Dudung Abdurachman Tinjau Jargas di Sidoarjo dan Gresik

KEPALA Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Prof Dr Dudung Abdurachman meninjau dan meresmikan jaringan gas (jargas) rumah tangga di Kabupaten Sidoarjo dan Gresik, Jawa Timur, Jumat (18/9). Langkah itu dilakukan untuk memastikan realisasi program strategis nasional tersebut berjalan lancar dan bebas dari hambatan birokrasi.

Dudung mengungkapkan, keterlibatan Kantor Staf Kepresidenan dalam proyek jargas bersama PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) difokuskan untuk menyelesaikan berbagai bottleneck atau sumbatan teknis dan administratif yang selama ini memperlambat percepatan pengerjaan di lapangan.

Dalam kunjungan itu Dudung didampingi Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Jargas Kementerian ESDM Agung Kuswandono, serta Direktur Infrastruktur dan Teknologi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) Herry Murahmanta.

BACA JUGA  Ketum Muhammadiyah Resmikan Gedung Medik RSU Assakinah

“Sebelum jaringan gas ini diimplementasikan di lapangan, banyak kendala dalam realisasi pemasangan. Mulai dari masalah lingkungan hidup, pertanahan, koordinasi dengan ATR/BPN, hingga perizinan dan retribusi di pemerintah daerah,” tegas Dudung saat memberikan keterangan di Sidoarjo.

Beri apresiasi

KSP Jenderal TNI (Purn) Prof Dr Dudung Abdurachman meninjau dan meresmikan jaringan gas (jargas) rumah tangga di Sidoarjo dan Gresik, Jumat (18/9). (Dok.Ist)

Ia juga mengapresiasi respon Pemkab Sidoarjo dan Pemkab Gresik dalam mengurai hambatan peraturan daerah (perda). Kolaborasi itu melibatkan PGN, Ditjen Migas Kementerian ESDM, Kementerian Lingkungan Hidup, serta Kementerian ATR/BPN guna mempercepat perluasan cakupan jaringan gas.

“Hambatan-hambatan inilah yang menyebabkan program terhambat, maka KSP hadir untuk menyelesaikan masalah tersebut. Setelah ini, dari kementerian terkait akan merealisasikan langkah-langkah teknis ke unit bawahannya,” jelas mantan Kasad tersebut.

BACA JUGA  Pasangan Subandi-Mimik Tempati Urutan Teratas dalam Survei

Dudung menambahkan, untuk wilayah Sidoarjo sendiri, PGN bersama pemerintah daerah tengah mengkaji pengembangan jargas ke 16 kecamatan berikutnya dengan memperhatikan kesiapan anggaran serta prioritas ketersediaan energi bagi kesejahteraan masyarakat.

Dengar Langsung Suara Warga

Dalam peninjauan tersebut, KSP Dudung Abdurachman bersama rombongan menyapa langsung masyarakat penerima manfaat jargas. Salah satunya Linda Widyaningsih (43), warga RT 5 RW 2 Desa Kali Pecabean, Kecamatan Candi, Sidoarjo, yang merasakan perbedaan signifikan setelah beralih dari LPG tabung ke jargas sejak 2021.

“Kalau pakai LPG tabung, pas habis malam atau saat suami belum pulang kerja, bingung tidak bisa pasang. Sekarang pakai jargas tidak takut kehabisan gas di tengah malam dan jauh lebih hemat,” ujar Linda.

BACA JUGA  Aksi Pencurian Motor Konsumen Minimarket di Sidoarjo Terekam CCTV

Linda menuturkan, jika sebelumnya pengeluaran untuk tiga tabung LPG per bulan mencapai Rp60.000, kini tagihan jargasnya berkisar antara Rp35.000 hingga Rp45.000, dan maksimal Rp50.000 per bulan. Selain hemat pengeluaran, pasokan gas juga dinilai jauh lebih aman dan stabil tanpa pernah mengalami kemacetan. (OTW/M-01)

Related Posts

Heboh Anggota TNI Pangkat Kopral Beratribut Jenderal, Dandim 0816 Sidoarjo Beri Penjelasan 

JAGAD maya dihebohkan dengan aksi seorang anggota TNI Angkatan Darat berinisial Koptu MT yang kedapatan mengenakan seragam lengkap dengan atribut tanda pangkat jenderal bintang empat di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo,…

DIY Akan Diguyur Hujan Ringan sampai Dua Hari ke Depan

STASIUN Meteorologi Yogyakarta mengindentifikasi kondisi suhu muka laut (Sea Surface Temperature/SST) di Samudera Hindia Selatan Jawa berkisar antara 24 – 29°C, dengan anomali SST antara -2,0 hingga +1,0°C. Juga terpantau…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

PSMS Tahan Persija, Arema Gulung Rans Nusantara

  • November 4, 2026
PSMS Tahan Persija, Arema Gulung Rans Nusantara

Masyarakat Diminta Percayai Polri Usut Kasus Penyadapan Ilegal

  • November 4, 2026
Masyarakat Diminta Percayai Polri Usut Kasus Penyadapan Ilegal

Jadwal Piala Asia 2027 Resmi Diundur Jadi Desember Tahun Depan

  • November 3, 2026
Jadwal Piala Asia 2027 Resmi Diundur Jadi Desember Tahun Depan

Terbukti Lakukan Penyadapan Ilegal, Listyo Sigit dkk Terancam Hukuman 10 Tahun

  • November 3, 2026
Terbukti Lakukan Penyadapan Ilegal,  Listyo Sigit dkk Terancam Hukuman 10 Tahun

Polri Tetapkan LSP, ASN, EH Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal

  • November 3, 2026
Polri Tetapkan LSP, ASN, EH Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal

Dorong Logistik Berkelanjutan, Angkutan Kontainer Bidik Pertumbuhan 8,5%

  • November 3, 2026
Dorong Logistik Berkelanjutan, Angkutan Kontainer Bidik Pertumbuhan 8,5%