angkot). Program yang dikembangkan bersama Institut Teknologi Bandung (ITB) tersebut kini mulai diuji coba untuk menghadirkan…

Diduga Korupsi untuk Judol, Pimpinan Cabang Bank Pemerintah di Sleman Ditangkap

KEJAKSAAN Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta menahan seorang pimpinan sebuah bank pelat merah di Sleman berinisial HSU. Kasi Penkum Kejati DIY Langgeng Prabowo menjelaskan dalam menangani kasus itu mereka memeriksa saksi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Gandeng ITB, Pemkot Bandung Luncurkan Program Angkot to School

  • November 6, 2026
Gandeng ITB, Pemkot Bandung Luncurkan Program Angkot to School

Diduga Korupsi untuk Judol, Pimpinan Cabang Bank Pemerintah di Sleman Ditangkap

  • November 6, 2026
Diduga Korupsi untuk Judol, Pimpinan Cabang Bank Pemerintah di Sleman Ditangkap

Puluhan Kades dari Kalsel Studi Tiru ke Kampung Edukasi Sampah Sidoarjo 

  • November 6, 2026
Puluhan Kades dari Kalsel Studi Tiru ke Kampung Edukasi Sampah Sidoarjo 

Festival Literasi Sergai Dorong Generasi Muda Cerdas Digital dan Gemar Membaca

  • November 6, 2026
Festival Literasi Sergai Dorong Generasi Muda Cerdas Digital dan Gemar Membaca

Dukung Industri Dalam Negeri, KAI Batal Impor Kereta Bekas dari Jepang

  • November 6, 2026
Dukung Industri Dalam Negeri, KAI Batal Impor Kereta Bekas dari Jepang

KAI Siapkan Anggaran Rp2 Triliun untuk Bangun Kereta di Bali

  • November 6, 2026
KAI Siapkan Anggaran Rp2 Triliun untuk Bangun Kereta di Bali