Paku Alam X Minta Masyarakat Berikan Informasi Lengkap saat Disensus

SENSUS Ekonomi 2026 merupakan pendataan menyeluruh terhadap seluruh kegiatan ekonomi di luar sektor pertanian.

Bagi Daerah Istimewa Yogyakarta, hasil sensus yang diselenggarakan setiap 10 tahun sekali itu memiliki nilai yang penting yang akan menjadi fondasi penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi nasional maupun daerah.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X ketika membacakan sambutan tertulis Gubernur DIY pada Pencanangan Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Teras Malioboro I pada Kamis sore.

Data dasar

Dikatakan, tujuan Sensus Ekonomi 2026 adalah menyediakan data dasar yang terpercaya mengenai struktur ekonomi, karakteristik usaha, serta perkembangan ekonomi digital dan ekonomi lingkungan.

Data dasar ini, lanjutnya, akan nmenjadi fondasi penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi nasional maupun daerah.

“Dan sebagai daerah yang bertumpu pada kekuatan jasa, pendidikan, pariwisata, ekonomi kreatif, budaya, dan UMKM, kita memerlukan potret yang utuh mengenai dinamika dunia usaha,” kata Sri Paduka.

BACA JUGA  Peduli Sesama, Tamado Group Berbagi Makanan

Berpartisipasi aktif

Sri Paduka Paku Alam X kemudian mengajak seluruh masyarakat DIY untuk memberikan dukungan penuh dan berpartisipasi aktif dalam pelaksanaannya, demi terwujudnya data yang akurat, lengkap, dan berkualitas.

Karena setiap data yang disampaikan akan menjadi pijakan bagi kebijakan pembangunan yang menentukan masa depan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat di masa depan.

“Mari kita sambut para petugas Badan Pusat Statistik dengan baik, berikan informasi yang benar, lengkap, dan sebenar-benarnya,” kata Sri Paduka.

Tertinggi kedua

Sementara Wakil Kepala BPS RI, Sonny Harry Budiutomo Harmadi mengatakan, Sensus Ekonomi 2026 berlangsung dalam rentang waktu 15 Juni-31 Agustus 2026. BPS RI, jelasnya menerjunkan sebanyak 251.000 lebih petugas sensus.

BACA JUGA  Sabang Jadi Kota Ketiga Tamado Group Menggelar Workshop Go Digital

Ia menyebutkan lagi untuk DIY diterjunkan 4.082 petugas. Ia mengemukakan, DIY sangat isimewa karena selama ini capaian indeks pembangunan manusianya tertinggi kedua di Indonesia.

“Yogyakarta terkenal dengan Kota Pendidikan, di mana pendidikan punya peran yang luar biasa dalam pembangunan bangsa, baik dalam konteks pembangunan manusia maupun pembangunan ekonomi,” ungkapnya.

Dikatakan pendidikan termasuk dalam aktivitas ekonomi. Karenanya, melalui Sensus Ekonomi 2026, dapat diketahui seberapa besar kontribusi pendidikan bagi ekonomi DIY.

Pelaku UMKM

Dari catatan sementara, terdapat 606.000 pelaku usaha di DIY, di mana 596.000 di antaranya adalah UMKM.

“Sistemnya nanti, petugas sensus tidak hanya akan menyambangi para pelaku usaha yang sduah terdaftar ini, tetapi akan datang dari rumah ke rumah untuk seluruh aktivitas ekonomi yang ada. Jadi sangat mungkin para petugas sensus akan ketemu usaha-usaha baru,” imbuhnya.

BACA JUGA  Apindo Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Expo 2025

Plt. Kepala Badan Pusat Statistik DIY, Endang Tri Wahyuningsih mengatakan, Sensus Ekonomi 2026 merupakan agenda strategis nasional yang dilaksanakan untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan potensi perekonomian Indonesia.

Dan data yang diperoleh nantinya akan menjadi landasan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih tepat sasaran, inklusif, dan transparan.

“Untuk itu, kami memohon kepada masyarakat DIY terima petugas kami dengan baik dan isi data dengan benar. Insya Allah data yang diberikan terjamin kerahasiaannya,” imbuhnya. (AGT/M-01)

Related Posts

Dudung Abdurachman Tinjau Jargas di Sidoarjo dan Gresik

KEPALA Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Prof Dr Dudung Abdurachman meninjau dan meresmikan jaringan gas (jargas) rumah tangga di Kabupaten Sidoarjo dan Gresik, Jawa Timur, Jumat (18/9). Langkah itu…

Pemprov Jateng Bebaskan Denda dan Pajak Progresif Kendaraan Bermotor Mulai 21 September

PEMERINTAH Provinsi Jawa Tengah resmi memberlakukan kebijakan relaksasi berupa pembebasan sanksi administratif pajak kendaraan bermotor, pajak progresif, hingga pembebasan sanksi Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) dari Jasa…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Dekan FPIK Undip Kembali Terpilih Sebagai Ketua FKPTPK

  • September 19, 2026
Dekan FPIK Undip Kembali Terpilih Sebagai Ketua FKPTPK

Kalah dari Jepang, Tim Voli Indonesia Hadapi Thailand di Perempat Final

  • September 18, 2026
Kalah dari Jepang, Tim Voli Indonesia Hadapi Thailand di Perempat Final

Herdman Panggil 23 Pemain untuk FIFA ASEAN Cup 2026

  • September 18, 2026
Herdman Panggil 23 Pemain untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Tiba di Tanah Air, Kapal induk Garibaldi Akan segera Diretrofit

  • September 18, 2026
Tiba di Tanah Air,  Kapal induk Garibaldi Akan segera Diretrofit

Nusron Hormati Proses Hukum Soal Dugaan Korupsi di ATR/BPN

  • September 18, 2026
Nusron Hormati Proses Hukum Soal Dugaan Korupsi di ATR/BPN

Dudung Abdurachman Tinjau Jargas di Sidoarjo dan Gresik

  • September 18, 2026
Dudung Abdurachman Tinjau Jargas di Sidoarjo dan Gresik