Organisasi Sekolah Swasta Cabut Gugatan di PTUN Bandung

GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi akhirnya luluh juga melihat  keseriusan delapan organisasi sekolah swasta di Jabar yang melayangkan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung, terkait kebijakan penambahan jumlah rombongan belajar dari 36 menjadi 50 siswa.

Setelah melalui audensi untuk kedua kalinya antara pihak sekolah swasta dan Pemerintah Provinsi Jabar, akhirnya gugatan tersebut dicabut.

“Keputusan mencabut gugatan itu diambil setelah kami kembali melakukan audensi dengan pemprov yang dilakukan di Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar pada Senin (25/8). Tentu apa yang menjadi materi dalam gugatan kami para penggugat merasa sudah terpenuhi tercover jadi ada perdamaian, ada kesepakatan dan gugatan akan kami cabut,” ungkap Ketua Tim Hukum Forum Komunikasi Sekolah Swasta (FKSS) dan Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Jabar, Alex Edward.

BACA JUGA  Hasil Survei Dedi Mulyadi Dipuji, Pemprov Jabar Dikritik

Program PAPS

Menurut Alex, dalam pertemuan tersebut, terjalin kesepakatan dengan Pemprov Jabar terkait program Pencegahan Anak Putus Sekolah (PAPS) yang di dalamnya terdapat kebijakan penambahan rombel.

Pada dasarnya pihak gubernur telah mengakomodasi keinginan dari para penggugat, karena kepentingan para penggugat diakomodasi oleh gubernur, tentu yang diinginkan oleh penggugat dianggap telah selesai.

“Salah satu poin kesepakatan adalah melakukan tracking dan mengarahkan siswa yang belum tertampung di sekolah negeri untuk masuk di sekolah swasta. Selain untuk, pemerintah akan melibatkan sekolah swasta dalam proses penerimaan tahun mendatang,” terangnya.

Dengan terjalinnya kesepakatan itu lanjut Alex, organisasi sekolah swasta bakal segera mencabut gugatan yang sebelumnya dilayangkan ke PTUN. Kalau sudah sepakati, tinggal dicabut gugatannya. Mungkin sehari dua hari ini akan sampaikan ke PTUN Bandung.

BACA JUGA  Pemprov Jabar Akui belum Bisa Bayar Kontraktor Proyek

Sudah diakomodasi

Ketua FKSS SMA Jabar, Ade Hendriana membeberkan, semua tuntutan dan keinginan organisasi sekolah swasta telah diakomodir oleh pemerintah. Karenanya mereka sepakat untuk mencabut gugatan.

“Yang utama semua tuntutan kita diakomodir oleh pemerintah. Harapan ke depannya kita harus lebih sinergi lagi antara pendidikan dengan FKSS Jabar, tentunya setiap apapun harus melibatkan swasta itu saja,” tuturnya.

Sedangkan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar, Purwanto menyebut, telah dicapai beberapa kesepakatan dengan sekolah swasta dimana kedua pihak memiliki tujuan yang sama untuk memajukan pendidikan di Jabar.

“Kami telah menerima dari pihak penggugat, dari FKKS Jabar dan 5 BMPS Kabupaten Kota yang berdasarkan beberapa kesepakatan dengan kami. Mereka kemudian mencabut gugatan terhadap materi gugatan yang sebelumnya sudah diajukan ke PTUN,” imbuhnya.

BACA JUGA  Pemprov Jabar Berkomitmen Bangun SPPG Bersertifikat

Belum tertampung

Purwanto juga menjelaskan, kesepakatan soal tracking siswa yang belum mendapat sekolah untuk kemudian diarahkan ke masuk ke sekolah swasta akan dilakukan dengan membentuk tim khusus dari kedua pihak.

Menurut data, ada 507.581 siswa di Jabar saat ini yang belum tertampung masuk di sekolah negeri. Nantinya siswa-siswa itu akan diarahkan untuk melanjutkan pendidikan di sekolah swasta.

“Kita bersama-sama akan membuat tim untuk tracking anak-anak tersebut agar bisa masuk sekolah. Kalau kemarin di data mencapai 507.581 anak yang belum bersekolah yang bisa dikejar masuk ke sekolah swasta,” tandasnya. (Rava/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Wagub Jabar  Minta Semua Pihak Bersinergi Wujudkan Mudik Aman

WAKIL Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan menargetkan mudik berjalan aman, arus lalu lintas lancar dan harga pangan stabil pada Idulfitri tahun ini. Untuk mewujudkan target tersebut, semua pihak harus bersinergi.…

Kemenhaj Jabar Pastikan Jemaah Umrah Mereka Aman

KONFLIK di Timur Tengah menjadi perhatian Kanwil Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Jawa Barat. Mereka pun memastikan tidak ada jemaah umrah asal Jabar yang tertahan di Makkah maupun Madinah hingga…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK dalam Kasus Pengadaan

  • March 3, 2026
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK dalam Kasus Pengadaan

UII Desak Pemerintah RI Mundur dari BoP

  • March 3, 2026
UII Desak Pemerintah RI Mundur dari BoP

Wagub Jabar  Minta Semua Pihak Bersinergi Wujudkan Mudik Aman

  • March 3, 2026
Wagub Jabar  Minta Semua Pihak Bersinergi Wujudkan Mudik Aman

Kemenhaj Jabar Pastikan Jemaah Umrah Mereka Aman

  • March 3, 2026
Kemenhaj Jabar Pastikan Jemaah Umrah Mereka Aman

Neraca Perdagangan Jabar Surplus, Ekspor Capai US$3,14 Miliar

  • March 3, 2026
Neraca Perdagangan Jabar Surplus, Ekspor Capai US$3,14 Miliar

Kadin Kota Tasikmalaya Gandeng Sandiaga Gelar Training Center

  • March 2, 2026
Kadin Kota Tasikmalaya Gandeng Sandiaga Gelar Training Center