Warga Zona Merah Kontaminasi Radioaktif Direlokasi

KEMENTERIAN Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) bersama Pemerintah Kabupaten Serang, TNI-AD (Nubika Zeni), Gegana Brimob Polri, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) mulai melakukan relokasi sementara tahap I terhadap warga yang tinggal di Zona Merah (F2) terdampak kontaminasi radioaktif Cesium-137 (Cs-137) di Kampung Barengkok, Desa Sukatani, Kecamatan Cikande.

Deputi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan KLH/BPLH, Rasio Ridho Sani, mengatakan bahwa sebanyak 19 keluarga atau 63 jiwa telah direlokasi ke hunian sementara di dekat Kantor Desa Sukatani.

“Tahap berikutnya akan dilakukan relokasi terhadap delapan keluarga tambahan di Zona Merah (E), juga di Kampung Barengkok,” ujar Rasio dalam konferensi pers Satgas Penanganan Kontaminasi Cs-137 di Cikande, Serang, Kamis (23/10).

Langkah relokasi ini dilakukan untuk melindungi kesehatan masyarakat dari paparan radiasi tinggi serta mempercepat proses dekontaminasi di kawasan terdampak. Rasio menegaskan, seluruh kegiatan penanganan dilakukan berdasarkan prinsip kehati-hatian (precautionary principle) guna melindungi masyarakat, petugas, dan pekerja di lapangan.

BACA JUGA  Pengelola Kawasan Tangsel Wajib Kelola Sampah Sendiri

Sebelum relokasi, setiap warga menjalani pemeriksaan kontaminasi radioaktif menggunakan alat deteksi radiasi oleh tim gabungan dari Bapeten, BRIN, Nubika TNI AD, dan Gegana KBRN. Proses ini memastikan tidak ada material radioaktif yang terbawa keluar dari zona kontaminasi. Jika ditemukan indikasi paparan, dilakukan prosedur dekontaminasi hingga tingkat radiasi di bawah ambang batas aman.

Setelah dinyatakan bersih, warga menjalani pemeriksaan kesehatan lengkap di Puskesmas Cikande, meliputi pemeriksaan fisik umum, tanda vital, dan skrining dampak paparan radiasi.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Serang, Yadi Priyadi, menyebut seluruh warga telah menempati lokasi relokasi sementara yang disetujui bersama Satgas.

“Sebanyak 19 keluarga atau 63 jiwa kini sudah berada di hunian relokasi yang aman,” ujarnya.

BACA JUGA  KLH Segel Pabrik Udang di Banten Terkontaminasi Radioaktif

Rasio menambahkan, upaya relokasi dilakukan melalui koordinasi intensif lintas instansi, termasuk Kemenkes, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, TNI-Polri, dan pemerintah daerah.

29.700 Kendaraan Diperiksa, 47 Terkontaminasi Radioaktif

Sejak dioperasikannya Radiation Portal Monitoring (RPM) pada 1 Oktober 2025, sebanyak 29.700 kendaraan keluar masuk kawasan Industri Modern Cikande telah diperiksa. Dari jumlah itu, 47 kendaraan terdeteksi mengandung Cs-137 dan langsung menjalani dekontaminasi hingga dinyatakan aman.

“Sejak 17 Oktober tidak ada lagi kendaraan yang terdeteksi membawa material radioaktif keluar kawasan industri,” kata Komandan Satuan KBRN Gegana Brimob, Kombes Pol Yopie I. Sepang.

Dekontaminasi Pabrik dan Lokasi Terdampak

Rasio menyebut, percepatan dekontaminasi terus dilakukan baik di area pabrik maupun di luar kawasan industri. Dari 22 pabrik yang terdeteksi terpapar Cs-137, 20 pabrik telah dinyatakan bersih dan aman (clean and clear) oleh Bapeten dan BRIN.

BACA JUGA  Basarnas Gelar Simulasi Gempa dan Tsunami di Pantai Anyer

Dua pabrik lainnya masih dalam tahap akhir dekontaminasi dan ditargetkan selesai pada Jumat (24/10). Sementara dari 12 lokasi nonindustri yang terdeteksi Cs-137, lima lokasi sudah selesai dekontaminasi, dengan dua di antaranya (Lokasi A dan D) mendapat status aman dari Bapeten.

Hingga kini, total material terkontaminasi yang berhasil dipindahkan dan disimpan di Interim Storage PT PMT mencapai 205,2 meter kubik atau 325,7 ton.

“Satgas terus bekerja intensif memastikan keselamatan masyarakat, petugas, serta meminimalkan dampak sosial dan ekonomi akibat kontaminasi Cs-137,” pungkas Rasio Ridho Sani.(*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Heboh Anggota TNI Pangkat Kopral Beratribut Jenderal, Dandim 0816 Sidoarjo Beri Penjelasan 

JAGAD maya dihebohkan dengan aksi seorang anggota TNI Angkatan Darat berinisial Koptu MT yang kedapatan mengenakan seragam lengkap dengan atribut tanda pangkat jenderal bintang empat di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo,…

DIY Akan Diguyur Hujan Ringan sampai Dua Hari ke Depan

STASIUN Meteorologi Yogyakarta mengindentifikasi kondisi suhu muka laut (Sea Surface Temperature/SST) di Samudera Hindia Selatan Jawa berkisar antara 24 – 29°C, dengan anomali SST antara -2,0 hingga +1,0°C. Juga terpantau…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

PSMS Tahan Persija, Arema Gulung Rans Nusantara

  • November 4, 2026
PSMS Tahan Persija, Arema Gulung Rans Nusantara

Masyarakat Diminta Percayai Polri Usut Kasus Penyadapan Ilegal

  • November 4, 2026
Masyarakat Diminta Percayai Polri Usut Kasus Penyadapan Ilegal

Jadwal Piala Asia 2027 Resmi Diundur Jadi Desember Tahun Depan

  • November 3, 2026
Jadwal Piala Asia 2027 Resmi Diundur Jadi Desember Tahun Depan

Terbukti Lakukan Penyadapan Ilegal, Listyo Sigit dkk Terancam Hukuman 10 Tahun

  • November 3, 2026
Terbukti Lakukan Penyadapan Ilegal,  Listyo Sigit dkk Terancam Hukuman 10 Tahun

Polri Tetapkan LSP, ASN, EH Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal

  • November 3, 2026
Polri Tetapkan LSP, ASN, EH Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal

Dorong Logistik Berkelanjutan, Angkutan Kontainer Bidik Pertumbuhan 8,5%

  • November 3, 2026
Dorong Logistik Berkelanjutan, Angkutan Kontainer Bidik Pertumbuhan 8,5%