
PERSIJA Jakarta melanjutkan start positifnya di Super League bersama Shin Tae-yong. Kali ini tim Macan Kemayoran berhasil membekuk Java United 1-0.
Satu-satunya gol Persija dalam duel ungsian di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (19/9/2026) malam itu dicetak Arlyansyah Abdulmanan pada menit ke-13 setelah menuntaskan umpan Kerim Memilja.
Dengan hasil ini, Persija menempati peringkat kedua klasemen dengan sembilan poin dari tiga laga. Tim besutan Shin Tae-yong itu hanya kalah selisih gol dari Madura United yang ada di puncak. Sementara itu, Java United di urutan ke-17 dengan satu poin.
Kemenangan pertama
Pada laga lain, Bhayangkara FC juga memetik kemenangan penting. Saat menjamu Isenmulang Kalteng FC di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Bhayangkara menang 2-0.
Bhayangkara membuka keunggulan lewat gol Allano pada menit ke-55. Tuan rumah baru menambah gol di injury time lewat Teuku Ichsan.
Ini jadi kemenangan pertama Bhayangkara FC di Super League musim ini. Mereka kini mengumpulkan lima poin dari tiga pertandingan.
Bhayangkara FC menempati peringkat enam klasemen Super League. Sementara Isenmulang Kalteng FC terbenam di dasar klasemen atau posisi ke-18 dengan nol poin.
Frustrasi

Beberapa jam sebelumnya, Persebaya dan PSM Makassar ditahan tamu mereka masing-masing di kandang sendiri. Persebaya diimbangi tim promosi Garudayaksa 1-1, sedangkan PSM bermain imbang 2-2 dengan Persita Tangerang.
Dalam duel di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (19/9).,Alex Martins sempat membawa Persebaya unggul pada menit ke-85, tetapi Garudayaksa menyamakan kedudukan melalui Al Hamra Hehanussa empat menit berselang.
Dengan hasil tersebut Persebaya tetap berada di peringkat ketujuh dengan lima poin, sedangkan Garudayaksa menempati posisi ke-13 dengan dua poin.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares mengaku frustasi dengan hasil itu. Ia juga menilai timnya kurang agresif mengantisipasi skema bola mati lawan.
“Kami kebobolan melalui skema bola mati. Padahal kami perlu menyerang pemain yang membawa bola dengan lebih agresif. Saya sangat frustrasi karena kami tidak bisa mengumpulkan tiga poin seperti yang kami inginkan, tetapi inilah sepak bola,” ujar Tavares selepas laga
Sebaiknya, pelatih Garudayaksa FC Milos Joksic mengaku puas dengan hasil imbang itu. Sebab hampir sepanjang laga, timnya dipaksa bermain bertahan.
“Saya sangat senang dengan raihan satu poin ini. Para pemain bertahan saya hari ini bermain fantastis dan saya sangat senang dengan satu poin ini,” ujar arsitek asal Serbia itu.
Nyaris kalah
Di laga lain, PSM hampir saja menelan kekalahan. Saat menjamu Persita Tangerang di Stadion Gelora BJ Habibie, Juku Eja sempat dua kali tertinggal dari tim tamu akibat ulah Alexa Andrejic di menit ke-17 dan Tyronne del Pino menit 74.
PSM bisa membalas lewat Ananda Raehan di menit ke-72 dan Stefan Jevtoski di menit ke-83. Dengan tambahan satu angka itu Persita naik ke peringkat keenam dengan lima poin dari tiga laga dan PSM di peringkat ke-12 dengan dua poin. (*/N-01)







