Desa Huta Toruan I Terancam Kehilangan Dana Desa dan ADD

DESA Huta Toruan I di Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, terancam tidak akan menerima Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2025. Sanksi berat ini muncul akibat kelalaian dalam menyampaikan laporan realisasi anggaran tahun 2024 serta tidak terlaksananya Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes).

Dari 241 desa yang tersebar di wilayah Tapanuli Utara, hanya Desa Huta Toruan I yang belum memenuhi kewajiban administrasi tersebut. Kondisi itu dikonfirmasi langsung oleh Kepala Bidang II Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (PMD), Nardo Siregar.

“Kami sudah menyurati kepala desa dan bahkan melakukan pertemuan langsung di lokasi. Sayangnya, kepala desa tidak hadir,” ujar Nardo saat ditemui, Selasa (6/5).

BACA JUGA  Jembatan Aek Mangadian Buka Akses Areal Pertanian Kemeyan

Dana Desa dan ADD merupakan sumber utama pembangunan di desa, mulai dari infrastruktur hingga pemberdayaan masyarakat. Kegagalan dalam pelaporan berpotensi membuat desa kehilangan akses terhadap miliaran rupiah dana publik.

Menanggapi situasi tersebut, Inspektorat Kabupaten Tapanuli Utara menyatakan akan turun tangan. Irban IV Inspektorat, Bangun Siregar, menyebutkan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Dinas PMD untuk menangani kasus tersebut

“Kita sedang mendalami kasusnya dan akan segera berkomunikasi dengan pihak PMD agar ada penyelesaian,” katanya melalui sambungan telepon.

Hingga berita ini diturunkan, kepala desa Huta Toruan I belum memberikan klarifikasi. Jika tidak segera diselesaikan, Desa Huta Toruan I bisa menjadi satu-satunya desa di Tapanuli Utara yang tak mendapatkan Dana Desa 2025. (Satu/N-01)

BACA JUGA  Kejari Taput Kawal Transparansi Dana Desa di Hutapea Banuarea

Dimitry Ramadan

Related Posts

Forkopimca Adian Koting Selidiki Laporan Temuan Jejak Harimau di Desa Pancurbatu

FORUM Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Adian Koting menindaklanjuti laporan warga terkait ditemukannya jejak satwa diduga harimau di wilayah Desa Pancurbatu, Kecamatan Adian Koting, Kabupaten Tapanuli Utara. Mereka pun langsung bergerak…

Benahi Transportasi Jabar, Gubernur  Evaluasi Angkot Tua

PEMERINTAH  Provinsi Jawa Barat akan mengevaluasi operasional angkutan kota (angkot) yang dinilai sudah tidak layak jalan. Langkah itu difokuskan pada angkutan antarkabupaten dan antarkota, yang masih menggunakan armada tua serta…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Forkopimca Adian Koting Selidiki Laporan Temuan Jejak Harimau di Desa Pancurbatu

  • July 23, 2026
Forkopimca Adian Koting Selidiki Laporan Temuan Jejak Harimau di Desa Pancurbatu

Fakultas Peternakan UGM Terima Hibah 5 Unit Traktor Cultivator

  • July 23, 2026
Fakultas Peternakan UGM Terima Hibah 5 Unit Traktor Cultivator

Alasan Kesehatan, Hotman Paris Mundur Jadi Pengacara Febrie

  • July 23, 2026
Alasan Kesehatan, Hotman Paris Mundur Jadi Pengacara Febrie

Tim Peneliti UGM Kembangkan Lulur Mandi dari Garam Pantai Selatan

  • July 23, 2026
Tim Peneliti UGM Kembangkan Lulur Mandi dari Garam Pantai Selatan

Benahi Transportasi Jabar, Gubernur  Evaluasi Angkot Tua

  • July 23, 2026
Benahi Transportasi Jabar, Gubernur  Evaluasi Angkot Tua

Sleman Gelar Puncak Peringatan Hari Anak Nasional di Kompleks Candi Prambanan

  • July 23, 2026
Sleman Gelar Puncak Peringatan Hari Anak Nasional di Kompleks Candi Prambanan