Polda Kalsel Gagalkan Peredaran Sabu Jaringan Fredy Pratama

DIREKTORAT Reserse Narkoba Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan kembali barhasil menggagalkan upaya peredaran narkoba jenis sabu dan ekstasi di Kalsel.

Sebanyak 70,7 kilogram narkoba jenis sabu dan hampir 10 ribu butir ekstasi berhasil disita dari jaringan narkotika internasional Fredy Pratama.

“Polda Kalsel kembali berhasil menyita 70,76 kilogram sabu dan  9.560 butir pil ekstasi dari kelompok diduga jaringan internasional,” kata Kapolda Kalsel Irjen Winarto, Rabu (23/10).

Winarto mengatakan keberhasilan pengungkapan kasus kali ini berawal informasi masyarakat rencana penyelundupan narkotika dalam jumlah besar ke Banjarmasin.

Direktur Reserse Narkoba Polda Kalsel Komisaris Besar, Kelana Jaya langsung memerintahkan pendalaman informasi tersebut.

Dan menemukan komplotan narkoba ini terafiliasi dengan Fredy Pratama gembong narkoba yang masih menjadi buruan Interpol atas atensi Bareskrim Polri.

BACA JUGA  Ditresnarkoba Polda Jateng Gagalkan Kiriman Sabu 13,92 Kg

Polisi menangkap enam orang pembawa narkotika dari Pontianak, Kalimantan Barat, dengan tujuan peredaran ke Kalsel.

Tersangka pertama yang ditangkap berinisial MAZ pada Kamis (26/9) di Hotel Familia, Banjarmasin, dengan barang bukti 21 paket sabu-sabu seberat 9.280 gram.

Kemudian Tim Opsnal Subdit 3 melakukan pengembangan dengan menangkap pengendalinya berinisial MMU, Kamis (3/10).

Ia ditangkap di Jalan Cengkeh Raya, Komplek Ar-Rahman, Kelurahan Sungai Jingah, Banjarmasin.

Tersangka MMU diketahui bertugas sebagai operator Fredy Pratama untuk wilayah Jakarta, Surabaya, dan Bali.

Dari pengakuan MMU, dia telah memerintahkan pemberangkatan satu unit mobil dan dua foto orang  berangkat untuk mengambil sabu-sabu ke wilayah Kalimantan Barat.

Sebelumnya polisi menangkap MMA sebagai pembuat bungker di mobil untuk membawa sabu-sabu tersebut.

BACA JUGA  Ibu Muda Selundupkan Smartphone ke Lapas Sidoarjo Demi Uang

Tersangka yang membawa mobil berisi narkotika berinisial AW, warga Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, dan JIB, warga Dusun Talaga II, Kabupaten Toli Toli, Sulawesi Tengah.

Kalsel menjadi salah satu daerah dengan tingkat peredaran narkoba yang tinggi di Indonesia. (DS/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

SKPP Terkendala, Gaji Pegawai Kemenhaj Tertunda

KEMENTERIAN Agama (Kemenag) memastikan telah membayarkan gaji pegawai yang dialihkan ke Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) hingga Januari 2026. Adapun keterlambatan pembayaran gaji Februari 2026 disebut terkait belum terbitnya Surat…

RS Dilarang Tolak Pasien JKN Nonaktif Sementara

KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) menegaskan rumah sakit tidak boleh menolak pasien yang status kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dinonaktifkan sementara oleh BPJS Kesehatan, sepanjang pasien membutuhkan pelayanan sesuai indikasi medis. Ketentuan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

SKPP Terkendala, Gaji Pegawai Kemenhaj Tertunda

  • February 12, 2026
SKPP Terkendala, Gaji Pegawai Kemenhaj Tertunda

RS Dilarang Tolak Pasien JKN Nonaktif Sementara

  • February 12, 2026
RS Dilarang Tolak Pasien JKN Nonaktif Sementara

CBN Gandeng Trend Micro Perkuat Keamanan Siber Berbasis AI

  • February 12, 2026
CBN Gandeng Trend Micro Perkuat Keamanan Siber Berbasis AI

Transfer Anggaran Haji Tertunda, Ini Penjelasan Kemenag

  • February 12, 2026
Transfer Anggaran Haji Tertunda, Ini Penjelasan Kemenag

Kernet PO Bus Pariwisata Gasak Brankas saat Pesta Miras

  • February 11, 2026
Kernet PO Bus Pariwisata Gasak Brankas saat Pesta Miras

Commuter Line Dukung Mobilitas Aglomerasi Jawa Tengah

  • February 11, 2026
Commuter Line Dukung Mobilitas Aglomerasi Jawa Tengah